Dear all,

 

Mohon saran dan idea utk hal-2 dibawah ini:

 

  1. Apakah ada yang punya pengalaman untuk penghitungan gross profit (GP) yang akurat untuk produk-produk yang diimport dan dipasarkan di Indonesia?

 

  1. Bagaimana membuat forecast biaya-biaya dalam proses penjualan barang-barang import yang ideal dan dengan sedikit bias?

 

  1. Bagaimana mengatasi factor eksternal yang mempengaruhi biaya2 penjualan, seperti government taxes, Rupiah fluctuation, resale items prices (other complimentary products), dan freight expenses?

 

  1. Bagaimana cara efektif untuk melatih para staf bagian penjualan untuk dapat melakukan forecasting secara individual?

 

  1. Siapakah yang harus bertanggung jawab untuk memonitor collection (pembayaran dari customer) untuk setiap transaksi penjualan yang dilakukan staf tenaga penjualan? Mengapa dan apa alasan-alasannya?

 

  1. Lebih bijaksana yang manakah, menetapkan angka penjualan, atau angka collection (pembayaran dari customer), atau angka keuntunga kotor sebagai target utama staf tenaga penjualan? Apa resiko dan benefitnya?

 

Salam,

-paw-



Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION ***




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke