Bismillahirrahmaanirrahiim,

aduuh, sanak...
kan saya udah bilang, kalau akibat kenaikan BBM adalah
menyengsarakan rakyat, maka pmth hrs mengganti 'loss' itu
dengan subsidi pd bidang lain spt pendidikan dan kesehatan,
kok saya dibilang tidak melihat kesengsaraan rakyat ?
kok nggak mau ngeliat ke wacana subsidi buat pendidikan
dan kesehatan ini ?

nggak ada kaitannya dengan upah-upah segala,
hanya masalah alokasi subsidi saja, dikurangi di satu sisi
dan ditambah di sisi lain. Kaya'nya nggak nyambung yah..

puyeng saya... :((
ini hanya wacana, pren...
wacana  win win solution doang
rakyat rugi karena sembako pada naik,
tapi untung karena semua anaknya bisa
sekolah dan berobat gratis....
simpel aja kan contoh saya, kok jadi ribet..?

udah ah,

wassalaam,
Ronald






                                                                                
                                                       
                      [EMAIL PROTECTED]                                         
                                                       
                      om                       To:       [EMAIL PROTECTED]      
                                                   
                                               cc:       
[EMAIL PROTECTED]                                                  
                      12/16/2004 01:50         Subject:  RE: [surau] Kenaikan 
BBM                                                      
                      PM                                                        
                                                       
                      Please respond to                                         
                                                       
                      surau                                                     
                                                       
                                                                                
                                                       
                                                                                
                                                       





good, istilah sebarangnya adalah multiplier effect nah
demikian juga dengan kenaiakan BBM tentunya effect
terberat yang dirasakan adalah masy. ek.lemah dan sayangnya
sanak tidak melihat hal ini krn yg sanak katakan

"Rakyat kecil? mereka hanya butuh seliter-dua liter minyak tanah
atau solar perharinya untuk masak dan kebutuhan bertani/nelayan"

---> ini saya katakan krn dari sekian banyak BBM yang dikonsumsi
     perhari dan yang di subsidi itu, ternyata hanya sebagian kecil
     saja yang dinikmati oleh masy kecil. Ini masalah 'portion' saja
     bukan masalah tidak melihat kesengsaraan masy.


memang 1-2 ltr minyak tanah yg mereka gunakan, tp bgmn dengan
barang2 lainnya (sembako), transportasi dll??

-------- cut -----------

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/










--

This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you are 
not the intended recipient (or have received this e-mail in error) please 
notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any unauthorized 
copying, disclosure or distribution of the material in this e-mail is strictly 
forbidden.



____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke