MENGATASI WABAH PEMURTADAN (9) BAGIAN 2. KIAT MENGHADAPI KRISTENISASI
1. Cari informasi Kristenisasi sebanyak mungkin : Informasi merupakan langkah awal bagi kita untuk membuat langkah lebih lanjut. Oleh karena itu sebelum bertindak, kita harus mendapatkan informasi yang falid, akurat dan lengkap. Oleh karena itu anda harus mendapatkan informasi secara lengkap, dijamin kebenarannya, serta dapat di pertanggung jawabkan. Pencarian informasi ini bisa dilakukan dengan sendiri, maupun dengan membentuk tim. Seluruh informasi harus terekam dengan baik, mulai dari awal peristiwa sampai akhirnya. Ini penting untuk bahan pertimbangan pencarian jalan keluar dari kasus yang anda temui. Informasi yang telah anda dapatkan sebaiknya dibawa dalam pertemuan untuk didiskusikan, mengambil langkah berikutnya. 2. Rajinlah mengikuti diskusi Kristologi : Kajian Kristologi, atau ilmu tentang Kristen merupakan ilmu yang mengkaji tentang kitab Kristen, dan gerakan Kristenisasi. Ilmu ini penting untuk anda ketahui sebagai landasan bergerak dalam menghadapi kristenisasi. Ketika anda mengetahui apa yang ada dalam kitab suci mereka, anda akan bisa menunjukan kekeliruan dari agama yang mereka yakini. Kekeliruan dan kelemahan kitab mereka yang anda ketahui tersebut, bisa anda gunakan untuk melemahkan mereka. Atau anda bisa pergi menemui mereka untuk menunjukkan kelemahan kitab mereka tersebut. Dengan kata lain, anda menyerang dengan senjata yang mereka miliki. Dikalangan Kristen, ilmu-ilmu keislaman juga mereka pelajari, dengan tujuan untuk mencari kelemahan Islam. Kelemahan Islam yang mereka ketahui tersebut, mereka gunakan untuk menyerang umat Islam. Sekedar perbandingan, disekolah Teologi Kristen, para mahasiswanya mempelajari Islamologi (llmu keislaman) sebayak 40 SKS. Tujuan mereka mempelajari itu, tentu untuk mencari kelemahan umat Islam, lalu umat Islam diserang dari sisi lemah yang telah mereka ketahui Begitu pula umat Islam, umat Islam juga perlu mengetahui sisi lemah yang dimiliki umat Kristen sehingga kita dapat pula melawan mereka dari sisi lemah tersebut. 3. Bantulah saudara Kita Yang mungkin terserang wabah Kristenisasi : Perlu diketahui, aqidah tidak bisa berdiri sendiri. Ia berada dalam pusaran dinamika lingkungan. Artinya, aqidah dapat dipengaruhi oleh penyebab yang sama sekali tidak berkait dengan aqidah. Seperti; ekonomi lemah, pendidikan dan pengetahuan rendah. Sepintas persoalan ekonomi dan pengetahuan, tak bersinggungan dengan aqidah, tetapi teryata memiliki dampak yang luar biasa dalam mempengaruhi keutuhan aqidah. Rasullulah SAW, telah mengingatkan kita, bahwa kemiskinan itu mendekati kekafiran. Dengan bahasa lain Nabi mengingatkan kepada umatnya, bahwa lemahnya ekonomi akan membuat umat ini terperosot kelembah kekafiran. Untuk itulah, berbuatlah semaksimal mungkin apa yang bisa anda lakukan untuk menutup celah (peluang) umat dimasuki kristenisasi. Tekatkan dalam diri anda, bahwa anda harus menjadi pelopor dalam membentengi akidah umat ini. 4. Waspadai keracunan pemikiran Pluralisime : Tahun-tahun belakangan ini, umat Islam Indonesia disodorkan opini pluralisme Agama. Paham ini, mengajak umat Islam untuk memandang umat lain sama sebagai mana agama Islam. Cuma agama lain itu berbeda dalam nama, dan cara, sementara secara hakikat samasaja. Paham ini, terus merayap memasuki rongga pikiran umat Islam di Indonesia dibawah komando Ulil Abshar Abdallah, Cs melalui jaringan Islam Liberal (JIL). Paham ini perlu diwaspadai, supaya pikiran kita dan saudara kita tidak ikut Terkotori oleh sampah pikiran tersebut. Untuk itu, referensi untuk menghambatnya perlu pula diketahui. Perlu diingat, media massa telah ikut menjadi sponsor mereka dalam mengkapanyekan paham pluralis tak berbaju ini. Tidak ada kata lain anda harus menghambatnya dengan jalan memperkuat referensi agama anda. 5. Jangan ragu bertindak cepat kalau kondisi mendesak : Anda harus punya keberanian bertindak cepat, kalau situasi mendesak. Anda tidak perlu terlalu menghiraukan bahasa toleransi. Sebab toleransi dalam Islam tidak mengajarkan kita untuk membiarkan orang lain merugikan kita, apalagi dalam soal aqidah. Soal aqidah kita harus berani tegas. Semisal, ada seorang misionaris menemui anda di rumah, pada hal anda tidak senang dengan kedatangannya, mungkin karena anda belum punya persiapan ilmu Kristologi. Maka jangan ragu untuk mengusirnya, kapan perlu suruh dengan paksa untuk mengusirnya, sama halnya dengan mengusir Babi dari tenaman anda. Babi hendak memakan tenaman anda, sementara anda telah bersusah payah menjaganya. Menjaga tenaman yang kita tanam, dipelihara adalah kewajiban kita. 6. Usahakan menulis surat ke non-muslim untuk beradakwah : Rasulullah pernah mengirim surat kepada raja Najasi yang beragama Majusi, Raja Herclius, dan sebagainya. Padahal mereka telah beragama. Apakah Rasulullah salah, tentu tidak. Tetapi itu adalah perintah Allah untuk berdakwah kepada mereka. Kalau tidak kita yang menyampaikan pada mereka, kapan ayat Allah yang melarang mereka untuk tidak menyekutukan Allah sampai pada mereka. "Wahai ahli kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, janganlah kamu mengatakan pada Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Isa Almasih putra Maryam itu adalah utusan Allah dan yang diciptakan dengan kalimat-Nya yang disampaikan pada Maryam, dan dengan tiupan roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, maha suci Allah dari mempunyai anak, segala yang dilangit dan dibumi adalah milik-Nya. Cukuplah Allah sebagai pemelihara" (QS. An Nisa' : 171) Pernyataan Allah tersebut, jelas tidak akan sampai ketelinga mereka kalau tidak kita umat Islam yang menyampaikannya. Untuk itu tulislah surat untuk mereka. Setidaknya dalam surat itu anda jelaskan kekeliruan-kekeliruan ayat-ayat dalam kitab suci mereka, ajak berfikir dengan hati yang bersih dan kepala yang dingin dan ajaklah ia untuk bersama kita dalam naungan Islam. 7. Rajinlah bercerita tentang Kristenisasi kepada siapapun : Menceritakan masalah Kristenisasi pada orang lain, merupakan langkah awal dalam menyelamatkan aqidah saudara kita. Sebab, dengan anda bercerita kepada orang lain secara tidak langsung anda telah ikut memberi penyadaran dengan bahaya besar yang sedang mengancam umat Islam. Mungkin saja orang tersebut belum mengelahui akan bahaya ini. Padahal, la sedang atau terperangkap dalam jerat Kristenisasi. Disamping itu, tanpa anda sadari anda telah menjadi pahlawan bagi umat Islam dalam menghadapi Kristenisasi. lkhlaskan anda bercerita, Insya Allah dinilai lbadah disisi-Nya. 8. Teruslah mengobarkan gemuruh jihat dihati umat : Jihad adalah modal besar, tak ternilai dengan materi. Ini tak lain, jihad merupakan gelora pengorbanan untuk keselamatan umat dan benteng yang kokoh dalam menjaga agama Allah. Maka tak berlebihan karenanya kita menyebut, jihad sebagai pedang umat Islam. Pedang umat Islam ini jangan sampai tumpul. la harus terus diasah. Mengasahnya dengan terus mencermati kondisi umat Islam, sampai rasa keprihatinan timbul di kalbu kita. Sebelum rasa keprihatinan ada di kalbu kita ketika menyaksikan penderitaan umat Islam, selama itu pula kalbu kita hampa dari seruan jihad. 9. Tunjukanlah ahklakulkarimah pada mereka : Perlu anda ingat, melawan kristenisasi bukan melawan injil versi Kristen. Tetapi sebenarnya anda berhadapan dengan manusia yang membawa pesan Injil pada anda. Karena para misionaris Kristen itu juga manusia, tentu naluri kemanusiaan masih mereka miliki. Untuk itu anda perlu menyentuh naluri kemanusian mereka. Misal, anda bertanya padanya: "Pak Pastor, kalau anda umat Kristen dirayu, seperti anda merayu kami ini. Bagaimana perasaan anda?" pertanyaan ini perlu anda ajukan kepada misionaris Kristen tersebut. Disamping itu bila anda bertemu dengan orang Kristen, mungkin teman sekantor, kuliah atau anda punya kemungkinan sering bertemu dengan umat Kristen, hendaklah anda tunjukan akhiak mulia anda padanya. Mudah-mudahan hatinya terbetik pula untuk masuk Islam, dan do'akan juga mereka untuk dibukakan pintu hidayah Allah pada mereka. 10. Mereka adalah musuh anda dan Allah : Siapapun yang hendak memadam cahaya Islam dimuka bumi ini adalah musuh bagi kaum muslimin. Karena tindakan mereka juga merupakan sebuah perlawanan terhadap eksistensi Allah. Dalam menghadapi musuh ini ada tiga tingkatannya; pertama, lawanlah mereka dengan tanganmu, tangan disisi bisa bermakna kekuasaan, bisa pula bermakna genggaman pedang di tangan terhunus. Kedua, robahlah dengan lisanmu, ajak ia berdebat kalau anda mampu, kalau anda tidak mampu juga, maka lawanlah mereka dengan jalan membencinya, sesungguhnya itu adalah selemah-lemahnya iman. Maka tidak ada kata lain, untuk tidak melawan mereka, mereka harus dilawan dengan kadar tantangan yang mereka hadapkan pada kaum muslimin. Kalau mereka datang dengan keras, maka mereka harus dihadapi pula dengan keras. Jika mereka datang dengan cara berdebat, mereka harus dihadang dengan perdebatan pula. Dan kalau anda tidak mampu hadang mereka. Dengan do'a, mudah-mudahan Allah mengabulkan do'a anda tersebut. Mereka adalah musuh anda dan Juga musuh Allah. 11. Perbanyak mengingat Allah : Ketika anda ingat pada Allah, maka Allah juga mengingatmu. Itu janji Allah. Untuk itu berusahalah menciptakan hubungan mesra dengan Allah. Sehinga Allah selalu mengingat anda. Dan ketika anda dekat denganNya, maka yakinlah anda juga dalam perlindungannya Insya Allah anda akan dapat menghadap kristenisasi dengan baik. Maka, tidak ada jalan lain kalau anda selamat dari ancaman kristenisasi kecuali anda memutuskan diri anda untuk selalu dekat dengan Allah sang Pencipta. Maka mulai saat ini, beribadahlah kepada Allah dengan penuh keikhlasan, insyaAllah anda selamat, yakinlah. (bersambung) ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

