Pertanyaan ini jelas tak perlu dijawab. Sabtu adalah hari "kejepit"
bagi berita poleksosbud. Kecuali berita makan dan hal menyenangkan
lainnya, menyambut hari Minggu tentulah tak elok memajang berita yang
memacu adrenalin. Kecuali lagi kalau ada kebakaran, gempa, bom bunuh
diri atau hal lain yang "disastrous".

Di tengah maraknya anti-Malaysia hari ini, sebuah koran besar di
negeri ini memuat liputan habis-habisan tentang pariwisata, tokoh
hingga iklan mobil buatan Malaysia atas nama "produk Indonesia", satu
pertanyaan besar di kepala saya: apa yang Pemerintah kita lakukan saat
semua orang di negara tetangga menghujat kita dengan Adam Air dkk
berturut-turut jatuh waktu itu? Apa yang dilakukan Depbudpar saat
peringatan Bom Bali 1 ataupun 2? Kemana perginya anggaran kita ya? 

Tapi ada satu pertanyaan kecil di kepala saya hari ini, mengapa
Malaysia rela membuang uang lebih dari Rp 1 milyar untuk liputan
khusus di Kompas ya? Pertanyaan yang tak perlu dijawab juga, mungkin.

Hasimah

Kirim email ke