Waalaikumsalam.Wr.Wb. Ada beberapa hal yang masih perlu diberitakan. ( Faamma bini'matirabbika fahaddist). Kak Elywarti Maliki adalah pendiri pertama organisasi Wanita ( WIHDAH ), bagi Mahasiswa Kairo. Yang pada saat ini jumlah anggotanya sudah mencapai lebih dari 300 orang. yang dulu cuman segelincir. Atas jasa-jasa kak Ely (panggilan akrab beliau, Wihdah saat ini sudah menjadi badan otonom dari PPMI( Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia).
Dahulu sebelum adanya Wihdah, organisasi mahasiswi Indonesia di Kairo ikut bahagian organisasi pria, dan masih dibawah bimbingan mahasiswa, sekarang mahasiswi sudah bebas bergerak melakukan kegiatan apa saja, walau masih tetap dibawah naungan PPMI, namun acara terpisah(tidak bercampur baur antara pria dan wanita). Ini semua berkat jasa kak Ely, pendiri pertama Wihdah, kalau saya tak salah tahun 1989(pertama sekali saya menginjakkan kaki di Kairo,kak Ely inilah ketua organisasi kami). Suatu kebanggaan bagi masyarakat Minang, karena baru pertama sekali ada mahasiswi asing, berasal dari Indonesia, khususnya Minang lagi, yang berhasil mencapai tingkat doktoral dengan nilai cumlaude. Seorang perempuan yang mempunyai sosok berkemauan keras, gigih, dan energik, suka melakukan hal-hal pembaharuan dibidang kewanitaan. Sangat pantas untuk dijadikan menteri bahagian wanita dimasa yad. InsyaAllah. " Allahumma laamaani'liman a'thaita, walaamu'tiliman mana'ta". Suatu prestasi yang cukup membanggakan dan perlu didukung oleh masyarakat Minang khususnya, Indonesia umumnya. Hal yang menarik dan membuat susasana begitu tegang, seru, dan penuh perdebatan, perbedaan pendapat antara pendapat promotor, penulis dan penguji, saat munaqasyah tersebut adalah pembahasan mengenai hadist " laanikaaha illa biwaliyyin ". (Tidak sah nikah tanpa adanya wali.). Apakah mungkin seorang wanita yang berakal, baligh, mampu memanage keuangannya sendiri, lantas untuk masalah kehidupannya, masalah masa depannya dalam berumah tangga lantas untuk menentukan dan untuk menikah harus pakai wali, dan diatur oleh walinya..? Permasalahan yang cukup menarik saat itu terjadi. benar-benar seru ! dikahiri dengan tepuk tangan yang riuh, karena promotor (Prof.Dr. Su'ad)bersikeras dengan pendapatnya, dan mengatakan, jangan masukkan racun didalam madu. jangan persamakan kebebasan yang diajukan dunia Barat yang ingin menghancurkan islam dengan permasalahan kebebasan yang diharapkan Islam bagi wanita. Disana diperdebatkan antara madzhab Syafi'i ( yang cenderung kepada kehati-hatiannya)dan Hanafi ( cenderung pada keringanan bagi wanita). Ini saja sebagai tambahan tulisan yang dikemukakan oleh da Zulharby dan baba anak-anak saya, Abdurrahim Sumin. Sekali lagi " Selamat dari kami sekeluarga buat kak Ely dan da Fuad, semoga kesuksesan terus diraih, dan dapat memajukan wanita Islam Indonesia kelak, dan semoga bisa pejabat Indonesia mempertimbangkan kecerdasan wanita seperti kak Elywarti ini untuk ikut andil dalam memajukan bangsa Indonesia !. Amin Wassalam. Rahima. --- Abdurrahim Sumin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaikum wr.wb. > Ambo menggarisbawahi himbauan dari Da Zulharbi, > semoga > keberhasilan Uni Eliwarti menjadi motivasi bagi > anggota KMM baik di Cairo begitupun yang di tanah > air. > Ambo sendiri yang ikut hadir sidang munaqasyah cukup > terharu ketika mendengar pengumuman dan taushiah > Doktorah Su'ad Dekan Fak Studi Islam lil Banat Al > Azhar selaku promotor dan pemimpin sidang > munaqasyah. > Selain prestasi yang uda zul sebutkan itu, ada satu > hal yang cukup menarik dan mengharukan yaitu > taushiah > Dr. Su'ad untuk memberikan rekomendasi kepada > pemerintah Indonesia melalui Dubes RI di Cairo, > bahwa > bahitsah ini cukup capabel diusulkan untuk menduduki > jabatan Menteri Urusan Wanita di Indonesia, amiin > yaa > raabb,,, suatu taushiah yang selama ini tak pernah > terdengar di satu sidang munaqasyah. Semoga taushiah > itu sampai ke pihak yang berkompeten di negara kita > dan menjadi bahan pertimbangan dalam pembentukan > kabinet di masa mendatang. > Sepertinya yang menarik bagi Dr. Su'ad itu sendiri > tentang risalah Uni Eliwarti itu barangkali pokok > bahasannya yang menyangkut hukum-hukum dan masalah > kewanitaan dan ditunjang oleh keberanian bahitsah > untuk mengemukakan pendapatnya (berijtihad), > sehingga > komentar promotor dari pembahasan risalah terlihat > kombinasi antara fikih dan usul fikih. Dalam hal ini > promotor mengomentari bila ijtihadnya benar maka > mendapat 2 pahala dan bila salah mendapat satu > pahala. > Karena anthusias dan semangatnya pula, tidak jarang > kita menyaksikan selama sidang berlangsung promotor > juga gigih mempertahankan risalah itu, bukan hanya > penulis. Promotor sendiri juga bersemangat untuk > menjawab permasalahan-permasalahan yang disampaikan > profesor penguji, meskipun menurut promotor sendiri > apa yang dilakukannya itu masih dalam koridor > meluruskan permasalahan selaku ketua sidang. > Memang cukup meyakinkan, bila masalah kewanitaan > diteliti oleh seorang wanita "tulen", dalam arti > seorang wanita ibu rumah tangga, berkeluarga dan > punya > anak-anak yang pendidikannya juga hampir berhasil, > masih sempat menyelesaikan tulisannya dan berijtihad > untuk kemaslahatan wanita. Apalagi di antara studi > dan > rumah tangga masih tugas yang digelutinya yaitu > mengurus yayasan pendidikan alquran di Jeddah. > Ini menjadi motivasi bagi wanita lain, bahwa untuk > mengurus rumah tangga tidak perlu meninggalkan studi > dan untuk menuntut ilmu dan berkarir tidak selamanya > harus meninggalkan urusan rumah tangga, demikian > komentar Dr. Su'ad. > Dari munaqasyah Uni Eliwarti ini, saya melihat bahwa > Dr. Su'ad yang sekarang menjabat Dekan Fak Studi > Islam > dan Bahasa Arab lil banat Univ. Al Azhar mempunyai > perhatian cukup tinggi terhadap mahasiswi Indonesia > dan ini pula yang saya dengar selama ini. Sebelumnya > Dr. Su'ad menjadi Ketua Jurusan Syari'ah ketika itu > banyak mahasiswi kita (Indonesia) yang berhasil > menyelesaikan studi di bidang syari'ah ke tingkat > magister dan doktorah. > Kita berharap semoga Dr. Su'ad ini diberi panjang > umur > oleh Allah SWT, dan kita berharap pula ada > pihak-pihak > tertentu yang akan mengundang beliau ke Indonesia > dan > dapat menyaksikan langsung perkembangan Islam dan > masalah kewanitaan di Indonesia. > Kepada uda Zulharbi kalau bisa berita uni Eliwarti > ini > dapat dimuat dalam surat kabar daerah atau nasional, > dan tentulah hal ini akan menambah harum nama wanita > minang dan KMM secara umum, mana tahu berita ini > dibaca oleh Bapak-Bapak pejabat pemda Sumbar. > Kalau diperlukan saya siap membantu apa yang uda Zul > perlukan, termasuk foto-fotonya. > Sekian dulu dari kami di Cairo dan salam untuk Uni > Yus, Razi sekeluarga dan adik-adik di Indonesia. > > --- Zuls <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Pro KMM-Mesir > > > > Assalamu'laikum wr.wb. > > > > Berita SMS terbaru ambo tarimo dari adinda Elly > > Maliki eh.. doktorah Elly sabantako, bahaso alah > > salasai munaqashah dengan judicium cumlaude atau > > mumtaz 'ala martabah sharaf ula ma'a attaba', > > alhamdulillah kita ucapkan dan mabruk alfu mabruk > li > > kullina KMM khosshotan ... > > Sebuah prestasi dari hasil jerih payah > > bertahun-tahun, lebih-lebih lagi mendapat > prioritas > > untuk di cetak oleh Al Azhar, ambo mausulkan > salain > > di cetak juo bisa di buatkan VCD-nya, sehingga > semua > > dapat membaca dan menganalisa isi dari desertasi > > ini. > > Ambo sandiri malah alun tahu apo judul > > tesis/desertasinyo doktorah Elly ...? > > Jadikanlah ini raddul i'tibar bagi adik-adik KMM > dan > > mahasiswa Indonesia umumnya di Cairo sebagai > cemeti > > untuk mempercepat kuliah dalam rangka mempercepat > > pulang kembali ke tanah air ... > > Buat KMM Cairo, selamat atas Website KMM, setelah > > saya coba memang terbuka, namun perlu perbaikan > agar > > penampilan halam pertama langsung ke KMM, tidak > > berafliasi dulu ke-tk. Apa providernya gratis dari > > tk... (Turki?) Desainnya cukup bagus namun perlu > di > > tingkatkan dan penampilan sangat lambat. Bagi ambo > > nan di kampuang, agak berat membukanya karena > > menanti cukup lama baru muncul tampilannya, > apalagi > > solusi kompor ambo tamasuk lambek... > > Maju terus KMM Mesir..... selamat ....jangan lupa > > memasukkan sejarah KMM Mesir dan juga pendataan > > anggota KMM-Mesir baik nan Cairo kini ataupun nan > > alah pulang baliak ka tanah aiar, jo nan alah > > dikampuang saroman ambo ko... > > Sebuah saran nan lain, kiranya KMM bisa membuat > > sebuah program Alumni KMM-Mesir dan mendirikan > usaha > > kolektif seperti penerjemahan buku-buku baru dan > di > > terbitkan, hasilnya adalah dari KMM untuk KMM ... > > bagaimana adik-adik? > > Wassalam > > Zulharbi Salim > > Nan masih ingin minum air Sungai Nil ... > > ----- Original Message ----- > > From: Hifzi AlFathi > > To: [EMAIL PROTECTED] > > Sent: Thursday, February 24, 2005 2:39 PM > > Subject: Re: [KMM-Mesir] webset KMM-Mesir > > > > > > Assalamu'alaikum.... > > > > Hmmm... sebenarnya malu juga ya, kenapa ko > > ternyata undangan untuk munaqasyah Ni Eli untuk > hari > > ini ternyata dari P' Zul di Indonesia, apa KMM > belum > > tahu beritanya atau memang terlambat? ntahlah.... > > Harapan saya sebagai anggota, pengurus KMM bisa > > memanfaatkan mailis ini untuk sosialisasi seluruh > > bentuk kegiatannya, baik itu undangan ataupun > > informasi bahkan uneg-uneg juga (kalau memang > > ada...). Ya semoga ke depannya bisa lebih tanggap > > lagi. > > > > syukron, > > wassalam, > > > > Hifzi Alf > > > > abd bary <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamualaikum w.w > > > > Salam dan doa kami semoga dunsanak dimana pun > > barado > > selalu dalam keadaan sehat wal'afiat. amin > > > > Ini imformasi baru dari kami KMM-Mesir, pada > > saat ini > > kita telah tampilkan Webset KMM dengan wajah > > baru. > > Bagi para dunsanak yang ingin tahu tentang > > kegiatan > > KMM priode ini silahkan buka webset ini: ( > > kmm-mesir.tk ) > > > > Selamat bergabung.......... > > > > > > > > Wassalam > > > > > > Abdul Bakri/ Ketua KMM-Mesir > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

