Mari bantu dgn harta dan doa, melalui jalur komunitas muslim mana pun, dan dgn momentum Bulan Ramadhan, agar teringankan beban saudara kita di Pakistan. Yaa Allooh, ringankanlah beban saudara kami di Pakistan.Ampuni Dosanya, Berilah Ketabahan dalam menghadapi Musibah tsb.Dan berikan ganti yg lebih baik dari apa yg telah hilang.Dan tetapkanlah mereka dlm Iman dan Islam, serta berbaik sangka kepada-Mu. Yaa Arhamar-Roohimiin, Irhamhum.Aamiin. Wassalam,
Nugon http://www.detiknews.com/read/2010/08/21/154916/1424887/10/muhammadiyah-serukan-umat-muslim-bantu-korban-banjir-di-pakistan?n991103605 Sabtu, 21/08/2010 15:49 WIB Muhammadiyah Serukan Umat Muslim Bantu Korban Banjir di Pakistan Muhammad Taufiqqurahman - detikNews Muhammadiyah meminta warga muslim Indonesia menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu korban banjir di Pakistan. Hal ini sebagai bentuk solidaritas antar kaum muslim di dunia. "Saya imbau umat muslim untuk menunjukkan solidaritasnya," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, di Kantor PP Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (21/8/2010). Din menjelaskan, bantuan tersebut dapat disalurkan melalui berbagai cara. Salah satunya lewat kotak amal salat Jumat di seluruh mesjid dan musala. Termasuk sumbangan kotak amal minimal 1 Malam Ramadan. Din menambahkan, kaum muslim juga bisa menyalurkan bantuan korban banjir Pakistan melalui rekening BCA, Syariah Mandiri, dan BRI dalam bentuk Zakat. "Untuk BCA, nomor rekeningnya 878.004.0077, Syariah Mandiri 009.0066.666, dan BRI 230.01.001403.30.9," sebutnya. Di tempat yang sama, Duta Besar Pakistan Sanaullah mengatakan banjir telah menimbulkan penderitaan bagi rakyat Pakistan. Para korban banjir saat ini sangat membutuhkan bahan makanan, minuman, dan penginapan. "Semuanya hilang setelah banjir. Hasil panen setahun sudah tidak ada lagi karena terendam air. Di antara para korban, setidaknya ada 1000 wanita hamil yang butuh bantuan tersebut," ungkap Sanaullah. Bencana banjir Pakistan telah berlangsung sejak sepekan lalu. Sebanyak 1.497 orang dinyatakan meninggal dunia dan 2.054 orang lainnya mengalami cedera. Banjir juga menyebabkan 980.484 rumah warga rusak. Pemerintah setempat telah menetapkan banjir kali ini sebagai bencana nasional. (djo/djo)
