"Tetaplah Putih Seputih Melati"

Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan
pasangan-pasangan semuanya, baik dari
apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka
maupun dari apa yang
tidak mereka ketahui. (QS. Yaasin 36:36)

Wahai Allah, Dimana tidak ada Tuhan selain diri_Mu
Maha Suci Engkau, Yang
menciptakan makhluk_Mu berpasang-pasangan

Siapakah gerangan sahabat sejati yang Engkau pilihkan
untukku, Ya Allah?

Yang mau berbagi suka dan duka dalam mengharungi hidup
ini

Yang mau menemaniku merenda hari-hari untuk beribadah
kepada_Mu Yang
menjadikan aku kokoh kuat dalam menegakkan kalimat_Mu

Agar..diriku lebih mensyukuri segala nikmat yang telah
Engkau berikan
Agar..diriku lebih dekat kepada_Mu

Nisa tertegun sejenak mendengar do'a Ayuning di
keheningan malam Kerinduan
pada sahabatnya itu, memutuskannya untuk menginap
semalam di rumah Ayuning

Do'a itupun usailah sudah. Wajah Ayuning bersemu
merah, ketika tahu Nisa
terjaga dari tidurnya

Kamu mendengar do'aku Nisa?

Nisa hanya tersenyum memandang Ayuning

Apakah do'a itu yang s'lalu Ayu panjatkan pada Allah?

Ayuning diam, perlahan titik-titik embun jatuh dari
kelopak matanya 

Aduhai sayang, ujar Ayuning sambil merangkul
sahabatnya. Perlahan ia menyeka
air mata Ayuning, setelah agak tenang 

Ayu.., apa yang menjadi keinginan Ayu itu adalah
cita-cita seluruh wanita
mukminat di dunia ini Namun, jikalau ia belum terwujud

Itu adalah rahasia Allah, Yang Menciptakan kita
Bukankah Ia menciptakan
makhluk_Nya menurut ukuran-ukuran yang telah
ditetapkan?

Kita selaku hamba_Nya hanya bisa berusaha dan ikhtiar,
dan hanya Allahlah
yang Menentukan

Ayu sayang sama Allah kan?

Ayu cinta sama Allah kan?

Sayang dan cinta Ayu pada Allah menjadikan Ayu yakin,
Allah akan memilihkan
yang terbaik untuk Ayu

Allah berfirman: Wanita-wanita yang baik adalah untuk
laki-laki yang baik
dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita
yang baik (pula). 

(QS. An Nuur 24:26)

Demi Allah Ayu..Allah Maha Adil terhadap
hamba-hamba_Nya

Karena itu, bersyukurlah..

Allah masih memberikan Ayu kesempatan untuk menjadi
wanita yang lebih baik
dari sekarang

Tidakkah ingin seperti Fhatimatuz Zahra?

Beliau laksana melati di hati setiap insan beriman
Fhatimah tumbuh diantara
belukar berduri

Namun ia tak pernah peduli

Sepanjang hidupnya hanyalah memberi tanpa pernah
berharap menerima
Kehadirannya senantiasa menyebarkan keharuman Semua
yang ia lakukan karena
cinta, Ayu..karena cintanya pada Allah

Bukankah itu yang s'lalu Ayu cita-citakan dulu? Karena
itu Tetaplah Putih
Seputih Melati, Ayu.. Seperti Fhatimatuzzahra

Betapa dengan sayang_Nya Allah memberikan ia  seorang
pendamping yang sangat
baik, Ali bin Abi Thalib. Subhanallah

Ayu harus kuat dalam mengitari perputaran roda
kehidupan ini

Karena perkitarannya semakin hari semakin cepat Jangan
pernah berhenti
sesaatpun, Ayu Masih banyak yang perlu Ayu perhatikan
Masih banyak yang
memerlukan perhatian Ayu

Kita datang ke alam ini sendirian, Ayu Dan kita juga
akan pulang sendirian

Ayo..jangan sedih-sedih lagi,ya

Mana senyum manisnya?

Ayu tersenyum pada Nisa, dari bibir mungilnya keluar
kata Tolong do'akan Ayu
ya, Sa

Nisa membalas semyuman tulus itu, sambil mengangguk
Ia, Ayu..Nisa do'akan

Mereka berdua sujud syukur pada Allah, melanjutkan
malam itu dengan
tenggelam akan kerinduan beribadah kepada Allah

Billaahi taufiq walhidayah

Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh 


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke