At 19:10 12/02/99 -0800, you wrote:

>Heheheh ... ini ada orang melek tapi gak bisa melihat :P 

Mungkin kacamata nya ketutupan gambar hijau. 
lagian kalau mereka perlu hardware kan cuman ngisi DIP, tinggal ACC saja.
kalau kita kan nabung, beli motherboad, kemudian beli casing, kemudien beli
monitor, kemudian dan kemudian yg lain, yg pada akhirnya berbentuk PC 1 unit.

>jangan samakan Linux sama mesin UNIX yg belinya selangit.

Kalau org Tel*** carinya PC terbaru (dan beli baaru)
kalau kita kan cari brg secondhand. Murah-meriah.
Aku juga pake 486 - hd 200 meg -mem 8 meg untuk jalanin Linux RH, mo coba
untuk jalanin protokol ax25 (paaket radio).
Pakai 2 meter vhf icom2n, soundcaard sb16 yg lama (non PNP)
dan semuanya barang second.

>Lha aku masang linux pertama di 486, memory 16 MB harddisk pas2an 250MB,
>dibagian mananya keliatan kaya?

Yang kaya tuk Tel***, 
saya punya temen tel*** di Batam, dia ada proyek yg rencana jalan cuman 4
bulan. PC nya yg beli koperasi Tel***, disewa Tel***, dengan harga sewa
perbulan 1 jt.
Kalau 4 bulan kan udah 4 jt. 
Padahal kalau tel*** beli kan malah lebih menghemat, bisa dipakai 2 tahun
(sesuai umur susut PC)
Dengan begitu,sebenarnya untuk sewa PC tersebut memakai uang kita (pelanggan).

>Kalo mo jujur orang2 yg masang Linux rata-rata pas-pasan, soalnya kalo
>kaya seperti orang2 Telkom, pasti kami pasang XENIX seperti Telkom :)

dan bikin telpon provider sendiri.
Pernah ada kejaidan di surabaya. Ada orang yg punya usaha jualan HT - 2
meter, yg bisa konek ke pesawat telpon (kayak handpon) dengan pulsa murah.
tetapi dari aparat + org Tel*** di bredel dan di kasuskan.
Padahal mereka punya ijin callsign dari ORARI.
Berarti ...... mereka takut dengan inovasi baru yg bisa mengurangi
pendapatan mereka. Hik...
Inovasi mereka , dari pesawat 2 mt, ke repeter mereka yg juga sebagai
exchange untuk koneksi ke pesawat telpon. kalau nggak salah mereka
menggunakan HT digital.

>> Aku baru chat pagi tadi dengan Lucent tentang beberapa soal salah tagih
>> khusus yang di sentral dia. We're working hard on it.

ngapain kerja keras om?
Kemarin aku ada problem LC, aku komplain jam 1 siang, ditelpon tel*** jam 4
sore, katanya nggak ada orang. minta pending job besok paginya.
Tadi pagi dateng jam setengan 10, naik keatas, LC ok lagi.
Kata petugas Tel***, kabel diatas kantor gue di potong orang sepanjang 5
meter dan potongan kaabel nya nggak ada (aneh). padahal sampai ke atap ada
4 lantai (ruko)
mungkin dia nutup2i cable crash mereka.

>Mmmm ... kayaknya cukup tau isi perut Telkom juga nih Mas Kuncoro, mo
>nanya, itu BUG di telepon coin kuning sama sama telepon coin perak/biru
>logo_rata sudah diperbaiki ya? ... banyak yg saya coba sudah gak jalan, 
>'katanya' sudah diganti chipnya? (kalo yg box perak/biru/logo_rata
>kayaknya sih diganti boxnya sekalian - logonya juga sudah menggelembung.

Cbug, kalo pake kartu chips gimana ? mungkin di kota saya belum di upgrade
telp nya.

>Bisa 'share' sedikit bug telkom disini? (sebelum ada yg teriak 'DILARANG'
>saya cuma mo ingatkan bahwa ini milis 'hacker/cracker/phreaker' :P )

Cbug....nggak mungkin org tel*** mau berbagi ilmu tentang Phreaker.
Apalagi mo cerita bug2 yg ada di company mereka.
bisa2 kagak makan mereka.


------------------------------------------------------------------------
" Dengan menggunakan Paket Radio kita Dukung Aksi Mogok Telpon ver. II "


 http://www.hackerlink.or.id  -  question reality  -  be paranoid (?)
======================================================================
 berhenti  dari milis hackerlink : [EMAIL PROTECTED]
 peraturan pada milis hackerlink :         [EMAIL PROTECTED]
 arsip milis ini : http://www.mail-archive.com/[email protected]
    

Kirim email ke