setuju ... marilah kita jadikan milis kita ini sebagai ajang untuk saling mengupgrade diri dan membangun jaringan yang kuat sebagai sebuah keluarga besar yang kokoh. setuju tidak......?
On 1/3/06, donny mas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kali ini saya terpaksa harus berbeda pendapat nih dengan Bung Sumardy.. mungkin akan lebih bijak kalau membiarkan ' the issue moves on'.. sepanjang masih ada yg berkomentar atau menambah masukan, berarti isu tbs masih menarik dikalangan anggota milis. let the thing continue to move.. koridornya asal masih dalam jalur diskusi produktif saja, suatu saat nanti, bila isunya sudah tidak menarik lagi, akan berhenti sendiri kok...Kita sebaiknya memberikan ruang utk berdiskusi, memberi masukan, berkomentar, berdebat dalam milis kita ini up to the peak atau kalau boleh saja analogikan sebagai debate until drop!!! atau ibarat iklan rokok.. how far can you debate!!!.. atau apa sajalah istilahnya tanpa harus distop ditengah jalan.. Saya ingat pembelajran dari ibu guru anak saya yg mengatakan bahwa orang tua kita cenderung memotong pembicaraan anak-anaknya saat berdikusi, atau berdebat misalnya seperti mengatakan:.. sudah, sudah.. sok tahu kamu... padahal sejak kecil seharusnya seorang anak itu harus dididik, ditrain utk berdebat dan mempertahankan pendapatnya secara baik, menjelaskan mengapa dia harus berbuat sesuatu (apakah itu perbuatan baik, iseng, nakal dan jahat sekalipun), dan karena kebiasaaan tsb, siswa-siswa kita (mulai dari SD s/d mahasiswa, bahkan sampai saat kerja sekalipun) sering segan, malu, kutrang PD untuk menyampaikan pendapat & argumentasi nya..When the discussion start to an un-uproductive stage.., mungkin saat itu kita bisa saling mengingatkan...Anyway.. selamat tahun baru ya untuk semua, semoga tahun 2006 ini memberikan harapan-harapan dan kesuksesan baru bagi kita semua baik dalam perjalananan karir, bisnis maupun dalam kehidupan pribadi kita masing-masing.salam - risto
Sumardy Ma <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
sudah...sudah.... gini aja kok diperdebatkan sih
hehehe
ndak baca tuh subject email : RATA-RATA
yang namanya rata-rata ya tidak semuanya sama, masak
lupa sih dijaman matrikulasi (diajaarkan ndak ya?
soalnya ndak ikut matrikulasi) kalau rata-rata itu ya
memang coba melihat secara umum, ya pasti ada ada yang
tinggi sekali, ada yang rendah sekali, di rata-rata
jadi deh begitu hehehehe
seperti pendapatan per kapita indonesia kan rata-rata
juga katanya 700 US Dollar, ya kan ndak gitu, masih
banyak yang tinggal di pinggir kali makan aja susah,
tapi kok 700 US Dollar, ya namanya rata-rata,
rata-rata kok diprotes, protes aja ama yang buat rumus
heheheheh ayo bersama-sama kita cari tuh orang yang
namanya rata-rata, sembunyi dimana ya dia? :))
salam marketer
sumarketer
--- maya ayudhiya < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Selamat siang bapak Antonius,
>
> Saya maya, saya angkatan 33 di MM-Yogya dan
> sebelumnya saya kul di Enhaii Bandung (D IV -
> Tourism Management). Saya agak kurang setuju dgn
> pendapat bapak soal kerja di hotel, karena aga sulit
> utk kerja di hotel klo blm punya pengalaman kerja di
> industri tersebut, mereka udah langsung antipati krn
> mereka jarang yg ada mau memberi kesempatan fresh
> graduate utk kerja di hotel krn mnrt mereka kita blm
> punya key account.
> Saya malah lebih di terima di industri lain
> padahal saya benar2 fresh graduate & blm punya key
> account.
> Tapi kalau saat ini bapak bisa bantu untuk
> memberikan info job vacancy di salah satu hotel di
> JKT, terima kasih sekali. Karena sampai saat ini
> saya masih interest juga kalau ada lowongan disana
> ;)
> Saya sudah bekerja satu tahun di salah satu
> konsultan mkt.
>
>
> Regards,
> Maya
>
>
> Antonius Eko Setyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mau ikutan nih .... pengahsilan or gaji bukan
> berdasarkan Ijasah doang ..... saya sarankan untuk
> teman-teman se alumni kalau mau penghasilan yang
> lumayan besar dan kecil persaingannya coba untuk di
> Hospitality Industry seperti Hotel (Hotelier).....
> menurut pengalaman saya untuk di Hotel jarang ada
> lulusan S-2 mangkanya kesempatannya akan semakin
> tinggi dibandingkan dengan Industry Lain
>
> Sebagai Ilustrasi, sebelum saya bergabung dgn
> Hotel saya pernah bekerja di Manufacturing,
> Pelabuhan Indonesia II, dan Trading...dan pada
> akhirnya saya kembali lagi ke Hotel dengan standar
> gaji yang lumayan (>10 jt) ......
>
> Kira 2 enam bulan lalu pernah saya tawarkan posisi
> saya sebagai Financial Controller di Hotel Patra
> Semarang (Bintang 5) dgn standar gaji 8 - 10 juta
> perbulan tetapi saya sangat menyayangkan alumni kita
> tidak ada yang pernah bekerja di Hotel, ya balik
> lagi saya jadi susah merekomendasikannya........
>
> Sebagai informasi lagi di Hotel Turn Over
> Employee sangat tinggi, karena sifatnya bajak
> membajak karyawan, dan saat itulah kita memasang
> harga yang tinggi.....
