At 09:44 10/03/2000 +0800, **Ade Junaedi Ahmad**, has written a message,
and here is the reply :
>Itu belum sebarapa parah,disini lebih parah mis. banyak aturan dilarang
>merokok, di foor curt yg nggak pake ac pun kalo indoor sering nggak
>boleh. Saya sendiri sering mendengar kalo ada org tanya boleh merokok
>atau nggak cuma sambil pegang rokok (nunjukkin) dan bilang 'Can or
>not?' Atau kalau pas kita pas beli sesuatu di toko dan nggak ada barang
>cuma bilang 'no stock'. Sangat berbeda sekali kalau misalnya beli baju
>di eropa dan nggak ada ukurannya pelayan akan bilang 'I am sorry sir, we
>don't have your size". Jadi tahap pertama yg paling penting adalah sama
>sama mengerti.
Ya, mungkin di Singapore, orang terbiasa ngomong bahasa Ko i (Hokkian/ Ke /
?), kan biasa ngomongnya pendek pendek, karena dalam bahasa China, satu
bunyi menunjukkan satu kata.
Jadi kalau I love You, jadi Wo Ai ni (cepet kan bacanya?), heheheh ;)
-------
AFLHI 058009990407128029/089802---(102598//991024)
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]