saya nggak tahu soal banyak soal agam, apalagi soal Gay, lesbian, homoseks dan 
sebagainya. tapi saya tahu bahwa seseorang cenderung merubah dari penampilan, 
perilaku sampai sudut pandangnya untyk seseorang/sesuatu yang sangat 
dicintainya. aku punya temen, dia punya pacar. pacarnya nggak suka makan yang 
namanya timun, pokoknya alergi banget. tapi karena ditawarin terus ama dia 
jadinya pacarnya suka ama timun.  
   
  sama aja soal gay dan lesbian. dikatakan merekaq tidak bisa mencintai lawan 
jenis mereka, tapi bisakah mereka mencintai Allah? 
  kalo mereka sudah bisa mencintai Allah dan diwujudkan dengan cara yang benar 
yaitu mencintai yang Allah cintai dan membenci yang Allah benci maka Insya 
Allah mereka akan diberi petunjuk dan kemampuan untuk menyukai lawan jenis 
mereka. 
   
   
  
Risdy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  klo anda bilang pengetahuan Adian Husaini ttg gay kurang
tentunya saya bisa bilang klo pengetahuan anda ttg agama sangat sangat kurang

  On 3/6/07, Yus Rizal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  
Assalamu'alaikum Wr. Wb

Kpd Adian Husaini MA.

Hari ini saya membaca artikel yang Anda tulis pada

  http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00151.html  

dengan tajuk Promosi Perkawinan Satu Jenis di

  Trans-TV.

Terus terang ketika membaca artikel tersebut saya

  hanya bisa tersenyum melihat fakta kalau sebenarnya

Anda tidak tahu menahu apa-apa tentang kehidupan  

seorang homoseksual, gay pada khususnya.

  Mengutip pernyataan Anda "Jadi, bagaimana pun,

homoseksual dan lesbian adalah sebuah praktik

kejahatan 

kriminal,  

dan tidak patut dipromosikan apalagi dilegalkan", saya

  dengan hati yang jujur dan tulus bertanya kepada
 Anda

dimanakah letak kejahatan dan kriminal dari

praktik(terus terang saya agak keberatan menggunakan

  kata praktik) homoseksual tersebut, bisakah Anda

menyebutkan satu persatu?

Mungkin sebelumnya Anda perlu untuk membuka kamus

Bahasa Indonesia terlebih dahulu dan mencari apa itu  

makna dari kata "kejahatan" dan "kriminal".

Dalam tulisan Anda, juga terungkap bahwasannya Anda

menganggap kalau hubungan homoseksual hanya terbatas  

pada hubungan fisik alias seks belaka, sungguh pikiran

  yang sangat naif dan ceroboh. 

Sekarang saya ingin bertanya kepada Anda, Apakah Anda

menikahi istri Anda hanya untuk seks, jika jawabannya

iya maka sungguh kasihan diri Anda.  

Satu hal yang banyak tidak dipahami(dan merupakan

  kesalahan terbesar) oleh orang-orang yang
 menyebut

diri mereka "normal" adalah mereka tidak tahu kalau  

seseorang yang dilahirkan gay benar-benar tidak bisa

  mencintai wanita dan sebaliknya mereka benar-benar

bisa merasa jatuh cinta hanya kepada sesama jenis

mereka.

Anda tentunya pernah merasakan jatuh cinta bukan?  

Bagaimana rasanya (kasihan sekali kalau Anda tidak

  pernah jatuh cinta)? Apakah Anda rela jika ada orang

yang melarang Anda untuk mencintai gadis yang Anda  

cintai, Apakah Anda rela hak Anda untuk mencintai

  seseorang direbut begitu saja? Tentu jawabannya pasti

TIDAK, saya jamin itu.

Hal ini bukanlah masalah kebudayaan hedonisme

barat,bukanlah masalah modernisme yang merubah pola  

pikir manusia. Hal ini adalah masalah fitrah yang

  memang benar-benar digariskan sebelum kita
 lahir(qodo

dan qodar). Seorang gay tidak pernah meminta untuk  

dilahirkan sebagai seorang gay, dan Anda pun tidak

  pernah minta untuk dilahirkan sebagai seorang

heteroseksual.

  Janganlah menulis tentang sesuatu tanpa tahu dulu

tentang apa yang ditulis.  

Mengutip pernyataan Anda "Seorang

  psikolog yang juga seorang wanita (tidak dijelaskan

apakah dia lesbi atau 

tidak) juga menjelaskan

bahwa homoseksual dan lesbian bukan praktik yang  

abnormal, tetapi merupakan

  orientasi dan praktik seksual yang normal", mungkin

sebelum ANda berstatemen seperti ini ada baiknya Anda  

mencari rujukan terlebih dahulu tentang definisi dari

  kata homoseksual, berikut definisi yang saya dapatkan

dari wikipedia "Homosexuality refers to sexual  

interaction and / or romantic attraction between

  individuals of the same sex. In modern use, the

adjective homosexual is used for intimate

relationships and/or sexual relations between people

of the same sex, who may or may not  
 identify

themselves as gay or lesbian. Homosexuality, as an

identifier, is usually contrasted with heterosexuality

and bisexuality. The term gay is used predominantly to  

refer to self-identified homosexual people of either

  sex" dari definisi tersebut sama sekali tidak

ditemukan kata penyimpangan/disorder dan abnormal dan  

saya jamin tidak akan Anda temukan di kamus manapun di

  dunia ini. Hal ini berarti apa yang dikatakan psikolog

tersebut adalah benar dan sesuai dengan apa yang telah  

dipelajarinya dan suatu yang sangat wajar dan

  seharysnya apabila seseorang berkata sesuai dengan apa

yang diketahuinya, Anda sebenarnya tidak perlu

melontarkan pertanyaan kalau dia adalah seoarang

  lesbi.

Pada akhirnya semua ini akan kembali lagi ke Anda,

  saya sama sekali tidak memaksakan
 pandangan saya

kepada Anda. Hanya saja saya kurang setuju dengan  

begitu banyak kalimat dalam tulisan Anda yang

  benar-benar memojokkan kaum homoseksual, padahal

pengetahuan Anda tentang itu sangat-sangat minim

sekali kecuali bagian keraknya saja. Bukankah syarat

  untuk menulis tentang sesuatu adalah terlebih dahulu
  harus tahu tentang hal tersebut 
  
  
---------------------------------
  Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 

  
  







                
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
 http://id.mail.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke