Beberapa hari yg lalu memang dibilang stock bahan bakar hanya cukup utk 18
hari..( kompas apa  astaga yaa agak lupa)..tapi dari dulu memang banyak yg
diselundupkan keluar sih. Jadi dgn adanya subsidi yg diuntungin bukan rakyat
sih , karena konsumsi rakyat sagat kecil presentasenya dibanding industri.
Cuma yg jadi masalah sekarang daya beli turun sehingga kalo subsidi
dikurangi/hilang sama sekali akan timbul masalah.

Di singapura harga bensin 1 SGD lebih dikit..( 5000 rupiahan), di malaysia 1
ringgit lebih dikit ( 2000-an ), padahal jarak sangat dekat ke batam,
makanya mengundang 'peluang' buat org2 yg 'cerdik' dan itu sudah lama
terjadi. Beberapa th yg lalu, di kompas di muat penyelundup solar di tahan
karena menjual dari batam ke singapura. Makanya hal ini menjadi simalakama
buat kita. Yg sudah terjadi sih banyak org jual beras dari sumatra ke
Penang, makanya sekarang harga beras di ketiga negara tsb relatif sama.
Mestinya memang ada yg sumbang ide utk mengatasi masalah ini.

Ade


Riko MS wrote:

> At 15:58 25-07-2000 +0700, you wrote:
> >Rekan - rekan,
> >
> >Supir saya bilang bahwa hari ini Premium tidak tersedia (hilang) dari
> >pasaran pulau Jawa dan Bali sehingga supir saya tidak bisa isi bensin.
> >Ada yang tahu kebenaran berita ini ? Atau supir saya hanya mendengar
> >kabar burung ?
>
> Benar itu. Siang ini saya terpaksa isi premix karena premium habis. Udah
> gitu antriannya panjaaang banget.
>
> rms
>



* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives     : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Langganan    : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Berhenti     : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke