Ada hal yang kurang saya setuju dari tulisan saudara:

1.  ...Tapi antum bisa dan harus belajar masalah dasar dien ini, yaitu masalah 
aqidah dari banyak kitab yang ditulis oleh ulama yang insyaAllah terjaga ilmu 
dan diennya - karena mereka menjaga Allah. Adalah kewajiban bagi setiap muslim 
untuk mempelajari diennya...
==karena mereka menjaga Allah. -- sepertiinya perlu diklarifikasi..

2.  ..Seorang budak di jaman Rasulullah bisa menjawab "Di mana Allah". Tanpa 
perlu segudang dalil.
Berjuta orang jenius jaman sekarang dengan fakta tersebar di depan mata yang 
membuktikan adanya Allah, tidak menjadikannya beriman - bahkan berada dalam 
kesesatan yang nyata...

=>Anda perlu tahu bahwa kisah ..Seorang budak di jaman Rasulullah bisa menjawab 
"Di mana Allah".., menjelaskan bahwa Allah itu di langit, dalil yang kuat bahwa 
Allah bukan dimana-mana. Dan bukan menjelaskan ada tidaknya Allah. Dan tidak 
pula dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan keadaan demikian kita tidak perlu 
dalil untuk menyampaikan sesuatu yang menyangkut hukum boleh atau tidak sesuatu.


"[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:            Assalamu'alaikum 
warahmatullahi wa barakatuh.
 
 Subjeknya dah saya ganti ya..... lihat diatas. Gak pake OOT lagi. ( JFI buat 
yang mempersoalkan subyek )
 
 Terima kasih buat masukan dari akh Yulisar. Tanggapan anda tidak saya anggap 
sebagai pendukung pendapat saya. 
 Tapi saya anggap sebagai mendudukkan masalah pada tempatnya. Bahwa adalah 
aqidah yang membedakan Islam dengan yang lain.
 
 Sekedar sharing. Saya sangat paham apa yang dirasakan dan dipikirkan oleh 
sebagian orang yang menganggap bahwa syiah adalah bagian dari Islam. Dulu saya 
juga berpikir seperti itu. Lalu saya pun berusaha mencari dan mencari, 
mempelajari agama saya sendiri.
 Orang bilang agama turunan "take it for granted", ga perlu dipelajari sudah 
bisa sendiri. Tapi tidak bagi saya. Agama Islam harus dipelajari hingga akhir 
hayat.
 Selama mencari saya pun menjumpai beberapa "perangkap" yang membuat saya 
bingung.  Salah satu "perangkap" itu adalah masalah syiah. Allah maha tahu 
betapa marah dan sedihnya saya ketika membaca sejarah Rasulullah (dari buku 
syiah) yang seakan beliau "ditelikung" oleh para sahabat. 
 Tapi saya percaya bahwa Allah akan menunjukkan mana yang benar. Dan 
alhamdulillah, saya masih diberi petunjuk. Semakin saya baca buku syiah, 
semakin jelas bagi saya kekeliruan mereka.
 Berbeda dengan seseorang di negeri seberang - yang saya  ceritakan sebelumnya 
- dia menjadi  pengikut syiah setelah mempelajarinya.
 
 Mungkin saya tidak punya segudang dalil untuk disajikan untuk menjelaskan 
kekeliruan mereka. Tapi antum bisa dan harus belajar masalah dasar dien ini, 
yaitu masalah aqidah dari banyak kitab yang ditulis oleh ulama yang insyaAllah 
terjaga ilmu dan diennya - karena mereka menjaga Allah. Adalah kewajiban bagi 
setiap muslim untuk mempelajari diennya.
 
 Mengenai lafadz Allah, singkatan dan sejenisnya.
 Yang sering menjadi pertanyaan saya adalah. Apakah  jika "kaligrafi aneh" itu 
dibuat dan digunakan oleh muslim maka berarti baik?
 Ingat kasus sepatu NIKE AIR  lebih dari sepuluh tahun lalu. Tulisan AIR nya 
menyerupai lafadz Allah  dalam huruf Arab.
 Ummat islam protes! 
 Tapi coba lihat kaligrafi made in  muslim yang diperjual belikan. Mulai dari 
gambar orang duduk tasyahud, perahu layar, pemandangan tumbuhan dan hewan, 
bundaran (ban??) dll. Tulisannya - atau mungkin tepatnya gambarnya meliuk-liuk 
tidak karuan sehingga tidak jelas apa bacaannya dan bahkan banyak yang tidak 
bisa di baca.
 Pertanyaannya : Apakah pantas? Mungkin tidak dalil. Tapi akal sehat manusia 
tidak akan pernah bisa menerima ayat suci Qu'ran - kalamullah, petunjuk hidup 
tebaik untuk manusia - disamakan seperti hasil seni rupa yang di pajang. Setara 
dengan gambar kuda berlari, perempuan terseyum, singa mengaum dan lainnya? 
NAUDZUBILLAH.
 
 Miss Universe, Miss World jelas dilarang. Apakah lantas muslim membuat Miss 
Muslimah? NAUDZUBILLAH.
 
 Ring tone musik, biar lebih islami diganti bacaan ayat dari qari ternama.??? 
Menyerupai nashara yang menjadikan lagu2 natalnya sebagai ringtone???
 >> Fatwa tentang tidak bolehnya ayat quran dijadikan ringtone ada dikeluarkan 
 >> oleh ulama dari UEA.
 
 Maha Besar Allah yang mengutus Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wassalam. 
Sungguh benar bahwa umat Islam akan mengikuti kaum yahudi dan nashrani.
 
 Kita ribut ketika maling mencuri harta kita. Tapi kita tidak pernah ribut 
ketika aqidah kita terkikis seperti batu terkikis air.
 
 Seorang budak di jaman Rasulullah bisa menjawab "Di mana Allah". Tanpa perlu 
segudang dalil.
 Berjuta orang jenius jaman sekarang dengan fakta tersebar di depan mata yang 
membuktikan adanya Allah, tidak menjadikannya beriman - bahkan berada dalam 
kesesatan yang nyata.
 
 Ya Allah, hanya kepada Engkau aku memohon petunjuk. 
 
 
 wassalam,
 dija
 
 
 
 
 
 
 Yulisar wrote: Sesungguhnya segala puji hanya bagi Allah,
 Kita memujinya, dan kita meminta pertolongan kepadanya, dan meminta ampun 
kepadanya.
 Dan kita juga berlindung dari kejahatan diri kita dan keburukankan amal-amal 
kita.
   
   
 Saudara-saudara,
   
 Yang membedakan Islam atas agama lain di muka bumi ini adalah Islam tegak 
diatas hujjah yang nyata. Dalil dan
 argumen yang kuat. Bukan atas tuduh-tuduhan yang tidak ada dasarnya. Jika anda 
punya dalil, maka katakan dengan
 jelas, bila tidak jangan anda melemparkan pikiran yang dapat membuat orang 
lain bingung.
   
 Yang membedakan antara Islam dan kekafiran yang paling utama adalah Syahadat 
dan seterusnya yang tak kalah pentingnya.
   
 Anda telah ditanya oleh saudara dija ttg syahadatnya Syiah dan lain-lain, anda 
tertawa-tawa dan menuduh saudara anda telah menjadi korban sejarah dan fitnah.
   
 Coba saudara oyom coba jawab dan buka sendiri kitab-kitab ulama syiah dan akan 
mengertilah anda bahwa hal ini bukan hal yang lucu.
   
 Memang syiah mengalami perkembangan dalam sejarahnya, bahkan hadits masih bisa 
diterima dari orang syiah dengan syarat dia tidak menda'wahkan bid'ahnya. 
Sedang Syi'ah yang se-karang berkembang (Syi'ah Imamiyah Itsna 'Asyariyah) 
adalah satu sekte yang sama dengan Rafidhah. Ajaran tauhid mereka diambil dari 
Qadariyah, Jabariyah, Murji’ah, Mu’tazilah, dan 'Asy'ariyah. Ajaran
 mereka sangat bertentangan dengan ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan 
perbedaan yang sangat menonjol, yaitu tentang Al-Qur’an, ‘aqidah, Sunnah, 
Malaikat, Imamah, Taqiyyah, Mut'ah, Shahabat dan Ahlul Bait.
 (http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1985&bagian=0)
   
   
 Anda mengatakan:
  "Saya mo bertanya : apakah anda punya kredibilitas atau kemampuan di bidang 
fiqih, tafsir, hadist, tarikh, dan semua cabang ilmu lainnya untuk menghukumi 
bahwa syi'ah bukan seorang muslim ?"
   
 ->Sama saja anda mengatakan untuk membedakan antara domba dan serigala, anda 
harus jadi dokter haiwan!!.
 Rukun Islam sudah jelas.., sampai anak-anak belum baligh pun sudah hafal. Bila 
rukun Islam pertama kita saja sudah ngawur, masihkah dapat kita katakan kita 
Islam??
   
 Coba anda perhatikan,
 "Rafidhah mengatakan sesungguhnya para imam adalah imam-imam Rafidhah yang dua 
belas yang ma'shum (terjaga dari dosa), mereka mengetahui hal ghaib, dan 
mengetahui seluruh ilmu yang dikeluarkan (diajarkan) kepada para malaikat, para 
nabi dan para rasul, dan sesungguhnya mereka mengetahui ilmu yang terdahulu dan 
sekarang, dan tidak ada yang tersembunyi bagi mereka sesuatu apapun, dan 
sesungguhnya mereka mengetahui seluruh bahasa alam semesta, dan sesungguhnya 
seluruh bumi ini adalah milik mereka."
 (http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=567&bagian=0)
   
 Lalu saudara mengatakan:
 "Sayang sangat disayangkan ketika arus globalisasi informasi makin gencar, 
anda masih bersikap sama seperti orang2 salafi-wahabi, tak bisa memilah mana 
fitnah dan kebenaran."
   
