MENGATASI WABAH PEMURTADAN (5) 4. Memberi pengertian bahwa mereka keliru
Ambisi untuk melakukan kristenisasi sejagat, ternyata hanya ambisi yang tidak berdasar dan tidak dibenarkan oleh Tuhan mereka sendiri. Mereka sudah ditipu oleh ayat Bible palsu buatan Paus Paulus yang mengaku Rasul Kristen. "karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan babtislah mereka dalam nama Bapak dan Anak dan Roh Kudus" (Matius28:19). Sebenarnya ayat ini hanya ayat palsu yang dibikin Paulus untuk rnenggantikan Kristus-Kristus penyembah berhala yang disembah oleh masyarakat Romawi dan sekitarnya dengan Yesus Kristus. Untuk menciptakan ini gereja memberanikan diri untuk menciptakan 12 ayat ayat palsu (Markus: 16:9-20) Peristiwa pemalsuan ini baru diketahui setelah ditemukan naskah injil yang bertentangan dengan dotrin gereja pada akhir milinium ke II. Setelah diternui naskah tersebut, akhirnya terbitlah Alkitab versi revisi standar, diterbitkan di Amerika dan Kanada. Dalam kata pengantarnya menyebutkan bahwa alkitab versi Raja James (King James Version) memiliki banyak kesalahan. Salah satu hasil revisi tersebut adalah dihilangkannya ayat 9-20 dan Injil Markus. Nyata sudah bahwa lantunan kata yang indah tersebut dan telah membuat mereka jadi terlena dan lupa bahwa Tuhan mereka telah melarang melakukan Kristenisasi sejagat. Perintah Tuhan mereka tertuang dalam kitab suci mereka "demikianlah jemaat diteguhkan dalam iman dan makin lama makin bertambah besar jumlahnya. Mereka melintasi tanah Firginia dan Gatalia, karena roh kudus mencegah mereka untuk memberikan injil di Asia" (Kis 16:5-6). Kalau pun mereka masih meyakini itu ayat yang benar, selaku orang yang cermat dan mau berbicara dengan hati nurani, tentu perintah Tuhan lebih tinggi, lebih dipatuhi ketimbang perintah orang yang mengaku Rasul dan sudah ternyata kebohongannya. Coba pula simak isi kitab mereka yang mengatakan bahwa agama Kristen itu hanya untuk orang Israel saja bukan untuk semua orang di dunia apalagi untuk orang Indonesia "jawab Yesus: Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari urnat Israel" (Matius 15:24). Tentang peristiwa ini, Allah telah menguraikan pula dalam AI-Quran tentang kekeliruan mereka tersebut "sesungguhnya kafirlah yang mengatakan bahwasanya Allah itu salah satu dari yang tiga, padahal sesekali tiada Tuhan selain Tuhan yang maha esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang kafir diantara mereka akan diitmpa siksa yang pedih" (Al Maidah 73). Dapatlah kita ketahui bahwa mereka adalah orang yang keliru dan salah sasaran. Sudah saatnya mereka sadar bahwa mereka sudah ditipu oleh hawa nafsu Paus Paulus yang ingin menguasai dunia ini. Pertanyaan akhir yang perlu mereka renungkan adalah apakah mereka lebih taat kepada orang yang mengaku rasul (Paus Paulus) atau Yesus yang dalam keyakinan mereka Tuhan? Orang yang berlogika lurus tentu akan lebih taat kepada Tuhan dan pada kepada manusia yang mengaku rasul. Sudah seharusnya umat Kristen mengkaji ulang gerakan mereka, yang keliru itu. Dan ini perlu diberitahukan pada mereka. Mudah-mudahan mereka tersadar. (bersambung) ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

