assalamualaikum wr.wb.
  sehubungan dengan pernyataan sdr yusrizal di forum , saya bermaksud 
"mengingatkan" sesuatu yang saya anggap "salah" ( dengan ilmu saya yang sangat 
- sangat kurang ) kepada sdr. yusrizal degan menulis e-mail secara pribadi. 
Allhamdulillah saya ditaggapi secara pribadi pula. 
  Karena keterbatasan ilmu saya , saya mohon teman-teman membantu saya menjawab 
email sdr. yusrizal. 
  sebelumnya saya mohon maaf karena ini bukan maksud saya untuk membuat 
pertentangan.
  berikut adalah jawaban dari sdr. yusrizal kepada saya    :
   
  Waalaikumsalam Wr. Wb.
Saudara Joko

Anda tidak perlu khawatir dengan saya atas artikel
yang saya tulis di mediamuslim, karena saya menulis
artikel tersebut dalam keadaan sadar dan sehat
wal'afiat dan saya tahu apa yang saya tulis.
Ya saya mendukung mereka, dan saya agak keberatan
kalau  Anda menyebut "praktik" pada mereka. Karena gay
dan lesbian bukanlah "praktik" itu adalah identitas,
sama identitas Anda yang terlahir sebagai
heteroseksual.
Cerita tentang Nabi Luth A.S yang saya tahu adalah
tentang hukuman yang diberikan Allah SWT atas suatu
kaum homoseksual yang hanya mengejar kepuasan nafsu
saja. Mereka tidak terkontrol dalam penguasaan nafsu
seks mereka, buktinya sampai kedua malaikat Allah SWT
pun sampai ingin mereka setubuhi karena kerupawanan
wajah mereka. Hal inilah yang banyak menjadi acuan
penilaian seseorang terhadap kaum homoseksual. Mereka
hanya dianggap budak seks tak terkontrol terhadap kaum
sesama jenis mereka. Acuan mereka tentu saja salah
karena ada banyak pasangan gay dan lesbian di dunia
ini yang hidup hanya dengan satu pasangan selama hidup
mereka.
Anda boleh cek di dalam Al-Qur'an kalau tidak ada satu
ayatpun yang menyatakan secara JELAS larangan menikah
sesama jenis. Beritahu saya kalau Anda bisa menemukan
ayat itu.
Adapun menegenai pernyataan Anda "dan bukan hal yang
aneh bila negara kita selalu
ditegur Allah SWT bila ada banyak orang yang
sependapat dengan anda", nampaknya Anda harus mengecek
keberadaan negara-negara yang bukan hanya mendukung
perkawinan sesama jenis tapi juga telah melegalkan hal
tersebut seperti Belanda, Belgia, sebagian negara
bagian Amerika Serikat,Inggris, Mexico dll. Pada
negara tersebut jarang sekali musibah/teguran Allah
SWT(walaupun sebagian besar dari mereka bukanlah
muslim) yang Anda maksud terjadi. Bahkan negara-negara
seperti Inggris, Amerika Serikat dan Belanda tingkat
kemakmurannya jauh sekali di atas Indonesia.
Jadi Alasan Anda tidaklah tepat.
Anda tidak perlu meminta maaf kepada saya karena saya
tidak merasa tersinggung sedikitpun atas tanggapan
Anda terhadap arikel saya. SAya malah berteima kasih
karena Anda telah mau menanggapi artikel yang saya
tulis.

"Islam agamaku, Islam Pilihan hidupku, Islam
kehidupanku, Hidup Islam!!"
"Telaah-lah sesuatu itu dari segi akal terlebih dahulu
karena anggapan seringkali salah"


Waalaikumsalam Wr. Wb.
Saudara Joko

sebelum dan sesudahnya saya bermohon ampun kepada Allah SWT atas semua 
kesalahan saya yang disengaja dan tidak disengaja di forum ini.
   
  wassalam.


Yus Rizal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  
Assalamu'alaikum Wr. Wb

Kpd Adian Husaini MA.

Hari ini saya membaca artikel yang Anda tulis pada

http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00151.html

dengan tajuk Promosi Perkawinan Satu Jenis di

Trans-TV.

Terus terang ketika membaca artikel tersebut saya

hanya bisa tersenyum melihat fakta kalau sebenarnya

Anda tidak tahu menahu apa-apa tentang kehidupan

seorang homoseksual, gay pada khususnya.

