Pertanyaan ini adalah pertanyaan umum yang sudah sangat sering
dibahas, baik dalam forum formal maupun non formal. Dan jawabanya juga
sudah sangat jelas. Buku2 tentang ini juga cukup banyak. Yang tidak
siap menjawab pertanyaan sederhana ini mungkin hanyalah orang2 yang
keislamannya 'abangan' atau 'islam ktp'. Mengaku islam tapi tidak
sholat dan tidak pernah belajar agama. Kalaupun belajar agama hanya
disekolah yang hanya mengajarkan cara sholat dan hafalan2 ayat pendek
dan bukan mempelajari agama islam secara menyeluruh.

Kalau pertanyaan ini ditujukan ke milis Palanta, jawabannya anda tidak
bertanya pada tempat yang tepat. Milis ini tidak fokus membahas agama.
Kalaupun ada yang pakar tentang islam pasti tidak seberapa orang.
Mungkin hanya 1 atau 2 orang.

Yanurmal


On Sat, 30 Oct 2004 21:11:50 -0700 (PDT), adeer <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamu'alaikum
> 
> Pernahkah mencoba amar ma'ruf  Nasrani ?
> Biasanya kita ngga siap sama pertanyaan-2 kayak
> gini...
> Ini salah satu jawaban bagus
> 
> Dari Seorang Nasrani : Mengapa Umat Islam Mengangap
> Injil Dipalsukan ?
> 
> Salam hormat, Bapak Ustad yang terhormat, saya sangat
> tidak setuju kalau bapak mengatakan bahwa injil telah
> diubah oleh orang Kristen, mengapa?.
> I.Injil itu juga Firman Allah, sedangkan kita mengakui
> bahwa firman Allah
> itu adalah kekal, bagaimanakah sesuatu yang kekal
> dapat dirubah, apalagi yang merubahnya adalah hanya
> sekelompok manusia biasa yang besarnya hanya
> 'setitik debu' dihadapan Allah. dengan mengatakan
> bahwa Injil telah dirubah, sama saja anda telah
> menghina dan merendahkan Allah yang juga
> telah menurunkan Quran setelah Injil (menurut ajaran
> agama anda). Karena kalau Allah dapat menjaga Planet
> dan seluruh tata surya yang sedemikian kompleks itu
> dari tabarakan dan selalu harmonis, tak sanggupkah Ia
> menjaga Firmannya sendiri dari tangan manusia yang
> 'tak seberapa nilainya'.
> II. Anda berani mengatakan sesuatu itu palsu tentu
> anda pernah melihat yang asli. Kalau begitu tolong
> anda tunjukkan Injil yang asli beserta
> bukti-buktinya. Sanggupkah anda mempertanggung
> jawabkan kelak kepada Allah perkataan anda yang
> menyatakan bahwa Injil itu palsu.l Bagaimana kalau
> ternyata kalau benar , berati anda telah menyesatkan
> banyak orang. Jadi menurut saya sebelum, anda bicara
> kebih baik bertanya kangsung dan berdoa kepada Allah
> siapakah dia sebenarnya!, daripada capek belajar agama
> dari sumber yang bekum tentu juga benar. Bukankah
> lebih baik bertanya langsung kepada sumber Firman itu
> sendiri yaitu Allah. Bukankah Allah sendiri berjanji
> akan ,menjawab bila manusia memohon dan berdoa
> kepadanya, tak perduli agama apapun dia sebab tidak
> ada manusia ciptaan setan, semuanya
> adalah ciptaan Allah. Karena Allah sendiri yang
> mengatakan bahwa Ia Maha Tahu, Maha Mendengar dan Maha
> Baik, masakan Allah yang baik tidak menjawab
> doa ciptaanNya. Terimakasih dan harap dijawab.
> 
> Oalan
> Jln. Pegangsaan Timur, Jakarta
> 2004-10-13 12:14:36
> 
> Jawaban:
> 
> Assalamu `alaa man ittaba`al huda
> Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah,
> wa ba'd.
> 
> Salam sejahtera bagi orang-orang yang mengikuti
> petunjuk â
> 
> 1. Tidak Ada Komitmen Untuk Menjaga Keaslian Kitab
> Suci Masa Lalu
> 
> Kehendak Allah SWT adalah bahwa tidak ada satu pun
> kitab suci yang dijamin
> akan terus terjaga keabadian dan kesuciannya sepanjang
> zaman. Tidak ada
> jaminan bahwa kitab suci itu akan terus ada sepanjang
> zaman. Dan tidak ada
> nabi pun yang hidup terus menerus di tengah umatnya
> sepanjang zaman. Nabi
> dan kitab suci itu datang silih berganti, sesuai
> dengan masa hidup umat
> terkait. Kalau Allah SWT mau, tentu bisa saja.
> Masalahnya, Allah SWT tidak
> mau melakukannya, jadi kita tidak bisa paksa tuhan
> untuk melakukannya. Dan
> itulah kenyataannya selama ini.
> 
> Setiap kali suatu umat sudah menyimpang dari ajaran
> agama yang asli, maka
> Allah SWT akan mengirim lagi nabi baru dan kitab suci
> baru kepada mereka.
> Dan begitulah berlangsung sejak Adam hingga masa
> sebelum Muhammad SAW.
> 
> Namun di bagian akhir dari periode sejarah manusia,
> Allah SWT berkehendak
> untuk menghentikan pengiriman nabi dan kitab suci
> kepada manusia. Untuk
> itu, Allah SWT menurunkan sebuah kitab suci terakhir
> yang sifat utamanya
> adalah terjamin tidak hilang dari muka bumi dan tidak
> bisa dipalsukan. Dan
> kitab suci itu mudah dihafal dan memang kenyataannya
> memang dihafal oleh
> jutaan manusia sepanjang 15 abad sejak diturunkannya
> oleh beragam ras
> manusia. Rasanya, belum pernah ada satu kitab suci pun
> yang bisa dihafal
> luar kepala oleh jutaan manusia dalam kurun waktu yang
> lama.
> 
> Al-Quran itu dijamin keasliannya sepanjang zaman. Dan
> jaminan itu secara
> eksplisit disebutkan dengan tegas di dalam
> ayat-ayatnya serta disepakati
> oleh seluruh umat Islam sedunia. Adakah satu ayat saja
> di dalam injil yang
> menjamin hal itu ?
> 
> Di negeri Islam, anak usia 10 tahun bisa menghafal
> luar kepada 6.600-an
> ayat itu secara terbolak balik. Cukup dibacakan ujung
> ayatnya, dia dengan
> lancar bisa meneruskannya dan tidak berhenti
> kecualidiminta berhenti.
> Pernahkan para uskup bahkan paus sekalipun menghafal
> injil dalam bahasa
> aslinya luar kepala ? Bahkan separuhnya saja ? Atau
> 1/3-nya ?
> 
> 2. Membuktikan Kepalsuan Injil
> 
> Mudah saja untuk membuktikan kepalsuan Injil yang di
> tangan manusia saat ini.
>    * Ada ribuan versi injil sepanjang 20 abad ini dan
> satu sama lain
> bukan sekedar berbeda, tetapi bertentangan secara
> ekstrim. Dengan logika
> sederhana, tentu injil-injil yang ribuan itu palsu
> semua kecuali satu
> saja yang asli. Sebab ketika menurunkan Injil 20 abad
> yang lalu, Allah
> tentu tidak menurunkannya dengan ribuan versi, bukan ?
>    * Al-Quran telah menegaskan bahwa para rahib dan
> pendeta nasrani telah
> melakukan pemutar-balikan kitab suci injil oleh tangan
> yang tidak
> bertanggung-jawab. Sehingga kepalsuan injil itu bagian
> dari aqidah dalam
> Islam.
>    * Silahkan rujuk sejarah penulisan injil dengan
> hati nurani, bukan
> sekedar semangat membela diri. Fakta sejarah telah
> menjelaskan bagaimana
> injil itu ditulis ulang beberapa abad setelah
> hilangnya generasi yang
> pernah hidup bersama nabi Isa. Bandingkan dengan
> sejarah otentik
> penulisan Al-Quran yang bahkan ditulis langsung di
> depan Muhammad SAW.
> Sangat sulit diterima sikap bersikeras bahwa tidak
> ada pemalsuan dalam
> proses penulisan injil yang sudah jauh terlewat dari
> masa diturunkannya.
> 
>    Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab
> 
> ____________________________________________________
> 
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________
>

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke