> "Al-Mahmud Abbas" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> .....kalau memang Allah mengutuk bangsa Yahudi mudah bagiNYA untuk 
> memusnahkan mereka. KENAPA koq manusia pada suka keki sendiri he ? 
> Sirik kah ? Kemungkinan besar sudah SIRIK syndrome, oleh karena itu 
> tak mungkin mengakui dan deskripsi alasannya berbelit-belit.


Masalahnya, kebencian kepada Yahudi itu sudah diwahyukan Allah kedalam
AlQuran.  Sehingga kalo anda percaya kepada AlQuran, maka anda harus
ikut membenci Yahudi karena AlQuran sendiri telah melestarikan wahyu
ini selama ribuan tahun dimana Allah harus menghukum Yahudi karena
Yahudi adalah musuh Allah.

AlQuran juga dengan jelas sekali mewajibkan keharusan setiap umat
Islam hanya menyembah Allah, dan mereka semua yang menolak menyembah
Allah adalah musuh2 Allah.  Hanya manusia yang menyembah Allah yang
dimuliakan sebagai manusia yang derajatnya paling tinggi dalam alam
semesta ini.  Mereka yang menyembah selain Allah direndahkan
derajatnya se-rendah2nya lebih rendah daripada binatang yang halal
darahnya untuk ditumpahkan.




"Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di
sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu,
dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. (
Surah 9:123). 

"Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang
musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka.
Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka
bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah
kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha
Pengampun lagi maha Penyayang. ( Surah 9:5).

QS 47 : 4 : Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir maka
pancunglah batang leher mereka.

QS 5:51 Dalam terjemahan bahasa Indonesia dihilangkan kata "teman",
tetapi dalam  bahasa Inggris : "Believers take neither Jews nor
Christians for your friends and protectors......"

"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga
kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah
itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti
kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak
lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.". (QS. Al Baqarah, 2:120).



Kirim email ke