Hi ...

> hehehe makanya ide agar nggak hilang tulis dalam bahasa ibu..

Kalo cuma point aja sih emang kadang bisa kita langsung dalam bahasa Ibu,
cuma kalo udah ngadepin situasi dimana semua source berbahasa Inggris,
lalu kita juga harus menuangkan analisa dari source tersebut dalam bahasa
Inggris, lha kalo berkhayalnya bahasa Indonesia dulu, bisa ngga ke kejar
deh batas waktu pengumpulan tugas,...he..he..he.
Yah gimana ya.. serba salah..

> saya koq nggak setuju kalau dalan diskusi harus pakai grammer yang benar,
> saya pikir yang penting adalah pertukaran informasi yang sampai. nah lain

Lha saya juga ngga setuju kok Mbah... KArena itu cenderung menjadikan kita
semakin tidak berani ngomong...
TApi bukan berarti tidak kita perhatikan grammarnya...
MIsal, kemarin saya mo cerita sama si Holger (rekan kerja saya nih
nangkring di meja depan !): Eh di hutan sana kalinya deres banget arusnya!
Lha, saya lua beneran 'deres' itu apa ya ??
Saat saya ngomong saya lupakan masalah rasa kata dan konteks : jadi saya
bilang aja .... the river flow -heavilly- ! lah ???? bener atau ngga nya
saya ngga pikirin 'saat itu'. TApi 'hambatan' itu saya inget , lalu sampe
di rumah saya cari lagi...nah gitu lho.. 
Karena untuk level mahasiswa terlalu cuek juga ngga lucu... karena nanti
susah ngilanginnya .. he..he..he :-) (contohnya : saya....)
 
> nah kacau kan bahasanya??? ini tapi dimengerti oleh yang membaca. Jadi
> dalam diskusi yang paling penting "pertukaran informasi" dan gunakan
> bahasa sesederhana mungkin sehingga orang ngerti "plek" .....ini pendapat
> saya lho mbak....ekh bu.....

Tul.... Cuma sayangnya, kalo 'belajar bahasa beneran' misal kursus deh
intensif Formal, pasti kalo diskusi yang diperhatikan grammarnya... jadi
jarang anak yang bakat bahasa nya tidak terlalu berlebihan mau banyak
ngomong.... abis gurunya protes melulu seeehhh :-)
Mungkin ya itu tadi, 'cuek tapi tetap diperhatikan dan di perbaiki
Grammarnya....`

> |Ayo .... perpustakaan di kunjungi... disana banyak buku cukup bagus untuk
> |dibaca... he..h.e. tapi in English tentunya... :-)
> 
> akh bukannya bahasa inggris pasif itu everybody bisa?? 

BISA mungkin ..
TApi MAU ? itu hal lain...
Mahasiswa kalo di kasih bahan atau rujukan bacaan berbahasa Inggris pasti
bawaannya tanya adda  reference lain yang berbahasa Indo ngga ???
Lha ????

Makanya tuh Library di Gunadarma kosong melompong, ada juga mahasiswa pada
ngerjain PR di sana atau ngadem .... he..h.e.h.e


-Anthi- 
catatan : mantan mahasiswa Gd juga lho...

> * Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
> * Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
> * Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
> * Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
> * Administrator: [EMAIL PROTECTED]
> 


* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke