Aku 100% setuju supaya anak cucuku tidak ketularan penyakit porno tersebut, yang sangat menular dan bisa membunuh 7 keturunan kita yang akan datang
Pada 22 Oktober 2008 09:11, Fitriya Astutik <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > Saya setuju saja akan disahkan RUU Pornografi karena kita tetap harus > menfilter budaya timur, kita jangan sampai dikalahkan oleh budaya barat yang > selama ini sudah merembet masuk kebudaya timur > > --- Pada *Sel, 21/10/08, Abdul Rohim Dencik <[EMAIL PROTECTED]>*menulis: > > Dari: Abdul Rohim Dencik <[EMAIL PROTECTED]> > Topik: [mediamusliminfo] Re: FW: [mediamusliminfo] Fw: [mediamusliminfo] > Bls: [mediamusliminfo] Ganti Sistem Kapitalisme dengan Islam! > Kepada: [email protected] > Tanggal: Selasa, 21 Oktober, 2008, 6:32 PM > > Orang yang gak setuju RUU Pornografi tersebut karena periuk nasinya di > sana, sehingga apabila RUU Pornografi tersebut disah kan, ya !! tekureplah > periuk nasinya. > > > > > Pada 21 Oktober 2008 16:57, Roby Hidayat <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > >> Setuju banget.. >> Agama tidak bisa disanding kan dengan budaya... >> jangan menjadi kan alasan budaya leluhur ato yang lebih parah lagi.. >> AGAMA datangnya dari tuhan. >> sedangkan budaya datang dari akal pikir manusia.. >> seep... >> wassalamualaikum... >> >> >> >> On 10/21/08, Zaina Abidin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >>> >>> Aku sangat mendukung disahkannya RUU pornografi, karena sudah sifat >>> manusia kalau tidak ada batasan akan berbuat semaunya, tidak perduli itu >>> akan menyebabkan kerusakan pada orang lain ( mengatasnamakan kebebasan, >>> tetapi merusak orang lain) >>> >>> >>> -----Original Message----- >>> *From:* [email protected] [mailto: >>> [EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *Herlan Selaso >>> *Sent:* Monday, October 20, 2008 8:30 AM >>> *To:* sahkan.ruupornograf >>> *Cc:* [email protected]; PKS; dzikrullah >>> *Subject:* [mediamusliminfo] FW: [mediamusliminfo] Fw: [mediamusliminfo] >>> Bls: [mediamusliminfo] Ganti Sistem Kapitalisme dengan Islam! >>> >>> >>> >>> TERIMA KASIH ATAS KIRIMANNYA. >>> >>> SAYA SETUJU DAN SANGAT MENDUKUNG DISAHKANNYA RUU PORNOGRAFI, SEBAB TANPA >>> ADANYA FILTER, PORNOGRAFI DAN PORNOAKSI AKAN SEMAKIN MERAJALELA, MAU JADI >>> APA ANAK CUCU KITA NANTI BILA LINGKUNGANNYA TELAH DIBENTUK DENGAN HAL-HAL >>> YANG MERUSAK MORAL. >>> >> HIDUP PKS,HIDUP GOLKAR, HIDUP DEMOKRAT,BERJUANGLAH TERUS DEMI KEPENTINGAN >> KAUM MUSLIMIN.SEMOGA ALLAH SELALU MEMBIMBING KITA. >> > > > -----Original Message----- > *From:* [email protected] [mailto: > [EMAIL PROTECTED] *On Behalf Of *Dian Novian > *Sent:* Friday, October 17, 2008 2:21 PM > *To:* [email protected] > *Subject:* [mediamusliminfo] Fw: [mediamusliminfo] Bls: [mediamusliminfo] > Ganti Sistem Kapitalisme dengan Islam! > > > > alternatif lain mendukung RUU APP: " Mohon dikerahkan organisasi, LSM > maupun pribadi UNTUK MENGIRIMKAN SURAT / PERNYATAAN SIKAP DUKUNGAN terhadap > RUU PORNOGRAFI melalui FAX, karena teman2 di DPR sekarang tersudut dengan > banyaknya surat2 yang MENOLAK RUU PORNOGRAFI tersebut. No. Fax Pansus RUU > PORNOGRAFI d.a DPR-RI Senayan Jakarta = 021-57115512 Juga dapat di Fax ke = > PKS 021-5756471 (Ibu Yoyoh Yusroh) Golkar 021-5735304 Demokrat 021-5755134 > PKB 021-5755624 atau juga bisa kirimkan ke sms center : 081380123450 Ketik : > RUU<spasi>alasan perlunya RUU, nama, alamat domisili atau via email : > sahkan.ruupornograf [EMAIL PROTECTED] CP: Hilman Rosyad Anggota Pansus RUU > Pornografi Tolong sebarkan segera!...terimakasih > > > > ----- Forwarded Message ---- > From: Wulung Prakoso <[EMAIL PROTECTED]> > To: Sent: Friday, October 17, 2008 10:10:53 > Subject: [mediamusliminfo] Bls: [mediamusliminfo] Ganti Sistem Kapitalisme > dengan Islam! > Setuju Mas Kus, kelemahan ekonomi kapitalis sebenarnya sederhana namun > sangat prinsip..yaitu KEJUJURAN !!!. Kayaknya sulit bagi para yahudi itu > untuk jujur dalam berbagai macam hal, termasuk dalam menyusun laporan > keuangan. > Oh ya, saya saat ini sedang membuat jurnal akuntansi islam..belum rampung > sih, tapi butuh bahan2..temen2 ada yang mau bantu???. Trima Kasih > > Wassalam.... > > --- Pada *Kam, **16/10/08**, kus darmawan <[EMAIL PROTECTED]>*menulis: > > Dari: kus darmawan <[EMAIL PROTECTED]> > Topik: [mediamusliminfo] Ganti Sistem Kapitalisme dengan Islam! > Kepada: "mediamusliminfo" <[email protected]>, "PKS" < > [EMAIL PROTECTED]>, "dzikrullah" <[EMAIL PROTECTED]> > Tanggal: Kamis, 16 Oktober, 2008, 1:58 AM *HTI-Press—*Krisis keuangan > dunia saat ini menunjukkan bukti nyata bahwa sistem kapitalisme telah gagal. > Hampir 200 tahun diterapkan, sistem ini tidak mampu mengatasi kemiskinan dan > menjaga keseimbangan ekonomi dunia. ''Ini sistem yang jelek sekali dan harus > diganti. Sistem ribawi ini tak pernah bisa menyejahterakan dunia,'' kata > Yudi Ismail, praktisi ekonomi dalam jumpa pers yang diadakan DPP HTI di > Jakarta, Rabu (15/10). > > Ia menguraikan, sistem ini hanya memihak para pengusaha. Kasus keuangan > Amerika Serikat saat ini sebagai contoh. Yang ditolong pemerintah AS pertama > kali adalah dunia perbankan, bukan masyarakat. Hal yang mirip terjadi di > Indonesia dalam kasus BLBI. Selain itu, sistem ini ditopang dengan > transaksi-transaksi yang bersifat maya, dan sama sekali tidak terkait dengan > sektor riil. ''Maka begitu kredit macet, maka semua macet. Karena ini > menyangkut transaksi derivative,'' tandasnya. > > Tampil pula dalam jumpa pers itu Direktur Center for Banking Crisis (CBC) > Ahmad Deny Daruri. Menurutnya, krisis keuangan ini sengaja diciptakan oleh > Amerika Serikat dan diekspor ke seluruh dunia. Tujuannya adalah AS ingin > mengambil untung dari krisis yang ada untuk menutupi krisis ekonomi dalam > negeri yang teramat parah. > > Krisis di AS itu dipicu oleh macetnya kredit perumahan di AS. Sebelumnya > AS mengalami *deficit investment gap* dalam perang Afganistan sebesar 150 > milyar dolar dan perang Irak sebesar 500 milyar dolar AS. Sementara > pemerintah AS hanya menganggarkan 700 milyar dolar untuk mem-bill out yang > mengalami kerugian akibat kasus kredit macet tersebut. Menurut Deny, ini > tidak mencukupi. Makanya, Amerika berusaha menginvestasikan dana sebesar 700 > milyar dolar tersebut ke pasar dunia untuk mendapatkan keuntungan > berlipat-lipat guna menutupi defisit keuangan mereka. > > ''Ini adalah economic *war*, yang sengaja diciptakan oleh AS untuk > menghancurkan dunia demi kepentingan dalam negeri AS,'' tandas Deny. Ia > menambahkan berbagai indikasi terakhir di bursa saham menunjukkan ke arah > sana, seperti mengalirnya dana-dana tak jelas yang diduga dari AS untuk > membeli saham-saham yang sedang jatuh dan naiknya harga saham di berbagai > belahan dunia secara bersama-sama. > > Sayangnya, kata Deny, pemerintah Indonesia ikut terjebak dalam permainan > itu. Tim ekonomi mengambil keputusan sesuai dengan apa yang diharapkan > Amerika seperti mem-*buy back* saham dengan mengerahkan dana BUMN. "Tidak > ada solusi radikal, justru kita terjebak dalam permainan Amerika,'' katanya. > > Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto menjelaskan, > sistem kapitalis sudah cacat sejak dari awalnya. Sistem ini berpangkal pada > riba dan judi. Sistem ribawi menjadi basis ekonomi mereka dan diwujudkan > dalam dunia perbankan. Sedangkan judi dipraktekkan dalam bursa saham. > ''Makanya kalau mau kita selamat, stop riba dan stop judi. Bursa saham > ditutup saja, toh gak ada gunanya bagi rakyat,'' kata Ismail. > > Selain itu, sistem ekonomi kapitalis juga cacat karena menyingkirkan emas > sebagai cadangan mata uang dan dimasukkannya dolar sebagai pendamping mata > uang dalam perjanjian Bretton Woods setelah perang Dunia II. Tidak hanya > itu, sistem ini tidak memperhatikan sistem kepemilikan. > > Karena itu, Jubir HTI menegaskan sistem kapitalis harus diganti dan dihapus > secara total dari muka bumi. Tidak ada alternative lain yang bisa > menggantikan kecuali dengan sistem ekonmi Islam. ''Kita tidak akan selamat > tanpa Islam,'' tandasnya. > > Menurutnya, bukti-bukti dan tanda-tanda kehancuran kapitalisme telah > demikian jelas. ''Maka tidak boleh ada keraguan sedikitpun pada diri umat > Islam di mana pun berada, khususnya di negeri ini, untuk berjuang > sungguh-sungguh bagi tegaknya Islam melalui tegaknya syariah dan khilafah. > Hanya inilah yang mampu mengantarkan dunia kepada kebaikan yang nyata,'' > tegasnya. > > > " > ------------------------------ > > Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? > Temukan jawabannya di Yahoo Answers! > > > __________________________________________________ > Apakah Anda Yahoo!? > Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap > spam > http://id.mail.yahoo.com > > > ------------------------------ > > New Email addresses available on Yahoo! > <http://sg.rd.yahoo.com/aa/mail/domainchoice/mail/signature/*http:/mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/> > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. > Hurry before someone else does! > > > > ------------------------------ > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru > <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/> > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan > @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
