Ronald P Putra wrote:
> 
> Saya nggak tahu nih akan dipanggil dgn apa, apakah saya akan memanggil mamanda
> atau sanak....

mB :
Ronal kaan alah batamu jo Adrisman di Tennis 4 April '04.
Nan tagak disubalah kida Ronal, kaan Adrisman ( skitar 45thn)
Apo paralu dikirim baliak kodak basamo  nan lah balebel  didado ???
 

> Tidak ada gunanya mencari kambing  hitam atas kekalahan AR ini, semua kita telah 
> berijtihad
> memilih apa yg terbaik menurut perhitungan kita, dan jika hasilnya mengecewakan maka 
> bersabar
> dan berbesar hati adalah jalan terbaik.
 

mB:
Itu juo jawaban ambo.
Nan paralu awak lah barusaho managakkan kabanaran. 
Kok urang lain indak namuah, yoo tasarah.
Karano lah tabukti bangso kami suko dan akan baputa-puta disitu 
ka disitu sae.  
      Indak  nio parubahan.   
      Masih feodalism.
      Mabuak dek bayang-bayang.

Add Adrisman
      Baitulah bangso kami.
      Masih di CINO ???


mak Ban

> ~~~
> 
> Kemaren, saya ngobrol dgn seorang teman pendukung berat AR. Dan dengan wajah
> pasrah dia berucap :
> 
> "yah..mau diapain, sekarang gua hanya berharap agar Wiranto bisa masuk ke putaran 
> kedua..."
> 
> saya menjawab : 'nah... lo, kok dulu menentang banget atas wacana utk mengusung 
> Wiranto
> utk menghambat laju Mega/SBY  ?, kok dulu wacana itu dianggap pragmatis, berjangka
> pendek, dlsbnya ?"
> 
> Teman saya itu hanya terdiam, dan saya juga terdiam sambil bergumam dalam hati :
> " ternyata langkah Anis Matta  utk mendukung Wiranto demi menghambat laju Mega/SBY
> terbukti sudah "
> 
> Jujur, disaat seperti ini, kita justru berharap Wiranto masuk keputaran kedua.
> 
> ~~~
> 
> Lalu kemana suara PKS setelah ini ?
> saya menganggap asumsi mamanda/sanak ini merupakan asumsi yg pertama muncul 
> disamping berbagai
> asumsi yg akan muncul nantinya, sampai PKS mengeluarkan rekomendasi keduanya nanti.
> (persis sama seperti sebelum 5 Juli kemaren, akan banyak berseliweran 
> prakiraan-prakiraan
> baik yang jitu, maupun yang mencoba menerka-nerka saja...)
> so, kita tunggu saja. Lagian perhitungan belum selesai, Bisa jadi Wiranto naik ke 
> posisi ke dua,
> atau malah AR yg mendampingi SBY di 20 september nanti, wallahu 'alam.
> 
> tetap semangat, dunia tdk akan runtuh dgn kalahnya AR, justru disaat spt ini 
> ukhuwahlah yg
> hrs dipererat, bukan dengan cara saling menyalahkan.
> mohon ma'af kalau ada kata-kata yg tdk berkenan
> 
> wassalaam
> Ronald (32 th)
> 
> 
>                       [EMAIL PROTECTED]
>                       Sent by:                         To:       [EMAIL PROTECTED]
>                       [EMAIL PROTECTED]        cc:
>                       ntaunet.org                      Subject:  [EMAIL PROTECTED] 
> Duh...engkang... (kesedihanku untuk Amien dan umat
>                                                         Islam)
> 
>                       07/08/2004 07:02 AM
>                       Please respond to palanta
> 
> 
> 
> Saya termasuk yang kecewa melihat kegagalan Amien dan kelihatannya juga
> tinggal history..., nggak tahu yah apa iya negara kita ini memang nggak mau
> dipimpin oleh pemimpin yang baik, yang bersih, yang taat sama agamanya.
> 
> Saya juga kecewa PKS baru memberikan rekomendasinya mendukung Amien pada
> saat2 terakhir, dalam waktu cuma beberapa hari saja..., mana sempat..:)
> mensosialisasikan sama yang dibawah, akibatnya suara PKS terpecah kemana
> mana, tak tertutup kemungkinan lari juga ke SBY.
> Sayang sekali yah padahal kalau (namanya juga berandai andai) saja PKS dari
> awal menentukan pilihannya...,tentu sekarang Amien masih bisa bersaing untuk
> putaran selanjutnya mengingat potensi suara PKS itu sangat besar.
> Dan lebih kecewa lagi saya pernah denger sebelumnya bahwa ada ustadz pks
> (Ustadz Rahmat Abdullah mungkin) yang melarang aktivis PKS ikut menjadi tim
> sukses capres manapun..., heran...katanya mendukung AR tapi diembel embeli
> nggak boleh membantu...., yah mendingan nggak usah mendukung aja deh....,
> apalagi mendukungnya disaat saat akhir...sama juga nggak ridho tuh...
> 
> Memilih pemimpin yang baik, yang bisa memikul amanah, yang bisa menjalankan
> aspirasi umat Islam itu adalah tugas umat Islam, dari golongan manapun
> mereka berasal..., dari NU..kek... Muhammadiyah..kek, dari apa saja nama
> organisasi yang mereka sandang..., semua mengaku Islam, dan semua yang pasti
> berpegang pada kitab dan rasul yang sama.
> Heran...umat kristen yang cuma beberapa juta saja gampang banget
> kompaknya..., mereka cuma punya satu partai (PDS) nah suara mereka bisa
> bersatu di partai ini...:(
> Kasihan sekali dikau Amien...:)
> 
> Nah sekarang apa yang akan diperbuat PKS kalau nanti SBY yang menjadi
> presiden...?, mau mendukung juga...?, wah plin plan dong namanya, kan semua
> (sebagian besar) mengiyakan bahwa pendukung SBY itu banyak orang
> kristennya...
> Mau partai oposisi....., hehe telat atuh kang...kan udah bilang di media mau
> dukung Amien Rais...
> 
> Kasihan deh dikau PKS....:)
> 
> Yah sebagai pendukung Amien Rais dan simpatisan PKS saya cuma menyarankan
> ambil lah hikmah dan pelajaran dari peristiwa ini..., PKS emang masih muda
> masih banyak yang mesti dipelajari dalam kancah politik ini.
> Kalau nanti presidennya SBY atau MSP, yah PKS konsentrasi dan konsolidasi
> sajalah agar bisa menggoalkan HNW jadi ketua DPR dan AR tetap jadi ketua
> MPR..., dengan begini dari sisi Legislatif masih dipegang oleh umat
> muslim..., mudah2an kepentingan umat Islam masih tetap diperhatikan atau
> dibuat lebih baik.
> 
> Kita umat Islam mesti belajar bersatu macam umat kristen itu..., mereka juga
> banyak kok cabangnya..., tapi nggak pernah tuh denger mereka ribut2 atau
> menjelek jelekan kaum lainnya.
> Dulu waktu lahirnya madzab2 juga tidak menjadikan umat Islam jadi berpecah
> pecah atau saling menjelek jelekan umat lainnya.., yah berbeda saja ,
> seperti halnya kita bisa menerima perbedaan kebiasaan ditiap tiap daerah
> yang kita lalui.,
> namun di Indonesia sejak adanya NU dan Muhammadiyah...., kedua golongan
> besar ini menjadi seperti tom and jerry..., nggak bisa akur dalam arti akur
> seakur akurnya. Orang NU kalau udah memandang GD itu kayaknya seperti
> melihat Richard Gere...deh..., terkagum kagum nggak karuan.
> 
> Solid and unified are 2 different things, to be solid you only need to be in
> the same thought process, to be unified you need to move beyond many
> differences.
> Keimanan adalah urusan seseorang dengan Rabbnya..., bukan urusan kita...
> Tak perlu perbedaan cara kita berpakaian menjadikan kita terpecah pecah....,
> mau pakai jilbab kek mau nggak kek..., mau jilbabnya panjang mau yang gaul
> kek, mau jenggotan mau kepalanya digundulin...terserah..., biarlah mereka
> berurusan dengan Allah...
> Sungguh tak ada yang tahu dibarisan mana kita di padang machsyar nanti....
> 
> Tapi sekarang ini...didunia ini...marilah kita bersatu paling tidak untuk
> negara kita tercinta ini..., negara kita ini sudah kebangetan
> bangkrutnya..., kalau saja ini perusahaan lebih baik kita bubarkan saja dari
> dulu dulu dan buat perusahaan baru dengan management baru.
> Well unfortunately is not that simple..., ini sebuah negara..., dan banyak
> umat yang tergantung kepada negara ini....
> Revolusi sudah terbukti melahirkan banyak tangis dan penderitaan..., yang
> bisa kita lakukan adalah mari kita mengadakan revolusi mental...
> Kalau kita tahu makan babi itu haram...., maka apa bedanya kalau kita makan
> dari hasil korupsi..., bayangkanlah yang kita makan itu babi..
> Kalua kita tahu mencuri itu adalah dosa..., maka jangan mencuri...., kalau
> tahu melanggar itu dihukum...., janganlah melanggar.....
> Perbanyaklah tobat....., dan mawas diri...kita emang bangsa yang sulit
> diajari dan mau belajar dari kesalahan.
> 
> Wassalam
> adr
> 
> NB: Kita umat Islam ini bersaudara...disatukan dalam saudara seiman...,
> marilah belajar memaafkan yang kita cintai...let's learn to love our people
> unconditionally.
> Singkirkanlah semua perbedaan itu..., tak ada NU , tak ada Muhammadiyah....,
> singkirkan fanatisme dan taklid membuta.
> We can have a lot of knowledge..., but can we get a wisdom out of it..?
> 
> ----- Original Message -----
> From: "harman" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Wednesday, July 07, 2004 9:30 AM
> Subject: RE: [EMAIL PROTECTED] Amien manang mutlak di Ranah Minang
> 
> > Kecewa memang melihat suara Amien Rais dalam pemilu pilpres I ini
> > akan tetapi akan sangat kecewa jika di ranah minang Amien Rais kalah.
> > Alhamdulillah pagi ini saya lihat perolehan suara Amien Rais di ranah
> > minang cukup memuaskan. Kalau bisa tolong disampaikan seperti pemilu
> > legislatif lalu perolehan suara di tiap-2 kabupaten kalau perle ke
> > camatan. kampuang ambo (cubadak lilin) berada di kec. Matur, Lawang
> > ba a kiro-2 hasil suara Amien Rais?
> 
> ____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ___________________________________________________
> 
> ____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ___________________________________________________

____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting 
___________________________________________________

Kirim email ke