--- "Hasbi,Mukhlis" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Ass, > Penyakit parah bangsa Indonesia ini adalah selalu > berlindung dibalik kata. > Kegagalan pemerintah baru selalu dilindungi dengan > kata-kata bahwa kita baru > beberapa tahun, kesalahan ini adlah akumulasi > kesalahan Suharto 32 tahun > dll. Tetapi tidak satupun dari mereka yang mengaku > bahwa mereka pun mestinya > berumur sama dengan pemerintahan Suharto karena > mayoritas mereka kan juga > berasal dari pemerintahan Orba.
Sanak Hasbi dan RN semoga dirahmati Allah. Okay,.kalau begitu, mayoritas mereka adalah berasal dari pemerintahan Orba. Berarti pengganti saat ini mayoritasnya adalah regenerasi dari bapak Soeharto juga. Tapi saya kira, kurang tepat juga kalau diantara mereka tidak ada satupun dari mreka tidak mengakui bahwa mereka seumur pemerintahan Soeharto. Bapak Prof BJ Habibie, dan beberapa pemimpin ICMI dan Golgar lainnya yang masih ada saat ini. Saya kira beliau-beliau ini termasuk yang secara implisit atau juga mendekati eksplisit, masih mengakui mereka sudah berumur panjang dalam berpolitikan di masa pemerintahan Soeharto. Bapak Habibie, termasuk yang tetap menghormati bapak Soeharto dimana pemerintahannya, setahu saya. Dan saya rasa masih banyak yang lain juga. Sekarang, kalau kita sudah menyatakan bahwa rata2 mereka adalah seumur pemerintahan Soeharto, dengan arti kata, dulunya adalah kaki tangan, atau juga tangan kanan Soeharto, lantas mengapa dan apa yang terjadi dengan mereka saat ini, bukankah mereka anak didiknya bapak Soeharto..? Kalau begitu apa yang terjadi, dan apa yang kurang dalam kepemimpinan Soeharto, kenapa sampai anak -anak dalam masa pemerintahannya ikut memegang andil ketika itu, bisa kurang mampu memanage negeri Indo saat ini, bukankah mereka sudah seumuran pmerintahan Soeharto dan boleh dikatakan bawahannya , atau teman-teman seperjuangan beliau dulu dalam membangun negara ini..? Ada apa..., apa yang kurang..? Cobalah kita renung2kan kembali apa yang kurang dari pemimpin ORBA, masa Soeharto selama 32 tahun itu, lantas lihat pemerintahan Habibie, Gusdur, Megawati. Saya kira dalam mendidik anak, hasilnya bukan dilihat dari 2-3 tahun yad , tapi bisa hasil didikan itu setelah 20 thn kedepan. Pembangunan apa yang kurang..? bangunan phisik, ( jalanan, gedung, dan sebagainya itu atau rohani, ( kebersihan dan keikhlasan hati serta kejujuran, juga sebagainya itu ) atau apanya..? Mestinya mereka tidak perlu membela diri dengan > mengatakan kegagalan saya > ini karena saya baru, sedangkan Suharto sudah 32 th. Saya rasa wajar2 saja mereka mengatakan begitu. sama saja kalau kita bermain badminton. Kita bermain dengan yang sudah ahli, lantas kita kalah, maka akan terjadi pembelaan dengan mengatakan, wajar kamu memang, karena kamu sudah bertahun2 latihan badminton ini, sementara aku baru saja sebulan dua bulan terjun bebas langsung ke arena pertandingan. Tapi kalau saja ia menang, atau berhasil, maka akan lain lagi perkataannya. Itu sudah watak kebanyakan manusia. Dalam hal ini kita harus jujur, dan mau mengakui tak kan sama hasil mereka yang sudah biasa latihan dan terjun secara terus menerus dengan mereka yang tidak ikut latihan diarena itu secara langsung, ( lain hal, kalau mereka ikut ORBA atau barisan yang serupa, maka justru kita mempertanyakan kembali hasil kepemimpinan kepribadian bawahannya,ORBA itu ) Kalau yang tak ikut langsung dalam barisan ORBA itu, maka selama ini ia hanyalah jadi penonton belaka, pemain tentu lebih andil lagi, karena ia bermain langsung, bola kena langsung kebadannya, atau raketnya. > Tapi kalau korupsi, > minta pensiun 20 milyar kok tidak minta dibandingkan > dengan Orba. > Jadi saya ikut barisan Mak Zul, > Dengan alasan reformasi dan demokrasi, kursi ketua > komisi saja diperebutkan > berbulan-bulan,boro-boro mikirin bangsa ini. Trus > kemaren Wapres ngomong > premium akan naik 40%, setelah itu Purnomo ngomong > belum dihitung dan akan > diputuskan dalam rapat kabinet, nah lho mana yang > benar? > Katanya kenaikan BBM tidak akan menyusahkan rakyat > kecil karena subsidi > untuk minyak tanah, kenyataannya saya dibukittinggi > beli miyak tanah Rp. > 2000/liter dari HET yang Rp. 825 per liter, itupun > harus mencari 30 km dari > kampung saya di Matua. Kalau kenaikan ini, mungkin inilah kekurangan pemerintahan setelah Soeharto.Tapi masa pak Soeharto, ngak ada kenaikan BBM..? saya kira ada, hanya sedikit halus dan bertahap. Tapi bisa kita lihat kenapa..? saya hanya menebak, karena bsar kemungkinan APBN sangat-sangat menipis, tidak seperti masa pemerintahan ORBA. Makanya kena batunya siapa..? Mana hasil kekayaan alam kita yang begitu banyak dahulunya. Hasil bumi, pajak - pajak, jalananan TOL, dan sebagainya itu. Perumpamaannya bisa begini, sang ortu yang kaya raya, karena banyak hartanya, tanahnya, kebunnya, warisan nenek moyangnya kali, namun ia foya-foyakan, dan tak mengingat cucu, cicit, maka tibalah saat dekat kematian, harta habis di foya-foyakan, tidak di kembangkan. Maka yang menanggung akibat adalah cucu, cicit..dst..dst.. Coba kalau dulu sang ortu tidak foya-foya, hidup hemat, dan menanam tanaman yang berbuah baik dan hasil banyak kedepannya, insyaAllah yang menikmati hasil adalah generasinya dan generasi sesudahnya, dan sesudahnya lagi...dst..dst.. > Kalau tekadnya berantas korupsi apakah anggota > kabinet yang pengusaha sudah > bayar hutang BLBI-nya? > Tapi kalau dikritik mereka beralasan kondisi sudah > jauh lebih baik dari Orba > karena demokrasi berjalan. Ini kekurangan pejabat kita sekarang. mengatakan kondisi sudah jauh lebih baik dari ORBA dulu. Itu namanya " Berselimut diatas kekurangan diri ". > Secara pribadi saya masih lebih senang pemerintahan > tangan besi yang jujur > dibanding demokrasi yang korup. Adakah kejujuran itu dari dulunya pada pemerintahan mana saja di Indo itu..? kalau dari dulu jujur, saya yakin ngak sebegini parah kondisi kita. > Wah..perasaan saya ngomong nggak nyambung ya? Kalau ngak nyambung akan saya coba sambungkan kabelnya, biar jalan aliran listriknya. Semua akan bisa nyambung, kalau kita baca teliti, dan cermat, juga netral dalam berfikir dan bertindak. Lihat realita yang ada. wassalam. Rahima. > Wass, > Mh > >! > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