>
> Ini hanya masukan dan input/sahring saja (bukan
> mau show off ) dan saya sangat senang apabila dari
> rekan2 yang bisa bergabung dgn komunitas HOTELIER
> .......
>
> Antonius Eko ("ABLEH" Batch 18)
>
> amzami < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
> setuju, dosen ato mahasiswa, penjual, pembeli,
> pelamar kerja, fresh graduate or berpengalaman, kalo
> dia berpendapat ya silahkan saja...kita hormati tapi
> kalo itu hasil penelitian ya boleh2 saja
> dipertanyakan...tetapi kalo cuman pendapat menurut
> saya no problemoo...setuju dengan mas vian...
>
> vian adzhar < [EMAIL PROTECTED]> wrote: saya
> setuju dengan bapak-bapak. tapi saya rasa saya tidak
> perlu menyebutkan nama beliau khan... tapi yang
> jelas beliau adalah salah satu dosen senior kita dan
> saat ini ngajar saya untuk matkul Managerial
> Economics.
>
> On 12/30/05, Yanuar Alam < [EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Saya setuju dengan Mas Alex....... perlu
> dipertanyakan si pengajar ini dapat data dari mana
> dengan metode apa? Pasti beliau nggak ngajar
> Business Research Method.
>
> Sebetulnya masalah fresh graduate MMUGM ini
> dibayar berapa akan sangat tergantung dari
> pengalaman kerja dan kompetensi yang dia miliki. Dan
> at last but not least..... hasil negosiasi awal
> dengan perusahaan. Saya punya pengalaman merekrut
> alumni MMUGM (adik kelas) dengan jabatan Supervisor
> tapi saya berani kasih dia 5jt-an. Tentu saja angka
> ini dengan berbagai pertimbangan seperti experience,
> kompetensi dan yang tidak kalah penting adalah visi
> hidupnya. Dan saya tidak salah, karena dia mampu
> membuktikan bahwa he is worth to the amount. Bahkan
> dalam periode tidak sampai 2 tahun dia sudah dapat
> increase jauh di atas itu. Saya bayar otaknya.....
> bukan bayar ijasahnya...........
>
> Tetapi di lain pihak, banyak teman angkatan saya
> (20) yang sampai sekarang gajinya juga belum nyampe
> 4jt. Ini bukan berarti dia kurang pengalaman atau
> kompetensi-nya rendah. Bahkan mungkin mereka itu
> jauh lebih pintar dari saya. Tetapi mungkin
> kesempatan saja yang belum datang. Atau kesempatan
> datang tapi mereka nggak berani ambil resiko. Couple
> of things lah. Dan yang harus diingat, teori
> investasi juga berlaku di dunia kerja: HIGH RISK
> HIGH RETURN.
>
> Jadi..... do not ever take everything for
> granted...... life is so so so complicated..... dan
> jangan pernah pakai ukuran orang lain.... ukurlah
> diri sendiri..... nilai diri sendiri.... dan
> pasanglah harga anda sesuai dengan keyakinan
> anda......
>
> Salam,
> Yanuar NA
>
> Alex Ginting < [EMAIL PROTECTED] >
> wrote:
>
> All,
>
> Ha3x... Emang dia (staff pengajar... Klo boleh tau
> siapa?) udah survey
> kemana aja ? Klo tnya cuman ke 2 orang aja sama aja
> bohong. Apa dia nggk
> pernah belajar business research method... How to
> obtain good sampling ?
>
> Apa mungkin lulusan MM-UGM yang belum pernah punya
> pengalaman kerja di
> gaji Rp. 5 jt ha3x... Jangan mimpi lah..
> Just info utk kerja di surabaya, gaji Rp. 5 juta itu
> sudah bisa masuk
> kategori Junior Manager (minimam asistant manager)
> tgantung skala
> perusahaannya juga.
>
> Guys, jujur aja emang ada diantara kita yang S1
> fresh graduate trus
> langsung lanjut ke MM-UGM trus langsung kerja dengan
> kondisi fresh
> fraduate juga langsung digaji diatas 3 juta... Bull
> shit... (dan lebih
> dari 75% mahasiswa yang belajar di MM-UGM adalah S1
> fresh graduate)
> Lulusan S2 lokal dengan 0 pengalaman kerja
> diperlakukan tidak jauh beda
> dengan S1 fresh graduate.
>
> Thanks...
> Alex Ginting (Batch 23)
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:
> [email protected]] On Behalf
> Of vian adzhar
> Sent: Friday, December 30, 2005 9:05 AM
> To: [email protected]
> Subject: [mm-ugm] rata-rata salary freshgraduate
> mm-ugm
>
> Bapak-bapak,
>
> beberapa waktu yang lalu salah seorang pengajar di
> MM UGM mengatakan
> bahwa rata-rata sallary lulusan fresh graduate dari
> MM-UGM adalah
> sekitar Rp 5 jt/bln.
>
> Benarkah demikian?
>
> Terima kasih,
>
> Vian
> MM Exec 9B
>
>
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
>
>
> Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/
> hari ini?
> *** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant
> QUALITY) *** Yahoo! Groups
> Links
>
>
>
>
>
>
>
>
=== message truncated ===
"Control Your Destiny or Some One Else Will"
__________________________________
Yahoo! for Good - Make a difference this year.
http://brand.yahoo.com/cybergivingweek2005/SPONSORED LINKS
Undergraduate business schools Business school essay Business school and education Top business schools Best business schools Business school minnesota
Yahoo! Photos
Ring in the New Year with Photo Calendars. Add photos, events, holidays, whatever.
Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) ***
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "mm-ugm" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) ***
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "mm-ugm" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