Mengutip pernyataan Anda "Jadi, bagaimana pun,

homoseksual dan lesbian adalah sebuah praktik

kejahatan 

kriminal,

dan tidak patut dipromosikan apalagi dilegalkan", saya

dengan hati yang jujur dan tulus bertanya kepada   Anda

dimanakah letak kejahatan dan kriminal dari

praktik(terus terang saya agak keberatan menggunakan

kata praktik) homoseksual tersebut, bisakah Anda

menyebutkan satu persatu?

Mungkin sebelumnya Anda perlu untuk membuka kamus

Bahasa Indonesia terlebih dahulu dan mencari apa itu

makna dari kata "kejahatan" dan "kriminal".

Dalam tulisan Anda, juga terungkap bahwasannya Anda

menganggap kalau hubungan homoseksual hanya terbatas

pada hubungan fisik alias seks belaka, sungguh pikiran

yang sangat naif dan ceroboh. 

Sekarang saya ingin bertanya kepada Anda, Apakah Anda

menikahi istri Anda hanya untuk seks, jika jawabannya

iya maka sungguh kasihan diri Anda.

Satu hal yang banyak tidak dipahami(dan merupakan

kesalahan terbesar) oleh orang-orang yang   menyebut

diri mereka "normal" adalah mereka tidak tahu kalau

seseorang yang dilahirkan gay benar-benar tidak bisa

mencintai wanita dan sebaliknya mereka benar-benar

bisa merasa jatuh cinta hanya kepada sesama jenis

mereka.

Anda tentunya pernah merasakan jatuh cinta bukan?

Bagaimana rasanya (kasihan sekali kalau Anda tidak

pernah jatuh cinta)? Apakah Anda rela jika ada orang

yang melarang Anda untuk mencintai gadis yang Anda

cintai, Apakah Anda rela hak Anda untuk mencintai

seseorang direbut begitu saja? Tentu jawabannya pasti

TIDAK, saya jamin itu.

Hal ini bukanlah masalah kebudayaan hedonisme

barat,bukanlah masalah modernisme yang merubah pola

pikir manusia. Hal ini adalah masalah fitrah yang

memang benar-benar digariskan sebelum kita   lahir(qodo

dan qodar). Seorang gay tidak pernah meminta untuk

dilahirkan sebagai seorang gay, dan Anda pun tidak

pernah minta untuk dilahirkan sebagai seorang

heteroseksual.

Janganlah menulis tentang sesuatu tanpa tahu dulu

tentang apa yang ditulis.

Mengutip pernyataan Anda "Seorang

psikolog yang juga seorang wanita (tidak dijelaskan

apakah dia lesbi atau 

tidak) juga menjelaskan

bahwa homoseksual dan lesbian bukan praktik yang

abnormal, tetapi merupakan

orientasi dan praktik seksual yang normal", mungkin

sebelum ANda berstatemen seperti ini ada baiknya Anda

mencari rujukan terlebih dahulu tentang definisi dari

kata homoseksual, berikut definisi yang saya dapatkan

dari wikipedia "Homosexuality refers to sexual

interaction and / or romantic attraction between

individuals of the same sex. In modern use, the

adjective homosexual is used for intimate

relationships and/or sexual relations between people

of the same sex, who may or may not   identify

themselves as gay or lesbian. Homosexuality, as an

identifier, is usually contrasted with heterosexuality

and bisexuality. The term gay is used predominantly to

refer to self-identified homosexual people of either

sex" dari definisi tersebut sama sekali tidak

ditemukan kata penyimpangan/disorder dan abnormal dan

saya jamin tidak akan Anda temukan di kamus manapun di

dunia ini. Hal ini berarti apa yang dikatakan psikolog

tersebut adalah benar dan sesuai dengan apa yang telah

dipelajarinya dan suatu yang sangat wajar dan

seharysnya apabila seseorang berkata sesuai dengan apa

yang diketahuinya, Anda sebenarnya tidak perlu

melontarkan pertanyaan kalau dia adalah seoarang

lesbi.

Pada akhirnya semua ini akan kembali lagi ke Anda,

saya sama sekali tidak memaksakan   pandangan saya

kepada Anda. Hanya saja saya kurang setuju dengan

begitu banyak kalimat dalam tulisan Anda yang

benar-benar memojokkan kaum homoseksual, padahal

pengetahuan Anda tentang itu sangat-sangat minim

sekali kecuali bagian keraknya saja. Bukankah syarat

untuk menulis tentang sesuatu adalah terlebih dahulu
  harus tahu tentang hal tersebut
    
---------------------------------
  Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 



                
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
 http://id.mail.yahoo.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke