Kita selama ini banyak mengikuti sistem yang diluar Islam. Mengapa kita
tidak kembali saja ke Islam yang Kaaffaah. Sungguh ironis sekali, masyarakat
90 % Islam, tapi koq banyak yang menentang hukum Islam, dan bahkan menolak
RUU Pornografi. Afalaa ya'qiluun.

Pada 20 Oktober 2008 16:05, jay nawawy <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

> Sebenarnya untuk kepentingan kita semua, tapi masih beberapa orang saja yg
> menyadari dan berani berbuat untuk itu.
>
>
> Salam
>
>
>
> Pada 20 Oktober 2008 09:29, Herlan Selaso <[EMAIL PROTECTED]>menulis:
>
>   TERIMA KASIH ATAS  KIRIMANNYA.
>>
>> SAYA SETUJU DAN SANGAT MENDUKUNG DISAHKANNYA RUU PORNOGRAFI, SEBAB TANPA
>> ADANYA FILTER, PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI AKAN SEMAKIN MERAJALELA, MAU JADI
>> APA ANAK CUCU KITA NANTI BILA LINGKUNGANNYA TELAH DIBENTUK DENGAN HAL-HAL
>> YANG MERUSAK MORAL.
>>
>> HIDUP PKS,HIDUP GOLKAR, HIDUP DEMOKRAT,BERJUANGLAH TERUS DEMI KEPENTINGAN
>> KAUM MUSLIMIN.SEMOGA ALLAH SELALU MEMBIMBING KITA.
>>
>>
>>
>> -----Original Message-----
>> *From:* [email protected] [mailto:
>> [EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *Dian Novian
>> *Sent:* Friday, October 17, 2008 2:21 PM
>> *To:* [email protected]
>> *Subject:* [mediamusliminfo] Fw: [mediamusliminfo] Bls: [mediamusliminfo]
>> Ganti Sistem Kapitalisme dengan Islam!
>>
>>
>>
>> alternatif lain mendukung RUU APP: " Mohon dikerahkan organisasi, LSM
>> maupun pribadi UNTUK MENGIRIMKAN SURAT / PERNYATAAN SIKAP DUKUNGAN terhadap
>> RUU PORNOGRAFI melalui FAX, karena teman2 di DPR sekarang tersudut dengan
>> banyaknya surat2 yang MENOLAK RUU PORNOGRAFI tersebut. No. Fax Pansus RUU
>> PORNOGRAFI d.a DPR-RI Senayan Jakarta = 021-57115512 Juga dapat di Fax ke =
>> PKS 021-5756471 (Ibu Yoyoh Yusroh) Golkar 021-5735304 Demokrat 021-5755134
>> PKB 021-5755624 atau juga bisa kirimkan ke sms center : 081380123450 Ketik :
>> RUU<spasi>alasan perlunya RUU, nama, alamat domisili atau via email :
>> sahkan.ruupornograf [EMAIL PROTECTED] CP: Hilman Rosyad Anggota Pansus RUU
>> Pornografi Tolong sebarkan segera!...terimakasih
>>
>>
>>
>> ----- Forwarded Message ----
>> From: Wulung Prakoso <[EMAIL PROTECTED]>
>>  To: Sent: Friday, October 17, 2008 10:10:53
>> Subject: [mediamusliminfo] Bls: [mediamusliminfo] Ganti Sistem
>> Kapitalisme dengan Islam!
>>
>>     Setuju Mas Kus, kelemahan ekonomi kapitalis sebenarnya sederhana
>> namun sangat prinsip..yaitu KEJUJURAN !!!. Kayaknya sulit bagi para yahudi
>> itu untuk jujur dalam berbagai macam hal, termasuk dalam menyusun laporan
>> keuangan.
>>
>> Oh ya, saya saat ini sedang membuat jurnal akuntansi islam..belum rampung
>> sih, tapi butuh bahan2..temen2 ada yang mau bantu???. Trima Kasih
>>
>>
>>
>> Wassalam....
>>
>> --- Pada *Kam, **16/10/08**, kus darmawan <[EMAIL PROTECTED]>*menulis:
>>
>> Dari: kus darmawan <[EMAIL PROTECTED]>
>> Topik: [mediamusliminfo] Ganti Sistem Kapitalisme dengan Islam!
>> Kepada: "mediamusliminfo" <[email protected]>, "PKS" <
>> [EMAIL PROTECTED]>, "dzikrullah" <[EMAIL PROTECTED]
>> >
>> Tanggal: Kamis, 16 Oktober, 2008, 1:58 AM
>>
>> *HTI-Press—*Krisis keuangan dunia saat ini menunjukkan bukti nyata bahwa
>> sistem kapitalisme telah gagal. Hampir 200 tahun diterapkan, sistem ini
>> tidak mampu mengatasi kemiskinan dan menjaga keseimbangan ekonomi dunia.
>> ''Ini sistem yang jelek sekali dan harus diganti. Sistem ribawi ini tak
>> pernah bisa menyejahterakan dunia,'' kata Yudi Ismail, praktisi ekonomi
>> dalam jumpa pers yang diadakan DPP HTI di Jakarta, Rabu (15/10).
>>
>> Ia menguraikan, sistem ini hanya memihak para pengusaha. Kasus keuangan
>> Amerika Serikat saat ini sebagai contoh. Yang ditolong pemerintah AS pertama
>> kali adalah dunia perbankan, bukan masyarakat. Hal yang mirip terjadi di
>> Indonesia dalam kasus BLBI. Selain itu, sistem ini ditopang dengan
>> transaksi-transaksi yang bersifat maya, dan sama sekali tidak terkait dengan
>> sektor riil. ''Maka begitu kredit macet, maka semua macet. Karena ini
>> menyangkut transaksi derivative,'' tandasnya.
>>
>> Tampil pula dalam jumpa pers itu Direktur Center for Banking Crisis (CBC)
>> Ahmad Deny Daruri. Menurutnya, krisis keuangan ini sengaja diciptakan oleh
>> Amerika Serikat dan diekspor ke seluruh dunia. Tujuannya adalah AS ingin
>> mengambil untung dari krisis yang ada untuk menutupi krisis ekonomi dalam
>> negeri yang teramat parah.
>>
>> Krisis di AS itu dipicu oleh macetnya kredit perumahan di AS. Sebelumnya
>> AS mengalami *deficit investment gap* dalam perang Afganistan sebesar 150
>> milyar dolar dan perang Irak sebesar 500 milyar dolar AS. Sementara
>> pemerintah AS hanya menganggarkan 700 milyar dolar untuk mem-bill out yang
>> mengalami kerugian akibat kasus kredit macet tersebut. Menurut Deny, ini
>> tidak mencukupi. Makanya, Amerika berusaha menginvestasikan dana sebesar 700
>> milyar dolar tersebut ke pasar dunia untuk mendapatkan keuntungan
>> berlipat-lipat guna menutupi defisit keuangan mereka.
>>
>> ''Ini adalah economic *war*, yang sengaja diciptakan oleh AS untuk
>> menghancurkan dunia demi kepentingan dalam negeri AS,'' tandas Deny. Ia
>> menambahkan berbagai indikasi terakhir di bursa saham menunjukkan ke arah
>> sana, seperti mengalirnya dana-dana tak jelas yang diduga dari AS untuk
>> membeli saham-saham yang sedang jatuh dan naiknya harga saham di berbagai
>> belahan dunia secara bersama-sama.
>>
>> Sayangnya, kata Deny, pemerintah Indonesia ikut terjebak dalam permainan
>> itu. Tim ekonomi mengambil keputusan sesuai dengan apa yang diharapkan
>> Amerika seperti mem-*buy back* saham dengan mengerahkan dana BUMN. "Tidak
>> ada solusi radikal, justru kita terjebak dalam permainan Amerika,'' katanya.
>>
>> Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menjelaskan,
>> sistem kapitalis sudah cacat sejak dari awalnya. Sistem ini berpangkal pada
>> riba dan judi. Sistem ribawi menjadi basis ekonomi mereka dan diwujudkan
>> dalam dunia perbankan. Sedangkan judi dipraktekkan dalam bursa saham.
>> ''Makanya kalau mau kita selamat, stop riba dan stop judi. Bursa saham
>> ditutup saja, toh gak ada gunanya bagi rakyat,'' kata Ismail.
>>
>> Selain itu, sistem ekonomi kapitalis juga cacat karena menyingkirkan emas
>> sebagai cadangan mata uang dan dimasukkannya dolar sebagai pendamping mata
>> uang dalam perjanjian Bretton Woods setelah perang Dunia II. Tidak hanya
>> itu, sistem ini tidak memperhatikan sistem kepemilikan.
>>
>> Karena itu, Jubir HTI menegaskan sistem kapitalis harus diganti dan
>> dihapus secara total dari muka bumi. Tidak ada alternative lain yang bisa
>> menggantikan kecuali dengan sistem ekonmi Islam. ''Kita tidak akan selamat
>> tanpa Islam,'' tandasnya.
>>
>> Menurutnya, bukti-bukti dan tanda-tanda kehancuran kapitalisme telah
>> demikian jelas. ''Maka tidak boleh ada keraguan sedikitpun pada diri umat
>> Islam di mana pun berada, khususnya di negeri ini, untuk berjuang
>> sungguh-sungguh bagi tegaknya Islam melalui tegaknya syariah dan khilafah.
>> Hanya inilah yang mampu mengantarkan dunia kepada kebaikan yang nyata,''
>> tegasnya.
>>
>>
>> "
>>  ------------------------------
>>
>> Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar?
>> Temukan jawabannya di Yahoo Answers!
>>
>>
>> __________________________________________________
>> Apakah Anda Yahoo!?
>> Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap
>> spam
>> http://id.mail.yahoo.com
>>
>>
>>  ------------------------------
>>
>> New Email addresses available on Yahoo!
>> <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/>
>> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
>> Hurry before someone else does!
>>
>>
>>
>>
>
>
> --
> Jay
>
> dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati
> supaya menetapi kesabaran.
> (Al ´Ashr : 3)
>
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke