Assalamu'alaikum wr.wb Anda sebenernya ga ngerti tentang homo, anda hanya pinter beretorika, dan memutar balikan fakta. menyatakan yang benar adalah salah dan anda berusaha meyakinkan yang salah melalui retorika kebenaran homosex bukan fitrah, karna fitrah manusia sudah dijelaskan dalam Al Quran dan Hadis fitrah dalam hal yang saudara maksud adalah sebuah penyakit kejiwaan. sementara fitrah sebenar2 fitrah yang saudara maksud adalah laki-laki dan perempuan memiliki keperibadian sesuai dia di ciptakan. adapun perubahan sifat, baik itu homo, lesbi atau lainnya adalah penyakit yang tertular kepadanya akibat sebuah pergaulan/lingkungan, jikalau kita melegalkannya berarti anda harus siap sedia menerima anak cucu anda mengidap penyakit kelainan jiwa ini. kalau anda mengatakan ini adalah fitrah yang harus di legalkan berarti anda tidak pernah membaca al quran dan itu berarti tempat anda nanti adalah azab. tapi saya harap dan berdoa, supaya anda mendapat kemuliaan. dan selalu terhindar dari mala petaka yang saya maksud. wassalam Amri Saragih
Yus Rizal <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum Wr. Wb Kpd Adian Husaini MA. Hari ini saya membaca artikel yang Anda tulis pada http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00151.html dengan tajuk Promosi Perkawinan Satu Jenis di Trans-TV. Terus terang ketika membaca artikel tersebut saya hanya bisa tersenyum melihat fakta kalau sebenarnya Anda tidak tahu menahu apa-apa tentang kehidupan seorang homoseksual, gay pada khususnya. Mengutip pernyataan Anda "Jadi, bagaimana pun, homoseksual dan lesbian adalah sebuah praktik kejahatan kriminal, dan tidak patut dipromosikan apalagi dilegalkan", saya dengan hati yang jujur dan tulus bertanya kepada Anda dimanakah letak kejahatan dan kriminal dari praktik(terus terang saya agak keberatan menggunakan kata praktik) homoseksual tersebut, bisakah Anda menyebutkan satu persatu? Mungkin sebelumnya Anda perlu untuk membuka kamus Bahasa Indonesia terlebih dahulu dan mencari apa itu makna dari kata "kejahatan" dan "kriminal". Dalam tulisan Anda, juga terungkap bahwasannya Anda menganggap kalau hubungan homoseksual hanya terbatas pada hubungan fisik alias seks belaka, sungguh pikiran yang sangat naif dan ceroboh. Sekarang saya ingin bertanya kepada Anda, Apakah Anda menikahi istri Anda hanya untuk seks, jika jawabannya iya maka sungguh kasihan diri Anda. Satu hal yang banyak tidak dipahami(dan merupakan kesalahan terbesar) oleh orang-orang yang menyebut diri mereka "normal" adalah mereka tidak tahu kalau seseorang yang dilahirkan gay benar-benar tidak bisa mencintai wanita dan sebaliknya mereka benar-benar bisa merasa jatuh cinta hanya kepada sesama jenis mereka. Anda tentunya pernah merasakan jatuh cinta bukan? Bagaimana rasanya (kasihan sekali kalau Anda tidak pernah jatuh cinta)? Apakah Anda rela jika ada orang yang melarang Anda untuk mencintai gadis yang Anda cintai, Apakah Anda rela hak Anda untuk mencintai seseorang direbut begitu saja? Tentu jawabannya pasti TIDAK, saya jamin itu. Hal ini bukanlah masalah kebudayaan hedonisme barat,bukanlah masalah modernisme yang merubah pola pikir manusia. Hal ini adalah masalah fitrah yang memang benar-benar digariskan sebelum kita lahir(qodo dan qodar). Seorang gay tidak pernah meminta untuk dilahirkan sebagai seorang gay, dan Anda pun tidak pernah minta untuk dilahirkan sebagai seorang heteroseksual. Janganlah menulis tentang sesuatu tanpa tahu dulu tentang apa yang ditulis. Mengutip pernyataan Anda "Seorang psikolog yang juga seorang wanita (tidak dijelaskan apakah dia lesbi atau tidak) juga menjelaskan bahwa homoseksual dan lesbian bukan praktik yang abnormal, tetapi merupakan orientasi dan praktik seksual yang normal", mungkin sebelum ANda berstatemen seperti ini ada baiknya Anda mencari rujukan terlebih dahulu tentang definisi dari kata homoseksual, berikut definisi yang saya dapatkan dari wikipedia "Homosexuality refers to sexual interaction and / or romantic attraction between individuals of the same sex. In modern use, the adjective homosexual is used for intimate relationships and/or sexual relations between people of the same sex, who may or may not identify themselves as gay or lesbian. Homosexuality, as an identifier, is usually contrasted with heterosexuality and bisexuality. The term gay is used predominantly to refer to self-identified homosexual people of either sex" dari definisi tersebut sama sekali tidak ditemukan kata penyimpangan/disorder dan abnormal dan saya jamin tidak akan Anda temukan di kamus manapun di dunia ini. Hal ini berarti apa yang dikatakan psikolog tersebut adalah benar dan sesuai dengan apa yang telah dipelajarinya dan suatu yang sangat wajar dan seharysnya apabila seseorang berkata sesuai dengan apa yang diketahuinya, Anda sebenarnya tidak perlu melontarkan pertanyaan kalau dia adalah seoarang lesbi. Pada akhirnya semua ini akan kembali lagi ke Anda, saya sama sekali tidak memaksakan pandangan saya kepada Anda. Hanya saja saya kurang setuju dengan begitu banyak kalimat dalam tulisan Anda yang benar-benar memojokkan kaum homoseksual, padahal pengetahuan Anda tentang itu sangat-sangat minim sekali kecuali bagian keraknya saja. Bukankah syarat untuk menulis tentang sesuatu adalah terlebih dahulu harus tahu tentang hal tersebut --------------------------------- Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! --------------------------------- Don't get soaked. Take a quick peek at the forecast with theYahoo! Search weather shortcut. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
