Salam...
saya termasuk yang awalnya tertarik dengan tulisan tsb..karena ada spirit 
moral..tetapi setelah berpanjang panjang ceritanya...saya langsung buang 
tulisan tsb...
jelas,bukan lagi kepentingan moral tetapi ada kesan mendewa dewa kan dahlan 
iskan...dia tidak sadar,bahwa dia bisa seperti itu karena dia "boss" banyak 
duit bisa ke rumah sakit mewah terbaik dll---tetapi bayangkan yang kena Kanker 
hati kebanyakan juga orang orang kecil yang bisanya masuk puskesmas...nah,orang 
seperti mereka lah seharusnya "jawa pos" mengekspose/memberitakan/kalau perlu 
di besar besar kan...serial......bukan malah  orang berduit...
yang bisa kemana saja rumah sakit terbaik dipilih...karenanya finally saya juga 
jadi "nek"...maaf, saya bukan romantis tetapi sepatutnya,media membawa 
informasi atau sebagai media untuk kepentingan publik bukan "boss"nya melulu..
salam 

farida nurini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               Terus 
terang saya bukan pembaca getol Jawa Pos. Tapi
 semenjak ada kolom khusus yang menulis tentang
 pengalaman antara hidup dan matinya Pak Dahlan, malah
 tulisan inilah yang saya tunggu2. Saya baca dengan
 cermat tulisan yang sangat humanis tersebut. Mengapa?
 karena beberapa pengalaman beliau, mirip dengan apa
 yang saya hadapi. Meski sakit saya tidak separah
 beliau, tapi ada kesamaan perasaan ketika kita (atau
 kami) divonis kanker, ada kesamaan ketika kita sadar
 dari operasi dll.
 
 Dari tulisan tersebut, banyak hal yang membuat saya
 bersyukur dan ingin juga berbagi. Semangat beliau 
 setidaknya juga ikut membangkitkan semangat saya
 menjalani kemoterapi.
 
 Jadi, kalau dibilang tulisan tersebut tidak
 bermanfaat.... tentu bagi saya, sama sekali tidak.
 Apalagi yang berbagi pengalaman tersebut adalah Pak
 Dahlan, salah satu tokoh pengusaha media tangguh dan
 sukses di Indonesia. Sepak terjang dan semangat hidup
 beliau mampu memberi kita inspirasi. Jadi....menurut,
 saya sih...sangat ada gunanya bagi pembaca (terutama
 bagi pembaca seperti saya)
 
 Salam,
 
 Farida Nawang
 
 malah adanya tulisan pengalaman Pak Dahlan menjalani 
 
 --- mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 
 > Pak Daniel di Surabaya,
 > 
 > Yang saya dengar dari para pembaca Jawa Pos dan
 > IndoPos (Jakarta) malah sebaiknya. Kebanyakan mereka
 > memuji tulisan Pak Dahlan Iskan tersebut.
 > Katanya, memberikan semangat dan inspirasi baru....
 > 
 > Memang, saya dengar banyak juga pembaca yang
 > mengusulkan agar tulisan tersebut dibukukan.
 > 
 > 
 > 
 >  
 > 
 >   ----- Original Message ----- 
 >   From: Daniel H.T. 
 >   To: [email protected] 
 >   Cc: [EMAIL PROTECTED] 
 >   Sent: Thursday, September 20, 2007 9:24 AM
 >   Subject: [mediacare] "Novel" Pengalaman
 > Trasplantasi Liver Dahlan Iskan
 > 
 > 
 > 
 >   Saya awam dalam hal-hal yang berkaitan dgn
 > jurnalisme.
 > 
 >   Namun sebagai konsumen pembaca, saya sangat heran
 > dgn apa yg dilakukan Jawa Pos. 
 > 
 >   Apa sih begitu terlalu istimewanya operasi
 > transplantasi liver seorang Dahlan Iskan, Boss-nya
 > Jawa Pos,  sampai-sampai tulisan tentang pengalaman
 > menjalani operasi transplantasi livernya itu dimuat
 > di Jawa Pos secara bersambung sampai sedemikian
 > panjangnya? Bayangkan saja, sampai hari ini, Kamis,
 > 20 September 2007, tulisan pengalaman transplantasi
 > liver Dahlan Iskan sudah memasuki episode yang ke-26
 > ! Dan belum menunjukkan tanda-tanda "The End." 
 > Rasanya sudah setara dgn tebal sebuah novel.
 > 
 >   Apa tidak sekalian dibikin novelnya saja, Bapak2 /
 > Ibu2 Redaktur di Jawa Pos?
 > 
 >   Atau barangkali mau dibuat sinetronnya sekalian di
 > JTV?
 > 
 >   Masih belum cukup dgn cerita bersambung itu, Jawa
 > Pos juga sempat memuat satu halaman khusus berisi
 > komentar2 pembaca ttg tulisan tsb.
 > 
 >   Apakah koran ini terlalu mendewa-dewakan Sang Boss
 > yg bernama Dahlan Iskan? Kalau ya, jangan pembacanya
 > juga diikut-ikutan, dong...  Koran Jawa Pos itu
 > adalah media publik, bukan koran intern atau
 > sejenisnya. Atau para Redakturnya takut kepada Sang
 > Boss, sehingga terpaksa memuat semua tulisannya tsb?
 > 
 >   Jangankan membacanya terus, melihat judulnya saja
 > rasanya sudah 'nek.
 > 
 > 
 >    
 > 
 > 
 >
 ----------------------------------------------------------
 > 
 > 
 >   No virus found in this incoming message.
 >   Checked by AVG Free Edition. 
 >   Version: 7.5.487 / Virus Database: 269.13.25/1018
 > - Release Date: 19/09/2007 15:59
 > 
 
 __________________________________________________________
 Pinpoint customers who are looking for what you sell. 
 http://searchmarketing.yahoo.com/
 
     
                               

       
---------------------------------
Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 

Kirim email ke