Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Bertamu, berta'ziyah dan
bertoleransi<http://attanzil.wordpress.com/2008/07/21/bertamu-bertaziyah-dan-bertoleransi/>

July 21, 2008 <http://attanzil.wordpress.com/2008/07/21/> -  Posted by
adanipermana <http://attanzil.wordpress.com/author/adanipermana/> |
Artikel<http://wordpress.com/tag/artikel/>|
** *Antara memuliakan tamu, berbuat baik dan mengasihi tetangga serta
bertoleransi dalam berta'ziyah*

Islam adalah memang suatu agama yang rahmatan lil'alamin, sehingga Allahpun
menganjurkan agar berbuat baik kepada tetangga seperti firman-Nya dalam
surah An Nisa pada awal bab ini. Dan juga ditambah dari beberapa sabda nabi
yang memang memerintahkan kita untuk berbuat baik, mengasihi dan menghormati
tetangga serta tamu.

Begitupun ketika kita mendengar kabar kematian dari tetangga yang terdekat
kita disunahkan untuk melakukan ta'ziyah yang intinya untuk mendo'akan
simayit dan orang-orang yang ditinggal untuk bersabar dan menghibur mereka.
Disamping itu pula ada batas-batas yang telah kita ketahui dalam
berta'ziyah.

Adalah perintah Rasulullah *sholallahu 'alaihi wasallam* ketika terdengar
kabar kematian adalah

اصْنَعُوا لِآلِ جَعْفَرٍ طَعَامًا فَقَدْ أَتَاهُمْ مَا يَشْغَلُهُمْ

*Buatkan untuk keluarga Ja'far makanan karena sungguh telah datang kepada
mereka apa yang menyusahkan mereka.  (HR Asy Sayfii yang Atirmidzy
menghasankannya dan dishahihkan oleh Al Hakim).*

Dan disinilah sebenarnya kesempatan kita untuk berbuat baik, mengasihi dan
menghormati tetangga dengan jalan memberikan makanan kepada orang yang
tertimpah musibah. Dan inilah sunnah yang benar.

Sedangkan dalam keadaan tetangga tidak mendapatkan musibah kematianpun kita
disunnahkan memberikan makanan kepada tetangga alakadarnya, hingga
Rasulullah *sholallahu 'alaihi wasallam* bersabda: *Hai Abu Dzar apabila
kamu memasak (sesuatu yang) berkuwah, maka perbanyaklah air (kuwahnya) dan
perhatikan tetanggamu.* (HR Muslim). Dan dari Abu Hurairah , bersabda
Rasulullah *sholallahu 'alaihi wasallam "* *Wahai wanita janganlah merasa
rendah jika akan memberi hadiah kepada tetangga, walau sekedar kikil kambing
" *(HR Bukhari dan Muslim). Nah apalagi jika tetangga kita sedang ditimpah
musibah kematian salah satu anggota keluargannya, bukankah lebih
disunnahkan! Inilah perhatian Rasulullah *sholallahu 'alaihi
wasallam*kepada umatnya.

Adalah suatu yang tidak bisa diterima oleh hati nurani dan akal yang sehat
ketika tetangga ditimpah musibah kematian yang kemudian orang-orang
berkumpul  ketika waktu kematiannya, kemudian memasang tenda, kemudian
keluarga mayit membuatkan kopi, menyediakan rokok serta mempersiapkan jamuan
makanan pada malam harinya dari hari pertama hingga ketujuh untuk acara
selamatan kematian,  *bukankah ini menyalahi Sunnah Rasulullah sholallahu
'alaihi wasallam?*

Dan adalah suatu yang haq bahwa seseorang yang akan bertamu untuk melakukan
ta'ziyah kepada keluarga  yang ditinggal adalah dihormati oleh keluarga yang
dita'ziyah-i sebagaimana diriwayatkan daripada Abu Hurairah r.a, ia berkata:
Rasulullah s.a.w bersabda: …*Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan
Hari Kiamat, maka hendaklah dia memuliakan para tamunya**. *
[1]<http://attanzil.wordpress.com/2008/07/21/bertamu-bertaziyah-dan-bertoleransi/#_ftn1>
* *Dan orang yang berta'ziyah itu adalah tamu yang wajib dihormati dan
dimuliakan. Jika memang dia dalam berta'ziyah itu datang kerumahnya.

Akan tetapi orang yang berkunjung dan dikunjungi ini hendaklah menjaga
apa-apa yang telah dilarang serta batasan-batasannya oleh ijma' sahabat Nabi
*sholallahu 'alaihi wasallam *radhiallahu 'anhum dan ulama salafus shaleh,
yakni *berkumpul-kumpul dirumah keluarga mayit secara berbodong-bondong dan
keluarga mayit membuatkan makanan kepada orang yang datang tersebut, dan
kemudian mengadakan suatu acara yang diada-dakan, karena sesuatu  yang
diada-adakan itu adalah Bid'ah. *Maka hendaklah yang dita'ziyahi mengetahui
kelemahan dirinya akibat ditinggal salah seorang keluarganya dan orang yang
menta'ziyahi hendaklah jangan menambah-namah susah keluarga yang sedang
ditimpah musibah.

Sebenarnya batasan-batasan inilah yang harus dijaga. Maka  jika ingin
berta'ziyah, berta'ziyahlah layaknya seorang tamu yang datang seorang diri
untuk mendo'akan kepada mayit dan memohonkan ketabahan bagi yang ditinggal
tanpa harus berbondong-bondong atau berkumpul-kumpul serta makan-makan
dirumah ahli mayit.

Dan adalah diberi kemudahan bagi sanak famili dan atau karib kerabat yang
jauh untuk menetap atau menginap.
<http://attanzil.wordpress.com/2008/07/21/bertamu-bertaziyah-dan-bertoleransi/#_ftn2>Betapa
nikmatnya jika kita sama-sama mengerti akan ilmu yang haqiqi.

Dan kebersamaan pemahaman seperti ini tidak akan berhasil jika belum ada
kedewasaan dalam berpikir dan mungkin betapa sulitnya mengembalikan sunah
Rasul ini jika kita masih berpegang kepada tradisi.

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ - وَاَللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ
------------------------------

[1]<http://attanzil.wordpress.com/2008/07/21/bertamu-bertaziyah-dan-bertoleransi/#_ftnref1>HR
Bukhari fii KItab al Adab, Muslim fii Kitab al Iman, Atirmidzy fiii
Kitab
sifah al qiyamah.

<http://attanzil.wordpress.com/2008/07/21/bertamu-bertaziyah-dan-bertoleransi/#_ftnref2>
**

 Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Dani Permana

-- 
www.adanipermana.co.cc
www.computer-knowledge.biz

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke