http://groups.google.com/group/mediamusliminfo/browse_thread/thread/dca0a3ae21b825a9/49b1a22bfefb100c#49b1a22bfefb100c

2009/1/23 Juhana Dachlan <[email protected]>

> I was wondering...
>
> Kenapa yahudi melakukan gencat senjata sepihak hanya sehari sebelum obama
> dilantik?
> begitu juga sebelumnya sewaktu perang iraq-kuwait berhenti sehari sebelum
> clinton dilantik sebagai presiden US.
> Apakah ini bukan sebuah rekayasa amrik untuk menghabiskan peluru ke para
> shuhada daripada persediaan menumpuk digudangnya???
> sebagaimana kita ketahui kubu demokrat tidak gila perang sebagaimana kubu
> republik, maka sekarang saatnya obama mengumpulkan dana kembali untuk
> mengembalikan perekonomian yang sudah hampir bangkrut karena kegilaan perang
> republik.
> bagaimana tanggapan saudara/i sekalian?
>
>
> --- Pada *Kam, 22/1/09, masjhud <[email protected]>* menulis:
>
> Dari: masjhud <[email protected]>
> Topik: [mediamusliminfo] Re: hamas tangguh tak terkalahkan!!
> Kepada: [email protected]
> Tanggal: Kamis, 22 Januari, 2009, 11:50 AM
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]] On Behalf Of Rief H
> Sent: 21 Januari 2009 8:32
> To: [email protected]
> Subject: [mediamusliminfo] Re: hamas tangguh tak terkalahkan!!
>
>
> +: Selain HAMAS yang memang tangguh, ana pikir target sebenarnya ZIONIS
> ISRAEL
> kemungkinan bukanlah HAMAS, tapi generasi-generasi muda Bangsa Palestina.
> Bisa kita lihat bahwa korban sipil yang jumlahnya tidak sedikit adalah
> anak-anak dan kaum hawa.
>
> -: Jelas, targetnya bukan hamas. Begitu banyak korban, berapa yang hamas?
> Hamas hanyalah alasan untuk membenarkan penyerangan Israel thd. Gaza,
> seperti meledaknya WTC sbg. alasan yg membenarkan penyerangan
>  AS atas
> Afganistan, atau tuduhan bahwa Irak menyimpan senjata pemusnah massal sbg
> alasan AS menyerang Irak.
> Perhatikan polanya. Tangguh?
>
> +: Pernah penguasa Zionis Israel mengatakan bahwa agresi militer mereka
> telah
> berhasil. Walaupun serangan terus dilakukan.
>
> -: Suatu penyerangan tanpa perlawanan. Seperti dinyanyikan Michael Heart:
> .....without a fight. Berhasil?
>
> +: Kalau memang benar target mereka sebenarnya adalah generasi-generasi
> penerus Bangsa Palestina, sungguh tidak cukup Zionis Israil disebut sebagai
> penjahat perang.
>
> -: Memang benar, bukan sekedar penjahat perang. Tapi sejauh mana dunia bisa
> mengadilinya?
>    Wallahu alam bissawab.
>
>
> Riefh
> ----- Original Message -----
> From: <[email protected]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, January 20, 2009 9:12 AM
> Subject: [mediamusliminfo] hamas tangguh tak
>  terkalahkan!!
>
>
>
> Ass Wr Wb...
>
> Alhamdulillah pertempuran di gaza berakhir dengan gencatan senjata
> sepihak, dalam hal ini Israel menghentikan serangannya sepihak..ini
> menunjukkan bahwa HAMAS SANGAT TANGGUH UNTUK DITAKLUKKAN, pengumumnan
> gencatan senjata tersebut mengindikasikan bahwa Israel gagal dalam
> melakukan misinya, mereka hanya berhasil membunuh warga sipil terutama
> anak-anak...berkat pertolongan Alloh dan Do'a umat muslim di dunia Bangsa
> Palestina dan Hamas berhasil membuat Israel terpuruk dimata dunia, dan
> kemugkinan besar bisa diseret ke mahkamah Internasiomal akibat pelanggaran
> HAM BERAT...
>
> buat para syuhada semoga Perjuangannya tak akan pernah sia-sia, dan
> mendapat tempat terindah di sisiNYA...
>
> Wassalam
> hanief arief
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Kenapa kita harus mendukung kemerdekaan Palestina ?
> >
> >
>  >
> > Ngapain sih mendukung Palestina?
> >
> > Kalau ada ribut-ribut di negara-negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina,
> > atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap
> > Negara
> > tersebut.. Misalnya baru-baru ini ketika Palestina diserang. Ngapain sih
> > mendukung Palestina?
> >
> > Pertanyaan tersebut diatas sering kita dengar, terutama karena kita bukan
> > orang Palestina, bukan bangsa Arab, rakyat sendiri sedang susah, dan juga
> > karena entah mendukung atau enggak, sepertinya tidak berpengaruh pada
> > kegiatan kita sehari-hari.
> >
> > Padahal, untuk yang belum mengetahui.. kita sebagai orang Indonesia malah
> > berhutang dukungan untuk Palestina.
> >
> > Sukarno-
> > Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17
> > Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai
> > negara yang
>  berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa
> > lain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh
> > tokoh
> > Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.
> >
> > Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan
> > Mesir, seperti dikutip dari buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di
> Luar
> > Negeri" yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan
> > Indonesia , M. Zein Hassan Lc. Buku ini diberi kata sambutan oleh Moh.
> > Hatta (Proklamator & Wakil Presiden pertama RI), M. Natsir (mantan
> Perdana
> >
> >
> > Menteri RI), Adam Malik (Menteri Luar Negeri RI ketika buku ini
> > diterbitkan)
> > , dan Jenderal (Besar) A.H. Nasution.
> >
> > M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya
> > pada
> > hal. 40, menjelaskan tentang peranserta, opini dan dukungan
>  nyata
> > Palestina
> > terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani
> > untuk memutuskan sikap.
> > Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti
> > besar Palestina-secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:
> >
> > ".., pada 6
> > September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan 'ucapan
> > selamat' mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri
> ke
> > Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan
> > 'pengakuan Jepang' atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang
> disiarkan radio
> > tersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian
> > "Al-Ahram" yang terkenal telitinya juga menyiarkan." Syekh
> Muhammad Amin
> > Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan
> > menyambut kedatangan delegasi "Panitia Pusat Kemerdekaan
> Indonesia" dan
> >
>  memberi dukungan penuh. Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak
> > diketahui
> > generasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini.
> >
> > Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta
> > benar-benar
> > memproklamirkan kemerdekaan RI. Tersebutlah seorang Palestina yang sangat
> >
> >
> > bersimpati terhadap perjuangan Indonesia , Muhammad Ali Taher. Beliau
> > adalah
> > seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya
> > di
> > Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: "Terimalah semua
> > kekayaan
> > saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia .."
> >
> > Setelah seruan itu, maka negara daulat yang berani mengakui kedaulatan RI
> > pertama kali oleh Negara Mesir 1949. Pengakuan resmi Mesir itu (yang
> > disusul
> > oleh negara-negara Tim-Teng lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk
> > secara
>  sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh..
> > Pengakuan
> > itu membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara
> > merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan & pembahasan tentang
> > Indonesia di lembaga internasional.
> >
> > Dukungan Mengalir Setelah Itu
> >
> > Setelah itu, sokongan dunia Arab terhadap kemerdekaan Indonesia menjadi
> > sangat kuat. Para pembesar Mesir, Arab dan Islam membentuk 'Panitia
> > Pembela
> > Indonesia '. Para pemimpin negara dan perwakilannya di lembaga
> > internasional
> > PBB dan Liga Arab sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia dalam
> > pembahasan di dalam sidang lembaga tersebut.
> >
> > Di jalan-jalan terjadi demonstrasi-demonstrasi dukungan kepada Indonesia
> > oleh masyarakat Timur Tengah. Ketika terjadi serangan Inggris atas
> > Surabaya
> > 10 November 1945 yang menewaskan ribuan
>  penduduk Surabaya , demonstrasi
> > anti
> > Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib
> > dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur
> > Tengah untuk para syuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat
> > itu.
> >
> > Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum
> > Pasca
> > Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal
> > "Volendam" milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah
> sampai di
> > Port
> > Said.
> >
> > Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu.
> > Mereka
> > menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah-putih -tanda
> > solidaritas-berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau
> > blokade terhadap motor-motor-boat perusahaan asing yang ingin menyuplai
> > air
> > & makanan untuk kapal
>  "Volendam" milik Belanda yang berupaya
> melewati
> > Terusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan. Kemudian motor boat besar
> > pengangkut logistik untuk "Volendam" bergerak dengan dijaga oleh
> 20 orang
> > polisi bersenjata beserta Mr. Blackfield, Konsul Honorer Belanda asal
> > Inggris, dan Direktur perusahaan pengurus kapal Belanda di pelabuhan.
> > Namun
> > hal itu tidak menyurutkan perlawanan para buruh Mesir.
> >
> > Wartawan 'Al-Balagh' pada 10/8/47 melaporkan:
> >
> >
> > "Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat
> besar itu
> > dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar
> > stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat
> > besar
> > itu kejuruan lain."
> >
> > Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan menakut-nakuti Barat
> > dengan kebangkitan Nasionalisme-Islam di Asia dan Dunia
>  Arab.
> "Kebangkitan
> > Islam di negeri Muslim terbesar di dunia seperti di Indonesia akan
> > menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari
> > Eropa."
> >
> > Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang
> > saat
> > ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa
> > bangsa
> > Arab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita..(Lihat foto
> > bung Hatta, Hj Agus Salim, Mufti Palestina, dan pemimpin Mesir di
> > attachement supaya kita kenal wajah wajah dari tokoh pembela Indonesia
> > ini)
> >
> > Statement Tokoh dalam buku ini:
> >
> > Dr. Moh. Hatta:
> > "Kemenangan diplomasi Indonesia yang dimulai dari Kairo. Karena
> dengan
> > pengakuan Mesir dan negara-negara Arab lainnya terhadap Indonesia sebagai
> > negara yang merdeka dan berdaulat penuh, segala jalan tertutup bagi
> >
>  Belanda
> > untuk surut kembali atau memungkiri janji, sebagai selalu dilakukannya di
> > masa-masa yang lampau."
> >
> > A.H. Nasution:
> > "Karena itu tertjatatlah, bahwa negara-2 Arab jang paling dahulu
> mengakui
> > RI
> > dan paling dahulu mengirim misi diplomatiknja ke Jogja dan jang paling
> > dahulu memberi bantuan biaja bagi diplomat-2 Indonesia di luar negeri.
> > Mesir, Siria, Irak, Saudi-Arabia, Jemen, memelopori pengakuan de jure RI
> > bersama Afghanistan dan IranTurki mendukung RI. Fakta-2 ini merupakan
> > hasil
> > perdjuangan diplomat-2 revolusi kita. Dan simpati terhadap RI jang tetap
> > luas di negara-2 Timur Tengah merupakan modal perdjuangan kita seterusnja,
> > jang harus terus dibina untuk perdjuangan jang ditentukan oleh UUD '45
> :
> > "ikut melaksanakan ketertiban dunia jang berdasarkan kemerdekaan,
> > perdamaian
> > abadi dan keadilan sosial".
> >
>  "Perumpamaan kaum muslimin yang saling kasih mengasihi dan cinta
> mencintai
> > antara satu sama lain ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota berasa
> > sakit maka seluruh tubuh akan turut berasa sakit dan tidak dapat
> tidur."
> > (HR
> > Bukhari)
> >
> >
> >
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>       ------------------------------
>   Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. 
> <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/>
> Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang
>
> >
>


-- 
Risdy
IPA4-96/99
-------------------------------------------------
http://rizts.logiss.net

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke