Insya Allah banyak cara2 yg bisa dilakukan utk membela saudara2 kita di Palestina selama hal tsb berada dalam kemampuan kita serta bersifat realistis. Di antaranya ada cara2 yg jelas2 disyariatkan dan dicontohkan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, seperti membaca qunut nazilah yg semestinya dikerjakan jika memang kita mengaku peduli dengan saudara2 kita. Doa qunut nazilah merupakan usaha KONKRIT yg tidak boleh diremehkan, tanpa membatasi kemungkinan usaha2 lainnya. Mari kita ikhlaskan niat kita dan berusaha untuk khusuk dalam berdoa, semoga Allah menolong saudara2 kita kaum muslimin di Palestina serta menghancurkan dan melaknat Yahudi. Berikut ada sedikit tulisan dan penjelasan mengenai Qunut Nazilah beserta dalil2 pendukungnya. Semoga bermanfaat. http://noorakhmad.blogspot.com/2009/01/qunut-nazilah-untuk-muslimin-palestina.html[bagian 1] http://noorakhmad.blogspot.com/2009/01/qunut-nazilah-untuk-muslimin-palestina_06.html[bagian 2]
2009/1/6 <[email protected]> > > Ass Wr Wb... > saya akan menanggapi wacana berdasarkan dalil-dalil ini, ada beberapa > fakta dan ini sangat aktual, bahwa persoalan palestina itu adalah > persoalan politik, karena perebutan daerah kekuasaan, dan dalam hal ini > Israellah yang menjajah negeri tersebut...berarti pengambilan hak sebuah > kedaulatan bangsa....apa hukumnya pengambilan hak orang lain dalam islam? > > yang kedua..konflik palestina hari ini adalah kesebuah kejahatan > kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel dan amerika terhadap sebuah negara, > dalam konteks inilah kita bicara..pembunuhan massal terhadap UMAT ISLAM!! > > bagaimana sikap umat Islam seharusnya? > > sikap kita sebagai umat Islam yang melihat saudara-saudara kita dibantai > seperti itu adalah wajib membelanya tanpa argumentasi apapun karena sudah > sangat jelas bentuk pendzolimannya.. > > harus disadari UMAT ISLAM, bahwa semangat perlawanan terhadap Israel > adalah perlawanan JIHAD FISABILLILLAH, karena disamping pembantaian > manusia juga perebutan kedaulatan sebuah negara, JIHAD ini yang ditakuti > oleh mereka... > > bagaimana mereka meredam solidaritas umat Islam seluruh dunia? > > hari ini tak bisa dipungkiri bahwa mereka melakukan operasi intelejen dan > memainkan pengaruh-pengaruhnya di semua LINI dan masuk kesetiap > elemen-elemen, dan mereka paham betul kelemahan UMAT ISLAM hari ini, untuk > melunturkan semangat solidaritas tersebut, maka di hembus-hembuskanlah > persoalan fikih dan syariat JIHAD agar UMAT ISLAM SIBUK DENGAN WACANA > WACANA yang pada akhirnya menimbulkan perdebatan-perdebatan panjang dan > tidak fokus lagi terhadap persoalan ini akhirnya...ITULAH TARGET > MEREKA...mereka bisa menggunakan semua MEDIA, BAIK ELEKTRONIK, INTERNET, > RADIO HP, SMS, EMAIL dan Lain-lain.. > > PERLU DIGARIS BAWAHI MEREKA LEBIH CANGGIH SECARA INFRASTRUKTUR DIBANDING > KITA, karena mereka mengusai semua... > > bagaimana cara kita antisipasinya? > > kembali kepada HATI NURANI, dan RASA KEMANUSIAAN KITA...melihat > pembantaian ini wajibkah kita DIAM? apa lagi sesama kita umat Islam... > > HATI HATI AGEN MOSSAD BERKELIARAN DISEKITAR KITA MELAKUKAN OPERASI > INTELEJENNYA....SIFATNYA MELUNTURKAN SEMANGAT PERJUANGAN DENGAN > WACANA-WACANA DEBAT YANG BERKEPANJANGAN ANTARA SESAMA UMAT ISLAM... > > Wassalam.. > HANIEF ARIEF > > > > > > > > > > Haruskah berjihad ke > > Palestina?< > http://attanzil.wordpress.com/2009/01/04/haruskah-berjihad-ke-palestina/> > > > > Sekarang kita dapat menyaksikan berita-berita tentang demonstrasi untuk > > mengutuk kebiadaban Zionis Israel, yang telah memborbardir wilayah jalur > > Gaza dan menewaskan kurang lebih 380 lebih jiwa baik dari kalangan > > anak-anak, wanita dan kelompok HAMAS. > > > > Dalam demonstrasi kita lihat orang-orang yang saya pikir sangat aneh > > sekali, > > terutama kalangan Mahasiswa, yang katanya kaum intelek namun pola > pikirnya > > nyeleneh sekali. Membakar-bakar bendera Israel, menginjak-injak photo > > Bush, > > terus ada retorika, satu orang dipukul-pukul sebagai retorika betapa > > lemahnya rakyat Palestina dibantai Israel. > > > > Disamping itu pula ada berita para sukarelawan yang ingin berjihad untuk > > Palestina, lalu apakah mereka sudah paham siapa dan apa yang mereka bela. > > > > Jadi orang-orang yang ingin berjihad kesana, jihad untuk siapa ? Untuk > > membela negara "Palestina", untuk Hamaskah atau lainnya? > > Jika jelas apa yang di bela yakni Jihad Fii sabilillah, yakni menegakan > > kalimat Allah sayapun akan turut serta… namun jika tidak jelas apa yang > di > > bela, maka JIHAD itu hanya nisbi saja… > > > > *Allah Ta'ala berfirman: Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong > > (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. > > (Muhammad: 7)* > > > > * * > > > > *Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar > > akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya > Allah > > benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (al-Ankabut: 69)* > > > > Dari Abu Musa, yakni Abdullah bin Qais al-Asy'ari r.a., ia berkata: > > "Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam ditanya perihal seseorang yang > > berperang dengan tujuan menunjukkan keberanian, ada lagi yang berperang > > dengan tujuan kesukuan, ada pula yang berperang dengan tujuan pamer, > > Manakah di antara semua itu yang termasuk dalam jihad fi-sabilillah? > > Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam menjawab: "Barangsiapa yang > > berperang > > dengan tujuan agar kalimat Allah - Agama Islam - itulah yang luhur, maka > > ia > > disebut jihad fi-sabilillah." (HR. Al-Bukhari (no. 2810, 3126), Muslim > > (no. > > 1904) dan Ahmad (IV/392, 397, 402, 405, 417, Riyadhus Sholihin No. 8). > > > > Sudah jelas dari Firman Allah dan Hadist tersebut diatas bahwa JIHAD > > FISABILLILLAH adalah untuk meninggikan kalimat Allah, bukan yang lainnya. > > > > Sedangkan yang kita lihat antara HAMAS dan FATAH di palestina sana adalah > > saling gempur dan saling bunuh… lalu apa yang kita bela… > > > > Apa yang terjadi sekarang di Palestina dengan di bombardirnya jalur Gaza > > itu, maka semampunyalah kita berlaku seperti berikut dibawah ini.. > > > > *(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di > jalan > > Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu > > menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu > > kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada > > orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan > > (di > > jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui. (Al Baqarah : > 273)* > > > > Dari Abu Musa r.a., ia berkata: "Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam > > bersabda: "Seorang mu'min terhadap mu'min yang lain itu adalah sebagai > > bangunan yang sebagiannya mengukuhkan kepada bagian yang lainnya," dan > > beliau shalallahu 'alahi wasallam menjalinkan antara jari-jarinya." > > (Muttafaq 'alaih) > > > > *Keterangan: *Dalam menguraikan Hadis di atas. Imam al-Qurthubi berkata > > sebagai berikut: > > > > "Apa yang disabdakan oleh Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam itu > adalah > > sebagai suatu tamsil perumpamaan yang isi kandungannya adalah > menganjurkan > > dengan sekeras-kerasnya agar seorang mu'min itu selalu memberikan > > pertolongan kepada sesama mu'minnya, baik pertolongan apapun sifatnya > > (asal > > bukan yang ditujukan untuk sesuatu kemungkaran), Ini adalah suatu > perintah > > yang dikukuhkan yang tidak boleh tidak, pasti kita laksanakan. > > > > Perumpamaan yang dimaksudkan itu adalah sebagai suatu bangunan yang tidak > > mungkin sempurna dan tidak akan berhasil dapat dimanfaatkan atau > > digunakan, > > melainkan wajiblah yang sebagian dari bangunan itu mengukuhkan dan > > erat-erat > > saling pegang-memegang dengan yang bagian lain. Jikalau tidak demikian, > > maka > > bagian-bagian dari bangunan itu pasti berantakan sendiri-sendiri dan > > musnahlah apa yang dengan susah payah didirikan. > > > > Begitulah semestinya kaum Muslimin dan mu'minin antara yang seorang > dengan > > yang lain, antara yang sekelompok dengan yang lain, antara yang satu > > bangsa > > dengan yang lain. Masing-masing tidak dapat berdiri sendiri, baik dalam > > urusan keduniaan, keagamaan dan keakhiratan, melainkan dengan saling > > tolong-menolong, bantu-membantu serta kukuh-mengukuhkan. Manakala hal-hal > > tersebut di atas tidak dilaksanakan baik-baik, maka jangan diharapkan > > munculnya keunggulan dan kemenangan, bahkan sebaliknya yang akan terjadi, > > yakni kelemahan seluruh ummat Islam, tidak dapat mencapai kemaslahatan > > yang > > sesempurna-sempurnanya, tidak kuasa pula melawan musuh-musuhnya ataupun > > menolak bahaya apapun yang menimpa tubuh kaum Muslimin secara > keseluruhan. > > Semua itu mengakibatkan tidak sempurnanya ketertiban dalam urusan > > kehidupan > > duniawiyah, juga urusan diniyah (keagamaan) dan ukhrawiyah. Malahan yang > > pasti akan ditemui ialah kemusnahan, malapetaka yang bertubi-tubi serta > > bencana yang tiada habis-habisnya. > > > > Mereka orang-orang-orang yang ada di Jalur Gaza butuh dana dan > > obat-obatan…dan ini juga yang diserukan oleh MUI, "Indonesia (MUI) > > mengimbau > > agar memberikan bantuan berupa uang dan obat-obatan ke Jalur Gaza. Hal > ini > > dinilai lebih efektif daripada mengirimkan relawan untuk berjihad di > > Palestina." ujar Ketua MUI Amidhan kepada detikcom, Senin (29/12/2008)." > > > > *Perintah untuk pergi berjihad* > > > > *Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada > > kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat > > dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia > > sebagai ganti kehidupan di akhirat? padahal kenikmatan hidup di dunia ini > > (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. (aT-Taubah : > > 38)* > > > > Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhu , ia berkata:Rasulullah Shallallahu > > 'alaihi wa sallam bersabda pada hari penaklukan, yaitu penaklukan kota > > Mekah: Tidak ada lagi hijrah, yang ada ialah jihad dan niat. Maka bila > > kamu > > sekalian diperintahkan berperang, peranglah! (HR Muslim No.3457) > > > > Nah, sekarang siapa Imam Kaum Mu'minin yang berhak memerintah perang itu. > > Dalam kasus sekarang kita dipimpin oleh seorang Presiden yang memimpin > > sebuah Negara, dan apapun keputusan Presiden itu haruslah kita ikuti > > selama > > perintah itu tidak untuk bermaksiat. Dibawah tulisan ini ada fatwa-fatwa > > diseputar Jihad tanpa izin penguasa. > > > > Sekarang kita adapat lihat banyak sukarelawan yang ingin berjihad tanpa > > bekal yang memadai, seperti kemampuan memegang senjata, strategi > > berperang….mungkin