saya ingin kasih comment thd hal dibawah:

1. "..Kehati2an silahkan,beda pendapat silahkan tapi TIDAK MENYALAHKAN PENDAPT 
ORANG LAIN,apa lagi sampai memvonis Ashobiyyah bisa jadi itu sifat Antum,semoga 
ini bukan dendam yg antum lontarkan kepada ana,karna kita pernah berdiskusi 
sebelum2nya. ..."

Saya kurang sependapat dengan perkataan "TIDAK MENYALAHKAN PENDAPT ORANG LAIN". 
Yang lebih tepat adalah kita "TIDAK MEMAKSAKAN PENDAPAT KEPADA ORANG LAIN". Ini 
adalah dua hal yang berbeda. 

Ada suatu kondisi dimana kita harus mengatakan SALAH terhadap yang salah dan 
ini adalah mafhumnya.. me-NYALAH-kan. Karena kita manusia ini tidak luput dari 
kesalahan dan kita tetap akan berada dalam kebaikan selama kita menasehati, 
memperingatkan saudara-saudara kita dari kesalahan.

Ini bukan pula berarti kita bisa menyalahkan orang lain sesuka kita. Kita 
katakan salah thd sesuatu harus dengan ilmu. Ada hal haram, makruh, mubah, 
halal, sunnah,wajib, dsb.  Jgn sampai kita katakan sesuatu yg mubah dan tidak 
ada larangannya malah kita vonis tidak boleh atau sebaliknya.

Lalu anda juga terang2an su'uzhan dengan mengatakan "bisa jadi ashobiyah sifat 
Antum" kepada saudara kita. Saya pikir dugaan itu tidak perlu disebutkan. Kalau 
memang  saudara kita  terlihat ashobiyah.. terangkan pada point apa 
ashobiyahnya  dan itu pun kalau jelas mengarah ke ashobiyah dan samasekali 
bukan  keraguan. Kalo masih ragu dan tidak ada bukti sebaiknya disimpan saja 
dulu.

Pertanyaan anda  "Apakah anda Aktifis Salafy" itu sebenernya juga kurang ahsan. 
Walaupun anda tidak bermaksud buruk thd saudara kita dengan tanya salafy itu, 
tetapi konteksnya kan anda sedang coba mengkoreksi. Jadi itu bisa bermakna lain.

Saya harap disini, dugaan dan sangka pribadi, tidak perlu diungkapkan secara 
jelas. Dan kita pun tidak menduga orang lain yg memang kita tidak tahu itu 
benar atau tidak. Kita mengomentari sesuatu sesuai zhahirnya sedangkan bathin 
itu saya rasa diluar kemampuan kita. 


Perkataan:
"Mari bekerja sama pada masalah yang kita sepakati,dan saling menghormati dalam 
masalah yg tidak kita sepakati." --Ini saya tahu perkataan terkenal--

Musykil:
 Apakah kita harus menghormati setiap pendapat yang tidak kita sepakati?
Apakah saya harus menghormati pendapat yang bertentangan dengan dalil yang 
shahih?
Haruskan kita berbeda pendapat thd hal2 yang telah disepakati oleh para sahabat 
nabi shalallahu 'alaihi wa sallam, taabi'in dan taabi'itaabi'iin?

Jadi di sini saya pikir setiap orang bebas berbicara asal punya dasar. Saya 
pikir kita disini sudah tau cara-cara yang ilmiah dalam mensikapi sesuatu 
masalah. Dan bagi yang tidak tahu, saya yakin bila telah jelas nash, maka 
setiap diri muslim yang terbuka akan dapat menerima.

Orang2 yang berbicara tanpa dasar, sy pikir terserah aja kalo mau mengemukakan 
apapun disini. Tp siap2 aja dikritik, karena disini walaupun tidak ada 
mujtahid, tapi paling tidak pasti ada yang tahu dasar-dasar Islam yang baik.

Jadi tidak perlu takut bila disini terjadi perseteruan yang tajam dari sisi 
pendapat, karena media ini merupakan sarana informasi tukar pikiran, bukan 
pengkungkungan pikiran. Bila kita semua mengembalikan semua hal kepada petunjuk 
Nabi, saya pikir tetap ada cahaya yang menerangi.

Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk 
adalah petunjuk Nabi shalallahu 'alaihi wasallam.


















 
---------------------------------
Don't pick lemons.
See all the new 2007 cars at Yahoo! Autos.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi 
setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke