Salam buat semua… ana ingin menanggapi tulisan antum




Saya ingin bertanya dengan nasib Negara Afghanistan (masa pemerintahan
Thaliban) justru porak poranda setelah memberlakukan hukum islam dengan
sangat ketat tertutup. Apakah Arab Saudi…Kwait UEA Qathar Bahrain (yang juga
mengadopsi sitem hukum yang katanya islam)   …yang kata saudara saya yang
Pernah jadi TKI di sana lebih parah kerusakan ahlaq manusianya (pelecehan
terhadap wanita …menipu ..,menyiksa…dlll)bahkan lebih jahiliyah …?



Apa ada jaminan berlaku hukum islam tidak ada atau berkurang….korupsi …dan
kejahatan lainya (tidak ada data valid yang mendukung pernyatan ini) Hukum
Islam hanya komoditi politik sekelompok kepentingan (contoh di Malaysia di
beberapa Negara bagiannya yang di dominasi oleh PAS dulu berlaku hukum islam
btw setelah PAS kalah oleh UMNO beberapa negara bagian tersebut kembali
mengadopsi hukum sekuler)



Jadi hukum islam seperti apa …sebagai hukum negara ataukah hukum pribadi
(Yang mengatur tiap pribadi yang mengaku beragama islam dalam bertindak
bersikap dalam kehidupannya)





Ana bertanya apa antum tinggal di Negara yang berhukum Maaf Jahiliyah di
Indonesia dosa-dosa para pendosa (Karena kita semua pasti pernah berbuat
dosa) seperti ana atau pun antum sekalian akan tidak di ampuni? Begitu picik
pemikiran antum apakah antum melupakan maha pengampunnya Allah?



"Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka
sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53)





apa syarat di ampuni …taubat …taubat…taubat



"Jika kalian melakukan kesalahan-kesalahan (dosa) hingga kesalahan kalian
itu sampai ke langit, kemudian kalian bertaubat, niscaya Allah SWT akan
memberikan taubat kepada kalian." (Hadist diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari
Abi Hurairah, dan ia menghukumkannya sebagai hadits hasan dalam kitab sahih
Jami' Shagir - 5235)

"Dan Dialah Yang menerima taubat dari hamba-hambaNya dan memaafkan
kesalahan-kesalahan." (QS. Asy-Syuuraa: 25)

Dan dalam menyipati Dzat Allah SWT: "Yang mengampuni dosa dan menerima
taubat." (QS. Ghaafir: 3)

Terutama orang yang bertaubat dan melakukan perbaikan. Atau dengan kata
lain, orang yang bertaubat dan melakukan amal yang saleh. Seperti dalam
firman Allah SWT dalam masalah pria dan wanita yang mencuri:

"Maka barangsiapa yang bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah
melakukan kejahatan itu, dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah
menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.
(QS. Al Maaidah: 39)

jadi kita ini pertama tama butuh taubat sebelum menerapkan hukum islam
secara pribadi

selanjutnya mengenai pernyatan antum tentang  : *kawan-kawan muslim ingin
merasakan surat Al-Baqarah ayat 214 : *  Apakah kamu mengira bahwa kamu akan
masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga
berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya
pertolongan Allah?" Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.



*dan Al-Imran ayat 142 :*  Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,
padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan
belum nyata orang-orang yang sabar.

secara pribadi saya sudah merasakan kok kenapa takut ? (secara nasional juga
sudah terjadi,Tsunami banjir gempa bumi gunung meletus kebakaran hutan
kecelakan transportasi ... apalagi yang kurang) kenapa takut sengsara kenapa
takut malapetaka? kenapa takut di goncang dengan berbagai macam cobaan?
Hakekat ujian dan cobaan adalah proses pembersihan dan instrospeksi
bagaimana kita tahu kalo diri kita penuh dengan kesalahan/ dosa kalo tidak
di uji.Jangan sampe kita sering merasa telah beriman makanya harus diuji
oleh Allah

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami
telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. 29:2)

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita
gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. 2:155)



Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di
antaranya ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak
demikian. Dan Kami coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana)
yang buruk-buruk, agar mereka kembali (kepada kebenaran). (QS. 7:168)



Dan Kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi yang lain.Sanggupkah kamu
bersabar Dan Rabbmu Maha Melihat. (QS. 25:20)



Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan
keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang ssebenar-benarnya). Dan hanya
kepada Kamilah kamu dikembalikan. (QS. 21:35)



Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan
kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan di dunia untuk
Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Rabbmu adalah lebih baik dan lebih
kekal. (QS. 20:131)



Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanya sebagai cobaan dan
sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. 8:28)





Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu
yang ihsan amalnya. (QS. 67:2)



Kita memang harus berjihad salah satu kunci jihad adalah sabar kenapa ?
jihad dapat berarti:  1. berperang untuk menegakkan Islam dan melindungi
orang-orang Islam;  2. memerangi hawa nafsu;  3. mendermakan harta benda
untuk kebaikan Islam dan umat Islam;  4. Memberantas yang batil dan
menegakkan yang Hak.



Berperang jelas..harus sabar kalo gak sabaran jelas bisa terjebak tipu daya
musuh apalagi yang namanya hawa  nafsu + syetan lantas kalo memberantas
kebatilan dan menegakkan yang haq juga mesti sabar ini ujiannya
berat.segalasesuatunya tidak bisa di capai tanpa pertolongan allah
.kalo mau di tolong
Allah yah mesti bisa sabar

Allah swt.berfirman: *"Bersabarlah, dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan
dengan pertolongan Allah."(Q.s. An Nahl: 127).*

"*Hendaklah kamu bersabar, sesungguhnya Allah itu bersama orang-orang yang
sabar*".
(QS. Al-Anfal : 46).

"*Ya! Kalau kamu sabar dan memelihara diri, sedang mereka datang kepadamu
(menyerang) dengan cepatnya, Tuhan akan membantu kamu dengan **lima** ribu
malaikat yang akan membinasakan*". (QS. Ali 'Imran : 125).

"*Mereka yang sabar dalam musibah, kemiskinan dan ketika peperangan.
Merekalah orang-orang yang benar dan merekalah orang-orang yang bertakwa -
memelihara dirinya dari kejahatan*". (QS Al Baqarah : 177).

Sekian dulu semoga bermanfaat saya mohon maaf kalo ada salah kata semoga
Allah mengampuni dan merahmati



 --
> lebih baik nekat ke surga dari pada terencana masuk neraka
>
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, 
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke