menarik Mas, cuman kasus seperti ini sudah sering muncul di berbagai forum keamanan informasi, baik lokal maupun internasional, dan jawabannya selalu, bank tidak bisa dipersalahkan, karena transaksi normal dan dilakukan dari nasabah, kecuali terjadi seperti kasus mak oneng dee kemaren. Isue sebenarnya adalah mengenai awareness keamanan informasi, baik itu di internal bank maupun nasabahnya.
Di atas hanyalah pendapat saya, monggo klo ada yg mau menambahkan, koreksi. salam wahyu Dikirim lansung dari SGT powered by Froyo. Copyrighted, hak cipta pada penulis, apabila ada kesamaan nama, kesalahan penulisan gelar, mohon dimaafkan :-)
_______________________________________________ To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] Get Free 5 GB mailbox Check this http://www.mugi.or.id Powered by bisnismedia.com