yang ada dalam benaknya hanya JIHAD dan masuk Surga. > > Kita > > tidak bisa menyalahkan para sukarelawan yang melakukan demikian, namun > > sayang tidak sesuai dengan syari'at. Kita lihat bagaimana Rasulullah dan > > para sahabatnya berperang untuk Menegakan kalimat Allah, mereka berlatih > > dan > > memiliki strategi berperang…jadi tidak asal sukarelawan saja tanpa > > berpikir > > bagaimana memenangkan peperangan itu. > > > > Demikian akhir tulisan kecil ini…. > > > > *Berikut adalah Fatwa-fatwa…* > > > > *HUKUM BERJIHAD DENGAN LARANGAN DARI PEMIMPIN* > > > > Oleh > > Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan > > > > Pertanyaan > > Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Bagaimana hukum berjihad > saat > > sekarang dengan larangan dari pemimpin ? > > > > Jawaban > > Tidak ada jihad kecuali dengan izin pemimpin karena itu merupakan > > wewenangnya, jihad tanpa izinnya maka itu merupakan pembangkangan > > kepadanya. > > Jihad haruslah dengan pendapat dan izinnya, jika tidak bagaimana engkau > > berperang tapi engkau bukan dibawah panji dan bukan di bawah kepemimpinan > > pemimpin kaum musilmin? > > > > Pertanyaan. > > Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Apa syarat-syarat jihad, dan > > apakah telah terpenuhi pada saat sekarang ? > > > > Jawaban > > Syarat-syarat jihad adalah ma'ruf ; kaum muslimin harus memiliki kekuatan > > dan kemampuan untuk berjihad melawan orang kafir. Adapun jika tidak ada > > kemampuan dan kekuatan maka tidak ada jihad. Rasulullah Shallallahu > > 'alaihi > > wa sallam dan para sahabat beliau ketika berada di Makkah sebelum hijrah > > tidak diperintahkan untuk berjihad karena mereka tidak mampu, begitu pula > > wajib berjihad di bawah panji Islam dan dengan perintah pemimpin karena > ia > > adalah orang yang memberikan perintah, yang mengatur yang mengurusi dan > > yang > > mengawasi, hal itu merupakan wewenangnya dan bukan wewenang seseorang > atau > > jama'ah mana saja yang pergi atau berperang tanpa izin dari pemimpin. > > > > Pertanyaan > > Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Orang yang berjihad tanpa > > izin > > pemimpin kemudian ia terbunuh apakah ia syahid atau tidak ? > > > > Jawaban > > Ia tidak dizinkan dalam hal ini dan perbuatannya (berjihad) bukanlah > > perbuatan syar'I dan menurut pendapat saya ia tidaklah syahid > > > > [Dari Pelajaran Syaikh Shalih Al-Fauzan dari Syarh Bulughul Maram kitab > > Al-Jihad] > > > > [Disalin dari kitab Fatawa Al-Aimmah Fil An-Nawazil Al-Mudlahimmah edisi > > Indonesia Fatwa-Fatwa Seputar Terorisme, Penyusun Muhammad bin Husain bin > > Said Ali Sufran Al-Qathani, Terbitan Pustaka At-Tazkia] > > > > *BOLEHKAH JIHAD KE AFGHANISTAN TANPA SEIZIN PENGUASA* > > > > Pertanyaan > > Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : Bolehkah seorang muslim > > berjihad di Afghanistan tanpa seizing penguasa atau pemimpinnya ? > > > > Jawaban. > > Pintu jihad selalu terbuka. Akan tetapi jika jihad tidak teratur dan > tanpa > > persetujuan pemerintah Islam maka akan berakibat bencana yang dahsyat > > serta > > akan menyebabkan kondisi yang buruk seperti kondisi di Palestina. > > > > [Disalin dari kitab Majmu'ah Fatawa Al-Madina Al-Munawarrah, Edisi > > Indonesia > > Fatwa-Fatwa Al-Albani, Penerjemah Adni Kurniawan, Penerbit Pustaka > > At-Tauhid] > > > > > > -- > > http://adanipermana.co.cc > > http://www.space-it.co.cc > > > > > > > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan http://www.kisahislam.com -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
