Ass Wr Wb....
Kami ingin memerangi israel bukan karena benci, kami sayang pada orang-orang 
yang didzalimi dan dianiaya oleh israel. kami ingin memerangi israel bukan 
karena ingin mendzalimi atau menganiaya, kami ingin menghentikan kedzaliman 
israel dan kelakuan aniayanya. Tapi kami jauh, hati kami sedih dan teriris, 
nurani kami terganggu. haruskan kami hanya diam dan menunggu, atau menonton 
satu kaum dibantai habis. Mungkin lebih baik kami bekerja dengan 
sungguh-sungguh, mengumpulkan uang atau apasaja untuk suatu perjuangan panjang 
mendukung mereka yang berada di garis depan. Hanya Palestina harapan untuk 
penghentian sebuah kedzaliman dan perampasan.
Ya Alloh, ampuni kelemahan kami dan kebodohan kami, semoga engkau ridloi setiap 
upaya penghentian kedzaliman walau hanya setapak langkah.
Wassalam

--- Pada Sen, 5/1/09, [email protected] <[email protected]> 
menulis:
Dari: [email protected] <[email protected]>
Topik: [mediamusliminfo] Re: Haruskah berjihad ke Palestina?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Senin, 5 Januari, 2009, 6:37 PM

Ass Wr Wb...
saya akan menanggapi wacana berdasarkan dalil-dalil ini, ada beberapa
fakta dan ini sangat aktual, bahwa persoalan palestina itu adalah
persoalan politik, karena perebutan daerah kekuasaan, dan dalam hal ini
Israellah yang menjajah negeri tersebut...berarti pengambilan hak sebuah
kedaulatan bangsa....apa hukumnya pengambilan hak orang lain dalam islam?

yang kedua..konflik palestina hari ini adalah kesebuah kejahatan
kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel dan amerika terhadap sebuah negara,
dalam konteks inilah kita bicara..pembunuhan massal terhadap UMAT ISLAM!!

bagaimana sikap umat Islam seharusnya?

sikap kita sebagai umat Islam yang melihat saudara-saudara kita dibantai
seperti itu adalah wajib membelanya tanpa argumentasi apapun karena sudah
sangat jelas bentuk pendzolimannya..

harus disadari UMAT ISLAM, bahwa semangat perlawanan terhadap Israel
adalah perlawanan JIHAD FISABILLILLAH, karena disamping pembantaian
manusia juga perebutan kedaulatan sebuah negara, JIHAD ini yang ditakuti
oleh mereka...

bagaimana mereka meredam solidaritas umat Islam seluruh dunia?

hari ini tak bisa dipungkiri bahwa mereka melakukan operasi intelejen dan
memainkan pengaruh-pengaruhnya di semua LINI dan masuk kesetiap
elemen-elemen, dan mereka paham betul kelemahan UMAT ISLAM hari ini, untuk
melunturkan semangat solidaritas tersebut, maka di hembus-hembuskanlah
persoalan fikih dan syariat JIHAD agar UMAT ISLAM SIBUK DENGAN WACANA
WACANA yang pada akhirnya menimbulkan perdebatan-perdebatan panjang dan
tidak fokus lagi terhadap persoalan ini akhirnya...ITULAH TARGET
MEREKA...mereka bisa menggunakan semua MEDIA, BAIK ELEKTRONIK, INTERNET,
RADIO HP, SMS, EMAIL dan Lain-lain..

PERLU DIGARIS BAWAHI MEREKA LEBIH CANGGIH SECARA INFRASTRUKTUR DIBANDING
KITA, karena mereka mengusai semua...

bagaimana cara kita antisipasinya?

kembali kepada HATI NURANI, dan RASA KEMANUSIAAN KITA...melihat
pembantaian ini wajibkah kita DIAM? apa lagi sesama kita umat Islam...

HATI HATI AGEN MOSSAD BERKELIARAN DISEKITAR KITA MELAKUKAN OPERASI
INTELEJENNYA....SIFATNYA MELUNTURKAN SEMANGAT PERJUANGAN DENGAN
WACANA-WACANA DEBAT YANG BERKEPANJANGAN ANTARA SESAMA UMAT ISLAM...

Wassalam..
HANIEF ARIEF









Haruskah berjihad ke
>
Palestina?<http://attanzil.wordpress.com/2009/01/04/haruskah-berjihad-ke-palestina/>
>
> Sekarang kita dapat menyaksikan berita-berita tentang demonstrasi untuk
> mengutuk kebiadaban Zionis Israel, yang telah memborbardir wilayah jalur
> Gaza dan menewaskan kurang lebih 380 lebih jiwa baik dari kalangan
> anak-anak, wanita dan kelompok  HAMAS.
>
> Dalam demonstrasi kita lihat orang-orang yang saya pikir sangat aneh
> sekali,
> terutama kalangan Mahasiswa, yang katanya kaum intelek namun pola pikirnya
> nyeleneh sekali. Membakar-bakar bendera Israel, menginjak-injak photo
> Bush,
> terus ada retorika, satu orang dipukul-pukul sebagai retorika betapa
> lemahnya rakyat Palestina dibantai Israel.
>
> Disamping itu pula ada berita para sukarelawan yang ingin berjihad untuk
> Palestina, lalu apakah mereka sudah paham siapa dan apa yang mereka bela.
>
> Jadi orang-orang yang ingin berjihad kesana, jihad untuk siapa ? Untuk
> membela negara "Palestina", untuk Hamaskah atau lainnya?
> Jika jelas apa yang di bela yakni Jihad Fii sabilillah, yakni menegakan
> kalimat Allah sayapun akan turut serta… namun jika tidak jelas apa yang
di
> bela, maka JIHAD itu hanya nisbi saja…
>
> *Allah Ta'ala berfirman: Hai orang-orang yang beriman, jika kamu
menolong
> (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
> (Muhammad: 7)*
>
> * *
>
> *Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar
> akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah
> benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (al-Ankabut: 69)*
>
> Dari Abu Musa, yakni Abdullah bin Qais al-Asy'ari r.a., ia berkata:
> "Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam ditanya perihal seseorang
yang
> berperang dengan tujuan menunjukkan keberanian, ada lagi yang berperang
> dengan tujuan kesukuan,  ada pula yang berperang dengan tujuan pamer,
>  Manakah di antara semua itu yang termasuk dalam jihad fi-sabilillah?
> Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam menjawab: "Barangsiapa yang
> berperang
> dengan tujuan agar kalimat Allah - Agama Islam - itulah yang luhur, maka
> ia
> disebut jihad fi-sabilillah." (HR. Al-Bukhari (no. 2810, 3126),
Muslim
> (no.
> 1904) dan Ahmad (IV/392, 397, 402, 405, 417, Riyadhus Sholihin No. 8).
>
> Sudah jelas dari Firman Allah dan Hadist tersebut diatas bahwa JIHAD
> FISABILLILLAH adalah untuk meninggikan kalimat Allah, bukan yang lainnya.
>
> Sedangkan yang kita lihat antara HAMAS dan FATAH di palestina sana adalah
> saling gempur dan saling bunuh… lalu apa yang kita bela…
>
> Apa yang terjadi sekarang di Palestina dengan di bombardirnya jalur Gaza
> itu, maka semampunyalah kita berlaku seperti berikut dibawah ini..
>
> *(Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan
> Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu
> menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu
> kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada
> orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan
> (di
> jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui. (Al Baqarah : 273)*
>
> Dari Abu Musa r.a., ia berkata: "Rasulullah shalallahu 'alahi
wasallam
> bersabda: "Seorang mu'min terhadap mu'min yang lain itu
adalah sebagai
> bangunan yang sebagiannya   mengukuhkan kepada bagian yang lainnya,"
dan
> beliau shalallahu 'alahi wasallam menjalinkan antara
jari-jarinya."
> (Muttafaq 'alaih)
>
> *Keterangan: *Dalam menguraikan Hadis di atas. Imam al-Qurthubi berkata
> sebagai berikut:
>
> "Apa yang disabdakan oleh Rasulullah shalallahu 'alahi wasallam
itu adalah
> sebagai suatu tamsil perumpamaan yang isi kandungannya adalah menganjurkan
> dengan sekeras-kerasnya agar seorang mu'min itu selalu memberikan
> pertolongan kepada sesama mu'minnya, baik pertolongan apapun sifatnya
> (asal
> bukan yang ditujukan untuk sesuatu kemungkaran), Ini adalah suatu perintah
> yang dikukuhkan yang tidak boleh tidak, pasti kita laksanakan.
>
> Perumpamaan yang dimaksudkan itu adalah sebagai suatu bangunan yang tidak
> mungkin sempurna dan tidak akan berhasil dapat dimanfaatkan atau
> digunakan,
> melainkan wajiblah yang sebagian dari bangunan itu mengukuhkan dan
> erat-erat
> saling pegang-memegang dengan yang bagian lain. Jikalau tidak demikian,
> maka
> bagian-bagian dari bangunan itu pasti berantakan sendiri-sendiri dan
> musnahlah apa yang dengan susah payah didirikan.
>
> Begitulah semestinya kaum Muslimin dan mu'minin antara yang seorang
dengan
> yang lain, antara yang sekelompok dengan yang lain, antara yang satu
> bangsa
> dengan yang lain. Masing-masing tidak dapat berdiri sendiri, baik dalam
> urusan keduniaan, keagamaan dan keakhiratan, melainkan dengan saling
> tolong-menolong, bantu-membantu serta kukuh-mengukuhkan. Manakala hal-hal
> tersebut di atas tidak dilaksanakan baik-baik, maka jangan diharapkan
> munculnya keunggulan dan kemenangan, bahkan sebaliknya yang akan terjadi,
> yakni kelemahan seluruh ummat Islam, tidak dapat mencapai kemaslahatan
> yang
> sesempurna-sempurnanya, tidak kuasa pula melawan musuh-musuhnya ataupun
> menolak bahaya apapun yang menimpa tubuh kaum Muslimin secara keseluruhan.
> Semua itu mengakibatkan tidak sempurnanya ketertiban dalam urusan
> kehidupan
> duniawiyah, juga urusan diniyah (keagamaan) dan ukhrawiyah. Malahan yang
> pasti akan ditemui ialah kemusnahan, malapetaka yang bertubi-tubi serta
> bencana yang tiada habis-habisnya.
>
> Mereka orang-orang-orang yang ada di Jalur Gaza butuh dana dan
> obat-obatan…dan ini juga yang diserukan oleh MUI, "Indonesia (MUI)
> mengimbau
> agar memberikan bantuan berupa uang dan obat-obatan ke Jalur Gaza. Hal ini
> dinilai lebih efektif daripada mengirimkan relawan untuk berjihad di
> Palestina." ujar Ketua MUI Amidhan kepada detikcom, Senin
(29/12/2008)."
>
> *Perintah untuk pergi berjihad*
>
> *Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada
> kamu: "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu
merasa berat
> dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia
> sebagai ganti kehidupan di akhirat? padahal kenikmatan hidup di dunia ini
> (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit. (aT-Taubah :
> 38)*
>
> Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhu , ia berkata:Rasulullah Shallallahu
> 'alaihi wa sallam bersabda pada hari penaklukan, yaitu penaklukan kota
> Mekah: Tidak ada lagi hijrah, yang ada ialah jihad dan niat. Maka bila
> kamu
> sekalian diperintahkan berperang, peranglah! (HR Muslim No.3457)
>
> Nah, sekarang siapa Imam Kaum Mu'minin yang berhak memerintah perang
itu.
> Dalam kasus sekarang kita dipimpin oleh seorang Presiden yang memimpin
> sebuah Negara, dan apapun keputusan Presiden itu haruslah kita ikuti
> selama
> perintah itu tidak untuk bermaksiat. Dibawah tulisan ini ada fatwa-fatwa
> diseputar Jihad tanpa izin penguasa.
>
> Sekarang kita adapat lihat banyak sukarelawan yang ingin berjihad tanpa
> bekal yang memadai, seperti kemampuan memegang senjata, strategi
> berperang….mungkin yang ada dalam benaknya hanya JIHAD dan masuk Surga.
> Kita
> tidak bisa menyalahkan para sukarelawan yang melakukan demikian, namun
> sayang tidak sesuai dengan syari'at. Kita lihat bagaimana Rasulullah
dan
> para sahabatnya berperang untuk Menegakan kalimat Allah, mereka berlatih
> dan
> memiliki strategi berperang…jadi tidak asal sukarelawan saja tanpa
> berpikir
> bagaimana memenangkan peperangan itu.
>
> Demikian akhir tulisan kecil ini….
>
> *Berikut adalah Fatwa-fatwa…*
>
> *HUKUM BERJIHAD DENGAN LARANGAN DARI PEMIMPIN*
>
> Oleh
> Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
>
> Pertanyaan
> Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Bagaimana hukum berjihad saat
> sekarang dengan larangan dari pemimpin ?
>
> Jawaban
> Tidak ada jihad kecuali dengan izin pemimpin karena itu merupakan
> wewenangnya, jihad tanpa izinnya maka itu merupakan pembangkangan
> kepadanya.
> Jihad haruslah dengan pendapat dan izinnya, jika tidak bagaimana engkau
> berperang tapi engkau bukan dibawah panji dan bukan di bawah kepemimpinan
> pemimpin kaum musilmin?
>
> Pertanyaan.
> Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Apa syarat-syarat jihad, dan
> apakah telah terpenuhi pada saat sekarang ?
>
> Jawaban
> Syarat-syarat jihad adalah ma'ruf ; kaum muslimin harus memiliki
kekuatan
> dan kemampuan untuk berjihad melawan orang kafir. Adapun jika tidak ada
> kemampuan dan kekuatan maka tidak ada jihad. Rasulullah Shallallahu
> 'alaihi
> wa sallam dan para sahabat beliau ketika berada di Makkah sebelum hijrah
> tidak diperintahkan untuk berjihad karena mereka tidak mampu, begitu pula
> wajib berjihad di bawah panji Islam dan dengan perintah pemimpin karena ia
> adalah orang yang memberikan perintah, yang mengatur yang mengurusi dan
> yang
> mengawasi, hal itu merupakan wewenangnya dan bukan wewenang seseorang atau
> jama'ah mana saja yang pergi atau berperang tanpa izin dari pemimpin.
>
> Pertanyaan
> Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Orang yang berjihad tanpa
> izin
> pemimpin kemudian ia terbunuh apakah ia syahid atau tidak ?
>
> Jawaban
> Ia tidak dizinkan dalam hal ini dan perbuatannya (berjihad) bukanlah
> perbuatan syar'I dan menurut pendapat saya ia tidaklah syahid
>
> [Dari Pelajaran Syaikh Shalih Al-Fauzan dari Syarh Bulughul Maram kitab
> Al-Jihad]
>
> [Disalin dari kitab Fatawa Al-Aimmah Fil An-Nawazil Al-Mudlahimmah edisi
> Indonesia Fatwa-Fatwa Seputar Terorisme, Penyusun Muhammad bin Husain bin
> Said Ali Sufran Al-Qathani, Terbitan Pustaka At-Tazkia]
>
> *BOLEHKAH JIHAD KE AFGHANISTAN TANPA SEIZIN PENGUASA*
>
> Pertanyaan
> Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya :  Bolehkah seorang muslim
> berjihad di Afghanistan tanpa seizing penguasa atau pemimpinnya ?
>
> Jawaban.
> Pintu jihad selalu terbuka. Akan tetapi jika jihad tidak teratur dan tanpa
> persetujuan pemerintah Islam maka akan berakibat bencana yang dahsyat
> serta
> akan menyebabkan kondisi yang buruk seperti kondisi di Palestina.
>
> [Disalin dari kitab Majmu'ah Fatawa Al-Madina Al-Munawarrah, Edisi
> Indonesia
> Fatwa-Fatwa Al-Albani, Penerjemah Adni Kurniawan, Penerbit Pustaka
> At-Tauhid]
>
>
> --
> http://adanipermana.co.cc
> http://www.space-it.co.cc
>
> >
>







      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke