ass wr wb
ahlan wa sahlan ....?
Saudaraku Yoedha Pamungkas yang dimuliakan ALLAH SWT. Kenapa di masa
Pemerintahan Thaliban porak poranda setelah memberlakukan Hukum Islam ?
Jawabannya adalah kenapa ada Dokter di Rumah Sakit tetapi masih saja ada orang
yang sakit, sementara di Rumah kita tidak ada Dokter.
Saudaraku Yoedha Pamungkas yang dimuliakan ALLAH SWT. Mengenai dosa,
pastinya manusia itu tidak luput dari kesalahan ( Lupa ). Sedikitpun ana tidak
melupakan Maha pengampunnya ALLAH SWT. Nilai-nilai itu ada dua sahabatku, yaitu
benar dan salah atau Haq dan Bathil. Surah 22 ayat 54, surah 5 ayat 50 dan
surah 2 ayat 208. Yakinlah Sahabatku yang dimuliakan ALLAH SWT, suatu Negara
apabila diatur dengan Hukumnya ALLAH, maka umat yang ada didalamnya akan
asalama, yusalimu dan salam. Janganlah kita terlalu mengarah ke Negara Lain,
ALLAH SWT lebih Mengetahui keadaan hati mereka. Apakah mereka ikhlas
menjalankan Hukumnya ALLAH atau sebaliknya ....?.
ALLAH SWT lebih Mengetahui mana yang tersesat dari jalanNya dan mana yang
berada pada jalanNya. Suatu perumpamaan : " pohon kalau akarnya bagus, maka
batang dan buahnyapun akan bagus " ( surah 14 ayat 24-25 ). Begitu juga sebuah
Negara sahabatku, apabila Hukumnya haq, maka Umatnya pun akan benar. Ana tidak
mengatakan bahwa para pendosa itu tidak bisa diampuni dosanya sahabatku. Suatu
peramsalan : " Jika antum bekerja pada suatu perusahaan, pastinya di Perusahaan
tersebut mempunyai aturan yang berbeda dengan perusahaan lain. Apakah aturan
yang antum gunakan itu peraturan perusahaan tersebut tempat antum bekerja atau
peraturan dari perusahaan lain ... ?. Semua Muslim tahu Bumi ini adalah Buminya
ALLAH SWT, pastinya ALLAH SWT murka kalau BumiNya ini diatur bukan dengan
Peraturan Islam, maka sudah tidak heran kalau ALLAH Azza wa jalla menurunkan
bencana dimana-mana ( khususnya Negara kita ini ). Sebuah musibah yang menimpa
seseorang bisa berarti ujian, peringatan maupun
hukuman. Nah ! marilah sahabat muslim kita sama-sama bermuhasabah ... apakah
musibah yang menimpa diri kita itu termasuk ujian, peringatan atau hukuman.
Astaghfirullah ... Ana minta maaf ya .. saudaraku Yoedha Pamungkas ! bila
ada kata-kata yang salah dari penulisan ana ini, karena Ana dalam proses
belajar saudaraku yang dimuliakan ALLAH SWT. Marilah kita saling mengingatkan
dalam mentaati kebenaran dan menetapi kesabaran sahabatku.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Saudaraku-saudaraku ... ana punya pertanyaan , apakah persamaan dan
perbedaannya antara sirath, syabil, dan thariq ?
Ditunggu jawabannya ya ....???
yoedha pamungkas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Salam buat semua
ana ingin
menanggapi tulisan antum
Saya ingin bertanya dengan nasib Negara Afghanistan (masa pemerintahan
Thaliban) justru porak poranda setelah memberlakukan hukum islam dengan sangat
ketat tertutup. Apakah Arab Saudi
Kwait UEA Qathar Bahrain (yang juga
mengadopsi sitem hukum yang katanya islam)
yang kata saudara saya yang
Pernah jadi TKI di sana lebih parah kerusakan ahlaq manusianya (pelecehan
terhadap wanita
menipu ..,menyiksa
dlll)bahkan lebih jahiliyah
?
Apa ada jaminan berlaku hukum islam tidak ada atau berkurang
.korupsi
dan
kejahatan lainya (tidak ada data valid yang mendukung pernyatan ini) Hukum
Islam hanya komoditi politik sekelompok kepentingan (contoh di Malaysia di
beberapa Negara bagiannya yang di dominasi oleh PAS dulu berlaku hukum islam
btw setelah PAS kalah oleh UMNO beberapa negara bagian tersebut kembali
mengadopsi hukum sekuler)
Jadi hukum islam seperti apa
sebagai hukum negara ataukah hukum pribadi (Yang
mengatur tiap pribadi yang mengaku beragama islam dalam bertindak bersikap
dalam kehidupannya)
Ana bertanya apa antum tinggal di Negara yang berhukum Maaf Jahiliyah di
Indonesia dosa-dosa para pendosa (Karena kita semua pasti pernah berbuat dosa)
seperti ana atau pun antum sekalian akan tidak di ampuni? Begitu picik
pemikiran antum apakah antum melupakan maha pengampunnya Allah?
"Katakanlah: "Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka
sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi
Maha Penyayang." (QS. Az-Zumar: 53)
apa syarat di ampuni
taubat
taubat
taubat
"Jika kalian melakukan kesalahan-kesalahan (dosa) hingga kesalahan kalian itu
sampai ke langit, kemudian kalian bertaubat, niscaya Allah SWT akan memberikan
taubat kepada kalian." (Hadist diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Abi Hurairah,
dan ia menghukumkannya sebagai hadits hasan dalam kitab sahih Jami' Shagir -
5235)
"Dan Dialah Yang menerima taubat dari hamba-hambaNya dan memaafkan
kesalahan-kesalahan." (QS. Asy-Syuuraa: 25)
Dan dalam menyipati Dzat Allah SWT: "Yang mengampuni dosa dan menerima
taubat." (QS. Ghaafir: 3)
Terutama orang yang bertaubat dan melakukan perbaikan. Atau dengan kata lain,
orang yang bertaubat dan melakukan amal yang saleh. Seperti dalam firman Allah
SWT dalam masalah pria dan wanita yang mencuri:
"Maka barangsiapa yang bertaubat (di antara pencuri-pencuri itu) sesudah
melakukan kejahatan itu, dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima
taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al
Maaidah: 39)
jadi kita ini pertama tama butuh taubat sebelum menerapkan hukum islam secara
pribadi
selanjutnya mengenai pernyatan antum tentang : kawan-kawan muslim ingin
merasakan surat Al-Baqarah ayat 214 : Apakah kamu mengira bahwa kamu akan
masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya
orang-orang terdahulu sebelum kamu? mereka ditimpa oleh malapetaka dan
kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga
berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya
pertolongan Allah?" Ingatlah, Sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.
dan Al-Imran ayat 142 : Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,
padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum
nyata orang-orang yang sabar.
secara pribadi saya sudah merasakan kok kenapa takut ? (secara nasional juga
sudah terjadi,Tsunami banjir gempa bumi gunung meletus kebakaran hutan
kecelakan transportasi ... apalagi yang kurang) kenapa takut sengsara kenapa
takut malapetaka? kenapa takut di goncang dengan berbagai macam cobaan? Hakekat
ujian dan cobaan adalah proses pembersihan dan instrospeksi bagaimana kita tahu
kalo diri kita penuh dengan kesalahan/ dosa kalo tidak di uji.Jangan sampe
kita sering merasa telah beriman makanya harus diuji oleh Allah
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami
telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (QS. 29:2)
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita
gembira kepada orang-orang yang sabar, (QS. 2:155)
Dan Kami bagi-bagi mereka di dunia ini menjadi beberapa golongan; di antaranya
ada orang-orang yang saleh dan di antaranya ada yang tidak demikian. Dan Kami
coba mereka dengan (nikmat) yang baik-baik dan (bencana) yang buruk-buruk, agar
mereka kembali (kepada kebenaran). (QS. 7:168)
Dan Kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi yang lain.Sanggupkah kamu
bersabar Dan Rabbmu Maha Melihat. (QS. 25:20)
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan
keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang ssebenar-benarnya). Dan hanya
kepada Kamilah kamu dikembalikan. (QS. 21:35)
Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan
kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan di dunia untuk
Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Rabbmu adalah lebih baik dan lebih
kekal. (QS. 20:131)
Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanya sebagai cobaan dan
sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar. (QS. 8:28)
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu
yang ihsan amalnya. (QS. 67:2)
Kita memang harus berjihad salah satu kunci jihad adalah sabar kenapa ? jihad
dapat berarti: 1. berperang untuk menegakkan Islam dan melindungi orang-orang
Islam; 2. memerangi hawa nafsu; 3. mendermakan harta benda untuk kebaikan
Islam dan umat Islam; 4. Memberantas yang batil dan menegakkan yang Hak.
Berperang jelas..harus sabar kalo gak sabaran jelas bisa terjebak tipu daya
musuh apalagi yang namanya hawa nafsu + syetan lantas kalo memberantas
kebatilan dan menegakkan yang haq juga mesti sabar ini ujiannya berat.segala
sesuatunya tidak bisa di capai tanpa pertolongan allah .kalo mau di tolong
Allah yah mesti bisa sabar
Allah swt.berfirman: "Bersabarlah, dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan
dengan pertolongan Allah."(Q.s. An Nahl: 127).
"Hendaklah kamu bersabar, sesungguhnya Allah itu bersama orang-orang yang
sabar ".
(QS. Al-Anfal : 46).
"Ya! Kalau kamu sabar dan memelihara diri, sedang mereka datang kepadamu
(menyerang) dengan cepatnya, Tuhan akan membantu kamu dengan lima ribu
malaikat yang akan membinasakan". (QS. Ali 'Imran : 125).
"Mereka yang sabar dalam musibah, kemiskinan dan ketika peperangan. Merekalah
orang-orang yang benar dan merekalah orang-orang yang bertakwa - memelihara
dirinya dari kejahatan ". (QS Al Baqarah : 177).
Sekian dulu semoga bermanfaat saya mohon maaf kalo ada salah kata semoga Allah
mengampuni dan merahmati
--
lebih baik nekat ke surga dari pada terencana masuk neraka
Don't Forget Me
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu
"Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel,
pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian
satu-per-satu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---