Menarik juga idea Mas.

 

Saya teringat sejarah Dinners Card, dimana pada mulanya adalah kumpulan beberapa orang yang secara rutin makan malam bersama disebuah rumah makan/ café/ resto, yang kemudian untuk memudahkan maka dibuatlah kartu identitas anggotanya agar tdk selalu membawa uang tunai. Dalam perjalanannya aktivitas mereka menjadi kegiatan yang mendunia. (Cerita ini saya dapat dr sebuah mas media), sdh lama sekali)

 

Artinya dari kebersamaan dan komunitas yang terbatas penuh rasa kekeluargaan ternyata dapat pula dikembangkan suatu kegiatan yang lebih besar. Kata pakar Marketing “Bpk Mario” mulailah dengan SBM, yakni berawal dari Smal, Beautiful lalu Multiplier.

 

Jadi mungkin saja Sego Kuncing bisa Go International. Karena kehidupan adalah Pilihan, Proses dan Prestasi.

 

Prayudha Moelyo

Commercial Agribusiness Unit

Jl. HR. Rasuna Said Kav. X-0 lt. 18

Jakarta

telp. 021.25517000 ext. 7143   fax. 021. 2525579

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Herman HP
Sent: Tuesday, August 02, 2005 2:09 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [mm-ugm] Sego Kucing - bisa dibikin franchise nggak yaa,,

 

Waduh Mas Wardoyo, konsep "warung koboi" sego kucing itu kan (menurut saya) lahir dari keinginan masyarakat jelata utk berkumpul2 sambil "seminar" dan bertukar informasi seputar kehidupan dan fenomena sehari2. Orientasi sang tuan rumah pun cukup sederhana (menurut saya): Dagangan hari ini habis terjual, hari ini anggota keluarga bisa ikut numpang makan, dan besok bisa kulakan dengan kuantitas dan kualitas yg sama.

 

Jika konsep yg sangat luhur tsb akan dieliminir dan dicampuri dengan konsep kapitalisme, kok rasanya saya gak tega. Nelangsa gitu loh Mas Wardoyo. Biarlah obyek jajanan lainnya yg lebih "bergengsi" yg dieksplore dg gaya kapitalisme, biarkan Sego Kucing eksis dengan konsep apa adanya seperti saat ini. Bukankan konsep ini yg membuat kita2 yg pernah tinggal di Jogja merasa kangen ingin kembali lagi ke Jogja? Merasakan kebersahajaan masyarakat dan lingkungan Jogja?

 

Sekedar komentar, mohon maaf bila ada kata-kata saya yang kurang berkenan.

 

Have a nice day,

man's

Wardoyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


<<1Sego Kucing>>
Ada yang menyebutnya warung koboi. Itu karena para koboi selalu mampir di
warung kecil ini untuk sekedar ngopi sinambi ngrumpi, cerita tentang sapi
yang mereka jaga saban hari. Istilah angkringan muncul di Jogja sudah sedari
jaman Mataram masih anget-angetnya, ketika Sutawijaya naik tahta menjadi
Kanjeng Panembahan Senopati. Para pengungsi terutama yang setia kepada
Putera Hadiwijaya ini sering bercengkerama dengan masing-masing kerabat
pojok pasar rakyat tepatnya di sebuah angkringan. Sembari nangkring,
informasi di-updating, disambi makan sego kucing. Hmm, lifestyle yang sound
exciting! Di jaman sekarang, struktur morfologis angkringan tak banyak
berubah. Nggak peduli presiden udah berganti, harga sego kucing ya
segitu-gitu aja. Kalaupun sekarang tak ada camilan ala Mataram, toh orang
masih bisa nangkr ing sambil menikmati dagelan ala Mataram. Dan tak cuma para
koboi yang suka ngangkring. Anak kos, tukang bangunan, tukang becak, mbok
jamu, kaum akademisi, bahkan artis pun hobi ngangkring! Yang ingin bekerja
lembur,tersedia pula kopi nasgithel panas mongah-mongah, dijamin sampe pagi
tetep betah. Itulah angkring, bukanlah sekedar warung bagi yang berkantong
kering, tapi siapa saja boleh nangkring. So, what the heck is angkringan
anyway? Angkringan is the place where we can be eating, drinking,
smoking,and do everything sinambi makan sego kucing...
Adapun jenis makanan favorit daripada sebuah angkringan ialah sego kucing,
sate usus, sate telur puyuh plus wedang jahe. Kalaupun ia diasosiasikan
dekat dengan mahluk yang kastanya lebih rendah dari manusia, janganlah malu
mencicipinya. Selain si meong alias puss in boots, manusia beradab pun boleh
menikmati. Harganya ekonomis, cocok untuk mahasiswa yang tidak bergaya hidup
mewah. Pula buat mas-m as becak yang seharian nggenjot pedhal hingga pegal.
Khusus mas becak, hendaklah membeli lebih dari satu porsi dikarenakan
terkurasnya energi sedari pagi.

 

Suherman

 

Sow a thought and you will reap an act
Sow an act and you will reap a habit
Sow a habit and you will reap a character

Sow a character and you will reap a destiny

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com


Tiap bulan akan dimuat pesan ber-subject "Forum MM-UGM" yang berisikan penjelasan mengenai Forum MM-UGM ini.
*** QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) IS OUR TRADITION ***




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke