Assalaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh. Penyimpangan pisik itu memang ada dan diakui dalam hukum Islam. Namun kasusnya amat sedikit. Dalam literatur fikih dikenal istilah khuntsa yaitu jenis kelamin yang menimbulkan pertanyaan, apakah masuk dalam kelompok laki-laki atau wanita.
Namun khuntsa ini terbagi menjadi dua macam, ada khuntsa ghairu musykil dan khuntsa musykil. Pertama : Khuntsa Ghairu Musykil Khuntsa ghairu musykil yaitu orang yang atas taqdir Allah dianugerahi memiliki pisik yang mendua, yaitu memiliki kelamin laki-laki dan sekaligus wanita. Kelamin ini bukan buatan tetapi memang telah ada sejak lahir. Namun alat kelamin salah satunya lebih dominan dari alat kelamin jenis lainnya. Seperti lebih dominan alat kelamin laki-laki dan alat kelamin wanitanya meski ada tapi tidak terlalu berfungsi. Atau sebaliknya. Dalam hukum Islam, kedudukan hukum khuntsa ghairu musykil ini ditempatkan sesuai dengan ciri yang paling dominan, apakah laki-laki atau wanita. Kedua : Khuntsa Musykil Khuntsa musykil yaitu orang yang atas taqdir Allah dianugerahi memiliki pisik yang mendua, yaitu memiliki kelamin laki-laki dan sekaligus wanita. Kelamin ini bukan buatan tetapi memang telah ada sejak lahir. Dan kedua jenis alat kelamin sama dominannya, atau tidak ada yang lebih dominan dari lainnya. Dalam hukum Islam, khuntsa musykil ini memang menimbulkan musykilah, karena para ulama lantas berbea pendapat dalam menetukan kedudukan hukumnya, terutama dalam masalah hak warisan. Takhannuts Tetapi literatur Islam tidak mengakui kedudukan hukum secara khusus kepada mutasyabih bin nisa` atau mutasyabbih bi-rijal. Atau wanita yang meniru gaya lelaki dan lelaki yang meniru gaya wanita. Kedua tetap didudukkan sebagai laki-laki atau wanita. Karena secara fisik, mereka memiliki alat kelamin yang jelas dan pasti. Pelaku homoseksual bukanlah orang yang secara fisik berkelamin dua. Tetapi merupakan kecendrungan yang bersifat psikologis, bukan pisik. Kalaupun secara pisik ada, biasanya buatan dan bukan alami. Penyimpangan psikologis ini bila tidak sejak dini diarahkan, semakin lama akan semakin jauh. Dan pada gilirannya akan menjadi sebuah kepribadian ganda. Namun kesalahan yang sering dilakukan adalah sering mereka menganggap ini sebagai takdir. Padahal sama sekali tidak terkait dengan pisik, hanya sebuah kecendrungan yang dibiarkan dalam waktu yang lama sampai seolah tak bisa berubah lagi. Dan Maaf supaya Diskusi ini dengan damai kepala dingin tanpa ada hal-hal yang merusak Ukhuwah.Sebenarnya jika kita perhatikan secara pisik maaf mengapa alat kelamin wanita dan pria itu mempunya bentuk yang bersenergi yang diciptakan oleh Allah SWT sebenarnya apa yang tersirat dari dua bentuk kelamin wanita dan pria yang Allah SWT Ciptakan. Mungkin bisa dibayangkan Bila Sek satu jenis ini dilegitimasi dan dianggap takdir Allah SWT,Apa jadinya Dunia ini apakah Sek satu jenis ini bisa melahirkan Manusia,jika semua melakukan hal ini bukankah populasi manusia di Dunia ini akan berhenti?mungkin anda akan menjawab dengan berbagai jawaban,mungkin dengan menjawab bayi tabung lah,kloning lah atau apalah,jika begitu yang dilakukan manusia itu hanaya memuaskan Nafsu syahwatnya saja,Apakah Hubungan sek itu hanya sekedar memuaskan Nafsu saja. Mohon maaf jika ada salah. Wasslaamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
