All,

RATA RATA : pada umumnya dianggap mampu merepresentasikan suatu
komunitas ato populasi yang ada, jika tidak dapat maka kita tidak bisa
menganggapnya RATA RATA. Anda orang marketer seharusnya lebih memahami
pa yang dimaksud RATA RATA, memang benar ada yang lebih tinggi dan yang
lebih rendah tetapi setidakya RATA RATA mampu mewakili lebih dari 50%
dari komunitas yang ada. Maka itu yang saya tidak setuju disini adalah
kita mengatakan RATA RATA padahal hal itu tidak mencerminkan RATA RATA
sebenarnya sehingga membuat orang salah mengerti akan suatu data. Hal
ini mengingat sewaktu kuliah Metode Penelitian Bisnis oleh Pak
Suwardojono, dimana kita harus dan sebaiknya berpikir kritis terhadap
sesuatu hal dan siapa pun jangan sekali2x sesuatu hal dan siapa pun
melecehkan alur rasional.

Untuk menambahkan, klo pendapatan per kapita merupakan perhitungan
perndapatan per penduduk per tahunnya yang seingat saya pendapatan per
kapita Indonesia sekitar USD 900 jadi klo kita bagi per bulan adalah
lebih kurang USD 75/bulan (dimana angka ini sudah sangat minim sekali,
klo anda baca di kompas 2 hari yang lalu yang mengenai pendapatan tukang
sapu jalan yang memperoleh Rp. 15,000 - Rp. 20,000 seharinya. 

Lalu dengan pendapat yang diutarakan rekan Donnel, saya kurang setuju
klo rejeki itu adalah suatu takdir. Guys, kita hidup utk menentukan
takdir kita, bukan takdir yang menentukan kita; Takdir diciptakan untuk
Manusia bukan Manusia diciptakan untuk memenuhi Takdir. Saya hanya
berprinsip : 'Lakukan yang terbaik yang kita bisa selanjutnya terserah
Yang Di Atas"

Salam Optimisme bukan pasrah diri tanpa daya,
Alex Ginting



-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Sumardy Ma
Sent: Tuesday, January 03, 2006 9:16 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [mm-ugm] rata-rata salary freshgraduate mm-ugm


sudah...sudah.... gini aja kok diperdebatkan  sih hehehe

ndak baca tuh subject email : RATA-RATA

yang namanya rata-rata ya tidak semuanya sama, masak lupa sih dijaman
matrikulasi (diajaarkan ndak ya?
soalnya ndak ikut matrikulasi) kalau rata-rata itu ya memang coba
melihat secara umum, ya pasti ada ada yang tinggi sekali, ada yang
rendah sekali, di rata-rata jadi deh begitu hehehehe

seperti pendapatan per kapita indonesia kan rata-rata juga katanya 700
US Dollar, ya kan ndak gitu, masih banyak yang tinggal di pinggir kali
makan aja susah, tapi kok 700 US Dollar, ya namanya rata-rata, rata-rata
kok diprotes, protes aja ama yang buat rumus heheheheh ayo bersama-sama
kita cari tuh orang yang namanya rata-rata, sembunyi dimana ya dia? :))

salam marketer

sumarketer

--- maya ayudhiya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Selamat siang bapak Antonius,
>    
>   Saya maya, saya angkatan 33 di MM-Yogya dan sebelumnya saya kul di 
> Enhaii Bandung (D IV - Tourism Management). Saya agak kurang setuju 
> dgn pendapat bapak soal kerja di hotel, karena aga sulit utk kerja di 
> hotel klo blm punya pengalaman kerja di industri tersebut, mereka udah

> langsung antipati krn mereka jarang yg ada mau memberi kesempatan 
> fresh graduate utk kerja di hotel krn mnrt mereka kita blm punya key 
> account.
>   Saya malah lebih di terima di industri lain padahal saya benar2 
> fresh graduate & blm punya key account.
>   Tapi kalau saat ini bapak bisa bantu untuk memberikan info job 
> vacancy di salah satu hotel di JKT, terima kasih sekali. Karena sampai

> saat ini saya masih interest juga kalau ada lowongan disana
> ;)
>   Saya sudah bekerja satu tahun di salah satu konsultan mkt.
>    
>    
>   Regards,
>   Maya
>    
>   
> Antonius Eko Setyanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>     Mau ikutan nih .... pengahsilan or gaji bukan berdasarkan Ijasah 
> doang ..... saya sarankan untuk teman-teman se alumni kalau mau 
> penghasilan yang lumayan besar dan kecil persaingannya coba untuk di 
> Hospitality Industry seperti Hotel (Hotelier).....
> menurut pengalaman saya untuk di Hotel jarang ada lulusan S-2 
> mangkanya kesempatannya akan semakin tinggi dibandingkan dengan 
> Industry Lain
>    
>   Sebagai Ilustrasi, sebelum saya bergabung dgn Hotel saya pernah 
> bekerja di Manufacturing, Pelabuhan Indonesia II, dan Trading...dan 
> pada akhirnya saya kembali lagi ke Hotel dengan standar gaji yang 
> lumayan (>10 jt) ......
>    
>   Kira 2 enam bulan lalu pernah saya tawarkan posisi saya sebagai 
> Financial Controller di Hotel Patra Semarang (Bintang 5) dgn standar 
> gaji 8 - 10 juta perbulan tetapi saya sangat menyayangkan alumni kita 
> tidak ada yang pernah bekerja di Hotel, ya balik lagi saya jadi susah 
> merekomendasikannya........
>    
>    Sebagai informasi lagi di Hotel Turn Over Employee sangat tinggi, 
> karena sifatnya bajak membajak karyawan, dan saat itulah kita memasang

> harga yang tinggi.....
>    
>   Ini hanya masukan dan input/sahring saja (bukan mau show off ) dan 
> saya sangat senang apabila dari
> rekan2 yang bisa bergabung dgn komunitas HOTELIER .......
>    
>   Antonius Eko ("ABLEH" Batch 18)
>   
> amzami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>     setuju, dosen ato mahasiswa, penjual, pembeli, pelamar kerja, 
> fresh graduate or berpengalaman, kalo dia berpendapat ya silahkan 
> saja...kita hormati tapi kalo itu hasil penelitian ya boleh2 saja 
> dipertanyakan...tetapi kalo cuman pendapat menurut saya no 
> problemoo...setuju dengan mas vian...
> 
> vian adzhar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:   saya
> setuju dengan bapak-bapak. tapi saya rasa saya tidak perlu menyebutkan

> nama beliau khan... tapi yang jelas beliau adalah salah satu dosen 
> senior kita dan saat ini ngajar saya untuk matkul Managerial 
> Economics.
> 
>   On 12/30/05, Yanuar Alam <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>     Saya setuju dengan Mas Alex....... perlu dipertanyakan si pengajar

> ini dapat data dari mana dengan metode apa? Pasti beliau nggak ngajar 
> Business Research Method.
>    
>   Sebetulnya masalah fresh graduate MMUGM ini dibayar berapa akan 
> sangat tergantung dari pengalaman kerja dan kompetensi yang dia 
> miliki. Dan at last but not least..... hasil negosiasi awal dengan 
> perusahaan. Saya punya pengalaman merekrut alumni MMUGM (adik kelas) 
> dengan jabatan Supervisor tapi saya berani kasih dia 5jt-an. Tentu 
> saja angka ini dengan berbagai pertimbangan seperti experience, 
> kompetensi dan yang tidak kalah penting adalah visi hidupnya. Dan saya

> tidak salah, karena dia mampu membuktikan bahwa he is worth to the 
> amount. Bahkan dalam periode tidak sampai 2 tahun dia sudah dapat 
> increase jauh di atas itu. Saya bayar otaknya.....
> bukan bayar ijasahnya........... 
>    
>   Tetapi di lain pihak, banyak teman angkatan saya
> (20) yang sampai sekarang gajinya juga belum nyampe 4jt. Ini bukan 
> berarti dia kurang pengalaman atau kompetensi-nya rendah. Bahkan 
> mungkin mereka itu jauh lebih pintar dari saya. Tetapi mungkin 
> kesempatan saja yang belum datang. Atau kesempatan datang tapi mereka 
> nggak berani ambil resiko. Couple of things lah. Dan yang harus 
> diingat, teori investasi juga berlaku di dunia kerja: HIGH RISK HIGH 
> RETURN.
>    
>   Jadi..... do not ever take everything for granted...... life is so 
> so so complicated..... dan jangan pernah pakai ukuran orang lain.... 
> ukurlah diri sendiri..... nilai diri sendiri.... dan pasanglah harga 
> anda sesuai dengan keyakinan anda......
>    
>   Salam,
>   Yanuar NA   
> 
> Alex Ginting <[EMAIL PROTECTED] >
> wrote:
> 
>       All,
> 
> Ha3x... Emang dia (staff pengajar... Klo boleh tau
> siapa?) udah survey
> kemana aja ? Klo tnya cuman ke 2 orang aja sama aja bohong. Apa dia 
> nggk pernah belajar business research method... How to obtain good 
> sampling ?
> 
> Apa mungkin lulusan MM-UGM yang belum pernah punya pengalaman kerja di

> gaji Rp. 5 jt ha3x... Jangan mimpi lah..
> Just info utk kerja di surabaya, gaji Rp. 5 juta itu sudah bisa masuk 
> kategori Junior Manager (minimam asistant manager) tgantung skala 
> perusahaannya juga.
> 
> Guys, jujur aja emang ada diantara kita yang S1 fresh graduate trus 
> langsung lanjut ke MM-UGM trus langsung kerja dengan kondisi fresh 
> fraduate juga langsung digaji diatas 3 juta... Bull shit... (dan lebih

> dari 75% mahasiswa yang belajar di MM-UGM adalah S1 fresh graduate) 
> Lulusan S2 lokal dengan 0 pengalaman kerja diperlakukan tidak jauh 
> beda dengan S1 fresh graduate.
> 
> Thanks...
> Alex Ginting (Batch 23)
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:
> [EMAIL PROTECTED] On Behalf
> Of vian adzhar
> Sent: Friday, December 30, 2005 9:05 AM
> To: [email protected]
> Subject: [mm-ugm] rata-rata salary freshgraduate mm-ugm
> 
> Bapak-bapak,
> 
> beberapa waktu yang lalu salah seorang pengajar di MM UGM mengatakan 
> bahwa rata-rata sallary lulusan fresh graduate dari MM-UGM adalah 
> sekitar Rp 5 jt/bln.
> 
> Benarkah demikian?
> 
> Terima kasih,
> 
> Vian
> MM Exec 9B
> 
> 
> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
> 
> 
> Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
> *** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant
> QUALITY) *** Yahoo! Groups
> Links
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
=== message truncated ===


"Control Your Destiny or Some One Else Will"


        
                
__________________________________ 
Yahoo! for Good - Make a difference this year. 
http://brand.yahoo.com/cybergivingweek2005/


Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) *** 
Yahoo! Groups Links



 






Sudahkah Anda mengunjungi http://www.kagama-mm.com/ hari ini?
*** THE TRADITION OF QUANTITY (Oops. We meant QUALITY) *** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/mm-ugm/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke