Ass.wr.wb

Hanya memberi dukungan dari pada komentar udah Syahril....Manaruik kaco mata ambo 
(upss sorry ambo alun bakaco mato) manuruik pandapek ambo Uda Syahril tepat dalam 
mengambil kesimpulan......(ini hanya kesimpulan urang muda :-) ntah pulo kasimpulan 
urang yg tua disiko "Pengalaman"

wassalam

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of [EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, July 08, 2004 2:35 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: [EMAIL PROTECTED] Salah Siapo?

Assalamualaikum Wr. Wb.,

Ambo pengin juo sata(o) saketek untuak maubek hati yang sadiah karano mancaliak mak AR 
yang kalah, tapi yang salah manuruik ambo bukan siapo2, bukan juo iklanyo yg kalah 
simple atau merakyat dibanding sby, atau juo bukan karano yang lain2, tapi kalau indak 
salah didalam mato palajaran ilmu politik dulu, seorang pemimpin yang dipilih oleh 
rakyat adalah mencerminkan / sebagian besar kondisi/pemikiran/intelektual rakyat itu 
sendiri.

Jadi kalau kondisi/pemikiran/intelektual rakyat suatu negara sudah maju menuruik ambo 
mereka akan memilih AR, kalau alun maju mungkin akan masih memilih pemimpin nya 
berdasarkan keturunan, berdasarkan kharismatik seseorang dll.
Antah mulai dari ma ko, memajukan rakyat dulu, baru akan mandapatkan pemimpin yang 
maju atau memilih pemimpin yang alah maju dulu baru menghasilkan negara maju, please 
let me/us know bagi mamak2 yang labiah mendalami.

Jadi baliak, kalau indak ado yang salah, sorry mungkin ambo yang salah, karano mato 
pelajaran ko alah lamo bana awak dapek i, siapo tahu teori nyo yang salah ambo kopi, 
he he.

Wassalam, syahril

 

> -----Original Message-----
> From: harman [SMTP:[EMAIL PROTECTED]
> 
> Bagi saya kecilnya suara Amien-Siswono ini bukan salah siapa-2 tapi
> mmg masyarakat kita sendiri yang terlalu suka dengan (maaf) "kebodo
> han" dlm memilih. Kita bisa melihat dari perjalanan sejarah bangsa ini
> yang justru orang2 spt Hatta tidak nampak bagus dimata mereka dan
> penampilan2 heroik, wibawa, tampan yg justru menjadi ukuran dalam
> memilih. Kepada teman saya, saya katakan sampai kapanpun jika masyara
> kat di p. jawa ini yang menjadi suara terbesar masih senang dengan
> hal2 yang berbau feodalisme dan primodialisme serta tidak suka dengan
> budaya keterbukaan dan kelugasan spt jawanis Amien Rais maka sulit 
> rasanya akan tampil pemimpin sekaliber Hatta, Natsir atau Amien Rais 
> yang mengandalkan idealis dalam berjuang. Dlm hal ini ustadz HNW
> pun sulit rasanya menang dlm bursa pilpres 2009, apalagi pesaingnya
> memiliki karakter tidak jauh dari SBY yg mengandalkan penampilan,
> keteraniayaan dan mengemas kata2 yang enak untuk didengar juga pandai
> bernyanyi di panggung bak seorang artis AFI yang melankolis.
> 
> 

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting 
___________________________________________________

---
Outgoing mail is certified Virus Free.
Checked by AVG anti-virus system (http://www.grisoft.com).
Version: 6.0.663 / Virus Database: 426 - Release Date: 4/20/2004
 

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
___________________________________________________

Kirim email ke