IIIHIMsight ed. 30 September 2007
  HIMailinglist : [EMAIL PROTECTED]
  HIMblog! : http://himfiles.blogs.friendster.com
   
   
  HIMtv
  Akhir bulan September 2007 pemirsa televise Indonesia (yg rata2 pengennya 
gratisan, he he… just kidding ! ) dimanjakan kembali dengan kehadiran siaran 
langsung sepakbola Liga Inggris, setelah sebelumnya sempat “terkatung-katung” 
karena tv free to air tidak ada yang bisa menayangkan kompetisi terbaik di 
benua Eropa tersebut karena secara “mendadak” hak eksklusif program olahraga 
tersebut beralih ke pay-tv. Dari pihak tv kabel dalam negeri ini pun sempat 
berang karena Astro dianggap tidak fair dalam proses tendernya, padahal mereka 
sama2 mendapatkan saluran juga dari ESPN dan StarSport, tapi kok khusus untuk 
EPL mengalami pengacakan. Tapi ya, sudahlah kini tiap malam minggu sudah ada 
alternative tontonan yang menarik.
              Beredar rumor yg penulsi dapat di beberapa milis bahwa karena 
tontonan EPL ini dianggap “hak public” jadi biarkanlah TVRI saja yang 
menyiarkannya, jadi antar tv swasta tidak perlu saling rebutan hak tayang. 
Tokh, seperti kita ketahui bersama akhirnya Lativi yang memenangkan hak siar 
tersebut. Mungkin timbul di benak kebanyakan orang, lho Trans-7 sebagai pihak 
stasiun penayang sebelumnya kok tidak mendapatkannya ? Bila memang 
dikhawatirkan bentrok dengan Liga Italia, bukankah TransTV sebenarnya bisa 
mengambil kesempatan itu. Bagaimana pula dengan grup MNC, semisalkan saja RCTI 
menyiarkan La Liga, mungkin GlobalTV bisa disodorkan untuk bertarung dalam 
penawaran tersebut ?
              Berdasarkan kesan yang muncul, opini penulis ini mungkin salah 
dalam membaca kondisi ini. Apakah dengan kondisi seperti, Astro hendak meraih 
simpati pemirsa Indonesia ? Dan berkaca pada masuknya StarTV ke ANTV, kemudian 
beberapa staff ANTV yang mengadakan pembenahan di Lativi, adakah ini memang 
strategi dari grup StarTV untuk mengubah format Lativi via ANTV sebagai 
indentifikasi saluran olahraga (sepakbola) yg tadinya disandang oleh ANTV ? 
Lihat saja belakangan ini Lativi banyak sekali menayangkan laga2 tunda dari 4 
klub Inggris, ditambah dengan Liga Belanda dan Major League Soccer. Mungkin 
para pakar komunikasi televisi bisa berkomentar lebih jauh. 
  Kontroversi smackdown ? Ach itu masa lalu… 
   
   
  HIMedia
  2 minggu lagi Lebaran, namun kelihatannya hysteria arus mudik akan dimulai 
sepekan sebelumnya. Bekal apa yang anda sekelurga persiapkan untuk menyambut 
hari tersebut. Pesan tiket angkutan umum, menitipkan perhiasan di kantor 
pegadaian, habis kucuran THR beli pakaian baru di acara sale pusat 
perbelanjaan, tukar2 duit kecil untuk dibagi ke sanak saudara, sudah booking 
hotel tempat berlibur, atau kendaraan pribadi sudah check-up di bengkel ?
  Untuk “merayakan” mudik nasional ini, soal peta perjalanan pastinya bakal 
menjadi panduan utama, terutama bila satu ketika ada ruas jalan yang tersumbat 
kemacetan sehingga butuh guidance untuk mencari jalan alternative. Perhatikan 
dech, pasti sebentar lagi ada 1-2 halaman iklan2 di surat kabar yang memuat 
gambar peta tersebut dengan berbagai sponsor. Pemegang merk mobil akan 
melampirkan lokasi bengkel siaga maupun nomor telepon terdekat yang dapat 
dihubungi bila mobil mengalami gangguan atau kerusakan. Sedangkan dari pihak 
operator selular yang berkoneksi 3G, semestinya jasa layanan GPS mendapatkan 
momentumnya untuk disosialisasikan. 
  Dari media radio, terutama yang memiliki jaringan reporter sampai ke daerah2, 
info2 lalu lintas kadang penulis rasa mubazir, misal : apa gunanya bagi 
pengendara yang masih di Jakarta menyimak liputan kemacetan di kota Semarang 
atau pengemudi yang sudah sampai di kota Solo menyimak ulasan kepadatan di 
daerah Cirebon ? Sedangkan dari liputan berita tv, paling lokasi2 favorit yg 
biasa diliput adalah stasiun kereta Gambir/Senen, terminal Pulogadung, 
pelabuhan Merak, pintu tol keluar Cikampek, atau kawasan pasar tumpah di 
sekitar Cirebon. 
   
   
  HIMovie
  Kuntilanak, genderuwo, hantu, pocong, suster ngesot, etc …. Sebagai penggemar 
film yg lumayan “well-educated” ( ceile… sok bahasa Inggris J ), penulis 
prihatin loch dengan tema2 film sekarang ini. Tayangan “misteri dan gaib” yang 
tergusur dari televise, eh kini seolah mendapatkan tempat di layar perak ( 
bahkan sampai ada sekuel sampai trilogy-nya segala ). Bagaikan ukuran rating di 
dunia broadcasting, label box-office pun tampaknya turut mempengaruhi genre 
film yang akan dibuat yg kalau melihat sekilas trend yang ada artinya film 
“horror” begituan katanya sich lagi didemenin ama kalangan penonton yang 
merelakan isi dompetnya untuk  beli tiket nontonnya.  
  Tidak seperti industri perfilman luar negeri yang untuk film yang bakal 
tayang tahun depan sudah ada cuplikan “trailer”-nya sebagai promo awal, lha 
(calon) pemirsa kita malah jarang mendapat “pemanasan” film negeri sendiri, 
biasanya sich pakai soundtrack buat diputer di radio sudah dianggap cukup. 
Memanfaatkan kepiawaian penyiar radio kalau lagi pasang lagu tersebut, terus 
cuap2 bahwa tembangnya ini bakal ngisi film yang bakal tayang sebentar lagi. 
Jumpa pers pun paling untuk kalangan terbatas wartawan hiburan, jarang yang 
pakai acara roadshow apalagi sambil bikin premiere segala dengan penonton 
langsung.
  Di era 80an, biasanya kalau mau Lebaran tuch pasti dech sudah wajib kudu ada 
film Warkop DKI ( Dono – Kasino – Indro ) di bioskop. Meski sering banget 
mengandalkan komedi slaspstick dengan pendukung artis2 cantik di zamannya, tokh 
boleh dibilang film Warkop menjadi jaminan penggaet penonton bioskop. Lha wong 
diputer berulangkali di televise pun masih lumayan rating-nya. 
  Untuk tahun ini, seperti yang penulis lihat poster promonya di salahsatu 
bioskop pekan lalu, lebaran kali ini bareng Nirina Zubir ( semoga perannya kali 
ini bukan mengulang karakternya di “30 hari mencari cinta” ) dalam sebuah film 
(yg sepertinya diniatkan berbentuk sitcom) lokal berjudul internasional : Get 
Married. Didukung oleh “artis2 ibukota” ( kalo nyebut begini jadi teringat 
zaman Aneka Ria Safari-nya TVRI dulu, he he… ), awas kalau ceritanya nggak 
horor, eh lucu he3…. Just kidding ! 
   
   
   
  HIMtertainmentSound is provided by :
  Retromantic of HardrockFM87.6
  Rhytym of love of  MustangFM88
  Monday Back2back, Wednesday Slow Machine, & Sunday Club 80’s of KISFM95.1
  One Love of JAKFM101 
   
  HIMsight | HIMpersada10 |  HIMoments
  http://groups.yahoo.com/group/himtertainment
   
   

       
---------------------------------
 Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos.

Kirim email ke