dari milis sebelah
Pengumuman dari Komunitas Kutang Kayu
Terhitung mulai hari ini, Minggu (22/9), para pendiri Komunitas Kutang Kayu
(K3) telah sepakat untuk memilih Saudara Sitor Situmorang sebagai satu-satunya
kurator di komunitas kami. Dari 1.500 calon pelamar, ternyata hanya beliaulah
yang memenuhi syarat untuk kami tabalkan sebagai kurator K3. Selain seleksi
resmi, kami juga mengundang masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi dalam
acara voting via sms dan email.
Akhir-akhir ini nama Saudara Sitor Situmorang memang sedang naik daun, sejak
sajaknya yang indah termuat di Republika. Namanya diperbincangkan dimana-mana,
termasuk di berbagai milis, halte-halte busway, dan juga sanggar-sanggar seni.
Pendeknya, tiada hari tanpa Sitor Situmorang yang akrab dipanggil Lae Sit itu.
Saudara Sitor juga kami nilai punya kepribadian yang baik, sopan, tidak
sombong, tidak congkak, dan punya kekhasan saat tertawa.
Bergabungnya Saudara Sitor dalam komunitas kami, diharapkan dapat lebih
menyaingi Komunitas Utan Kayu (KUK) yang sudah lebih dulu berkibar. Dengan
pembawaannya yang santun, kami berharap Lae Sit dapat merangkul para seniman
dan budayawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan pergaulannya yang amat
luas, kami berharap pula Lae Sit dapat mengibarkan nama K3 di kancah dunia.
Sebagai penghargaan pada beliau, program utama kami pada tahun ini adalah
menggelar acara anugerah seni bertajuk "Sitor Situmorang Awards". Tokoh
sastrawan yang bakal menerima anugerah bergengsi tersebut yaitu Lae Sit sendiri.
Jaringan komunitas kami meliputi Teater Kutang Kayu, Galeri Putar, Kedai
Kopi Tubruk, ISEP, JIN (Jaringan Islam Nusantara), penerbitan jurnal "Kelam",
Radio Kantor Berita 66xxx dan masih banyak yang lainnya.
Sekian pengumuman dari kami,
Atas nama
Komunitas Kutang Kayu
Ngalim Hade
Alamat:
Jl. Kaliurang Km 20,5
Pakem (samping Rumah Sakit Jiwa),
Sleman, DIY
radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dikutip dari milis RUMAH-DUNIA berdasarkan postingan Halim Hade
untuk Ibn Sina di milis tersebut (disunting seperlunya):
Aku sendiri terus terang berada di samping si Saut Situmorang, lantaran
gerombolan 'Manifesto Boemipoetera' semuanya NGACIR, terutama si Wowok itu yang
udeh binnen jadi juragan dan aku dengar sekarang dia menjauhi internet lantaran
gemetaran.
Si Viddy itu cuma bisa kalo 'safe' dan masuk berita koran. Dan kenapa pula
itu seratusan orang laennya? Tapi, seperti yang selalu aku duga: begitulah
nasib gerombolan, nggak ada
kapasitas individualnya. Nggak ada kapasitas pribadinya. Yang ada sejumlah
orang dengan tandatangan agar dianggap dan dicatat sejarah.
Ternyata, sejarah nggak ramah.
Dia harus menghadapi apa yang namanya serbuan dari berbagai jurusan
gelombang. Dan gelombang itu datang dari mereka yang nggak mau diganggu. Dan
sekarang sok-sok-nya ingin mengajukan suatu sikap moderasi.
Itu memang gaya broker, calo, kalangan akademisi yang biasanya suka nyusun
proposal.
Aku nggak setuju dengan cara berpikir, pernyataan 'Manifesto Boemipoetera' .
Kamu lihat saja, orang yang paling awal memberikan komentar terhadap 'Manifesto
Boemipoetera' adalah si Halim.
Kenapa?
Pertama, aku baca jurnalnya. jelek. Menyerang pribadi.
Kedua, mau mengganyang soal-soal seks, tapi pakei rumor seks juga.
Ketiga, aku sendiri bukan 'boemipoetera' aku harus jelasin soal ini secara
tegas. Kata 'boemipoetera' itu mengandung kekuatan yang heibaat bin dahsyaaat,
lantaran menjadi kekuatan kata yang membentuk gelombang sosial-politik dalam
sejarah di Nusantara:
hadapi kolonial. dan dalam masa kolonial itu, kakek-buyutku, canggahku termasuk
'bukan-boemipoetera ', yang istilah jaman suharto-nya, rejim itu menyebut
'non-pribumi' .
Aku berada di posisi itu. Dan aku nggak mau menolak soal itu. kalo aku bilang
diriku ini 'pribumi', jelas-jelas aku menipu dan tentu saja 'ahistoris'.
Disamping, ejaan 'oe-oe' itu membuat aku terganggu.
=== cut ====
Mbah Lim, ini maksudnya apa?
Dan sekarang sok-sok-nya ingin mengajukan suatu sikap moderasi.
e-mail: [EMAIL PROTECTED]
blog: http://mediacare.blogspot.com
---------------------------------
Tonight's top picks. What will you watch tonight? Preview the hottest shows
on Yahoo! TV.
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers