Dari milis pembebasan papua, mudah-mudahan bermanfaat buat teman-teman lain.


---------- Forwarded message ----------
From: melanesia_ ignatio <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Aug 5, 2007 11:09 PM
Subject: [PEMBEBASAN PAPUA] Quo Vadis Rumpun Bahasa Melanesia?
To: [EMAIL PROTECTED], kawan 20 <[EMAIL PROTECTED]>,
[EMAIL PROTECTED]

  Ini berarti bangsa Melanesia, tidak terlibat dalam beberapa proses sejarah
penting, terkait dengan penggunaan bahasa Indonesia. Pertama, saat bahasa
Indonesia dipermaklumkan sebagai bahasa persatuan pada Sumpah Pemuda 1928,
tidak ada yang mewakili bangsa Papua dalam peristiwa tersebut, kedua, saat
bahasa Indonesia dianjurkan semasa pendudukan Jepang untuk menggusur bahasa
Belanda, hal itu tidak terjadi di Papua, apalagi karena pertimbangan militer
dan kondisi sosial politik waktu itu, Jepang membagi Hindia Belanda menjadi
tiga wilayah koloni terpisah, dan Papua berada dibawah Angkatan Laut yang
berpusat di Makasar, ketiga, saat bahasa Indonesia dipergunakan sebagai
wahana perlawanan menyerang kolonialisme yang dipuncaki proklamasi
kemerdekaan RI 1945, justru bangsa Papua belum 'mengenal' NKRI. Dari tiga
fakta ini, bisa dibilang bahasa Indonesia adalah produk historis yang dalam
prosesnya tidak sepenuhnya melibatkan bangsa Melanesia. Barulah pada tahun
1963 ketika Orde Lama mencanangkan operasi Trikora, dan disusul pelaksanaan
Pepera semasa Orde Baru tahun 1969 bahasa Indonesia mulai dijadikan 'bahasa
resmi' di Papua.

Baca selengkapnya:
http://pendidikanpapua.blogspot.com/2007/08/quo-vadis-rumpun-bahasa-melanesia.html

------------------------------
Shape Yahoo! in your own image. Join our Network Research Panel
today!<http://us.rd.yahoo.com/evt=48517/*http://surveylink.yahoo.com/gmrs/yahoo_panel_invite.asp?a=7>

 


-- 
E-mail: [EMAIL PROTECTED]
Blogs : http://papuandiary.blogspot.com/
----------------------
http://www.youtube.com/papuandiary
http://picasaweb.google.com/papuandiary/

Kirim email ke