 ->Disatu sisi anda membela Syiah ini yang jelas-jelas telah keluar dari rel 
Islam, dan sisi lain anda menuduh "salafi-wahabi", tak bisa memilah mana fitnah 
dan kebenaran. Tahukah anda apakah salafi itu? dan siapakah wahabi itu? Apa 
yang didakwahkan oleh Muhammad bin Abdul Wahhab?. Anda menuduh dan anda tidak 
menyebutkan dari mana anda bisa menyimpulkan pemikiran saudara.
   
 Lalu ada lagi peribahasa yang anda sampaikan yang seolah-olah mengatakan 
saudara anda sombong dan egois, dengan pernyataan anda:
 "Pribahasa bilang :
 "BUKANNYA PERBEDAAN YANG TIDAK BISA MENYATUKAN HATI MANUSIA, TAPI KESOMBONGAN 
DAN KEEGOISAN LAH YANG TAK AKAN
 PERNAH MEYATUKAN HATI MANUSIA".
 "Cobalah antum bersikap obyektif, karena antum bukan seorang mujtahid...
 Coba buka hati nurani anda untuk membaca buku2 mereka, open mind, maka antum 
akan menyadari bahwa dengan perbedaan lah Islam akan menjadi kaya dalam 
peradaban.""
   
 ->Objektif seperti apa yang anda inginkan, apakah bila kita mengemukakan 
sesuatu yang benar, kita harus menjadi mujtahid? Untuk mengatakan bahwa 
serigala sudah masuk ke dalam kelompok domba kita harus jadi mujtahid? Saya
 kira di forum ini sangat kecil kemungkinan kita akan menjumpai mujtahid. 
Sehingga nanti kalau demikian tak seorangpun disini yang berani mengatakan 
serigala telah masuk dan siap memangsa..
 Saya ingin tahu objektifitas yang mana yang dapat memasukkan Syiah ke dalam 
tubuh Islam yang mulia ini.
   
   
 Lalu anda mengatakan:
 "Hati2 komentar antum, karena antum telah mengkafirkan saudara muslim lainnya. 
Karena hal itu akan berbalik kepada antum."
   
 ->Darimana anda dapat menuduh saudara anda suatu dosa yang cukup besar yaitu 
mengkafirkan saudara muslim lainnya tanpa haq??.  Syiah adalan bukan Islam, dan 
mengatakannya diluar Islam adalah Haq, karena banyak yang tertipu dgn AGAMA 
SYIAH ini. Orang yang mengingatkan orang akan tipuan Syiah, anda katakan takfir 
thd saudara muslim??
   
 Lalu anda mengatakan:
 "Wahai kaum muslimin, Mana Persatuan yang kalian kumandangkan kalau kalian 
tidak bisa menerima perbedaan ?"
   
 ->Taukah kamu tahu wahai saudaraku, orang Syiah Rafidhah itu memusuhi Islam 
dari dulu sampai sekarang. Tidak munculkah semangat Islam-mu setelah mereka 
mencaci para sahabat besar. Dan yang paling mereka benci adalah Abu Bakar, 
Umar, dan Utsman. Karena itu mereka yang bertiga ini menurut mereka (Rafidhah) 
adalah termasuk orang yang paling bersangatan kekufuran, kesesatan dan 
kesalahannya.
 Orang yang mengatakan saudaranya sendiri adalah kafir, dapat berbalik kepada 
mereka sendiri yang mengkafirkan tersebut, Nah bagaimana orang yang berani 
mengkafirkan sahabat?? Alangkah besarnya kekafiran Rafidhah ini.
   
 Anda masih mau bergandeng tangan dengan mereka?, Mereka takfir hebat kepada 
sahabat besar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan kita masih memasukkan 
mereka ke dalam barisan kaum muslimin..?????
   
 Semoga Allah menolong kita dan memberi kita petunjuk.
   
   
 Tambahan:
 Tentang penulisan lafazh Allah ini memang saya tidak melihat ada masalah 
karena saya yakin niat kita adalah untuk lebih menyerupakan dengan tulisan 
Arab. Saya tidak melihatnya kecuali baik. Dan bila ada yang ragu lalu
 ada argumen kuat dari dalil bahwa hal tersebut hal yang dibenci hendaknya 
memberikan dalilnya.. Bila tidak maka keraguan tersebut hendaknya tidak 
dilemparkan ke umum.
    
   
---------------------------------

  
  
 


 
---------------------------------
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi 
setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke