Assalamu'alaikum.w.w.

   Kito sambuang nan kupatang....

Nikmat ada 3 juga.

... aaa  sebelum membahas nikmat ini, kita habiskan
dulu  musibah ini lebih jauh,.Takuik-takuik kok 
tajadi di Padang, nau�dzubillah....Tapi Allah masih 
sayang dengan penduduk Sum-Bar, belum sempat Ombak 
Purus tu mengamuk lagi. Kalau badantuang-dantuang, 
seperti lagu Elli Kasim, sebelum berdentung sampai 
ke pariaman ?, diperlurusnya sampai gunung naga...
Aaa sansai kita. Kalau Pariaman pula diperlurusnya,..
mungkin sampai jauh ke padalaman lubuk Alung, di kaki
bukit apa namanya tu, aa yaa Salisiak-an yaa ?.
Aaa baru berhenti tu.... aiii ngeriii.
Kalau kita ndak sadar juga...

Mari kita teruskan perbincangan kita...
Tragedi tsunami,... adalah bala Allah.
Tsunami ini kata Jepang, artinya ombak pelabuhan,
ada pula yang menyebut ombak jahat,
.. ee ini tentara Allah, jangan main-main. 
Ada pula orang yang menterjemahkan tsunami ini dengan,
'Tuhan Suruh Ummat Nabi Allah Muhammad Insaf'
ada pula,
'Tuhan Suruh Uji Namun Ada Manusia Ingkar'
ada pula
'Taubat Segera Usah Nanti Akan Malapetaka Ilahi'.

Hmm... semua mendekati kebenaran.

Mari kita lihat, ...Dalil Qur�an 
Surah Ar Zumar (39) ayat 54.
"Wa-aniibu ila rabbikum  wa aslimuu lahu min qabli ay 
yaktiyakumul 'azaabu tsuma laa tunsharuun"
....sejak 1425 tahun yang lalu Allah telah menyeru 
manusia.
Kembalilah kepada Tuhanmu, ya'ni bertaubatlah atas 
segala dosa dan kesalahan yang telah kamu perbuat !..
Kemudian setelah bertaubat, .. wa-aslimu lahu..
Ta'atlah kamu !.
Tuan-tuan, bagaimana kita bisa membuktikan bahwa kita
ta�at kepada Allah ?. Bukanlah susah benar.
Jadikan Al-Qur�an dan As sunnah sebagai panduan hidup 
dalam segala lapangan hidup hingga ke akhir hayat, 
kita hanya berpandukan Al Qur-an dan As sunnah tidak 
kepada yang lain.
   Tapi kadang kita merasa heran, merasa aneh, Kita 
mengaku juga seorang Islam tapi kita tidak pernah 
patuh kepada paduan Al-Qur�an dan As sunnah. Kita mau 
tanya pada golongan-golongan ini ?, coba buktikan 
dimana adanya kelemahan-kelemahan tentang Al-Qur-an 
dan As sunnah ?. 
Diantara ayat yang boleh kita kemukakan. Allah 
berfirman dalam surah ke 16 ayat 89, An Nahal. 
   "Wan nazalna 'alaikal kitaab, tibyaana likulli
syai"
   �Dan kami telah turunkan untukmu sebuah kitab 
sebagai panduan hidup,  yang mana panduan hidup ini, 
tidak lain tidak bukan ... tibayana likulli syai�.
Untuk menjelaskan segala sesuatu. Segala sesuatu, 
maknanya segala-galanya laa. Apa yang kamu ingin tahu 
yang mungkin menjadi permasalahan bagi kamu. Kamu bisa

selesaikan masalah dengan berpandukan Al-Qur-an yang 
sempurna. 
Allah mengatakan,... Sibghatallah  (2:138)
Celupan Allah, siapakan yang lebih baik celupannya 
daripada Allah. Dan kami hanya akan mengabdikan diri 
kepada Allah. 
Celupan Allah bermakna corak kehidupan yang telah 
disebut Allah satu persatu dalam Al-Qur-an dan 
dijabarkan dengan As sunnah. 
Maknanya sebagai pencipta Allah swt., Dia Maha 
mengetahui, apa yang sesuai, apa yang mudharat bagi 
manusia. Sebab itu Dia datangkan panduan yang lengkap.
Oleh sebab itu kaum Muslimiin dan Muslimat.
Setelah Allah menyeru pada manusia supaya bertaubat, 
kemudian.... Ta�at kepada Allah,
Min qabli...
Sebelum aku datangkan siksaan pada kalian semua.
Tsumaa laa tunsharuun.
Tak ada yang dapat memberi pertolongan pada kamu 
lagi.
Kalau kita enggan bertaubat, enggan ta'at kepada 
perintah Allah, apakah suruhan atau larangan dalam 
Al-Qur-an dan As sunnah, tunggulah... Kata Tuhan,
.. akan kudatangkan 'azab siksa, kemudian tak ada 
yang dapat menolong kamu. Begitu jelas.
  Tragedi tsunami boleh jadi terkait dengan ayat ini.
Karena manusia telah terlalu mendurhakai Allah swt. 
Enggan bertaubat. Enggan tunduk dan patuh pada 
perintah Allah. (Ingat postingan Ali Sadikin 
beberapa minggu yang lalu, 
Dengan sombongnya mengatakan dia tak akan diapa-apakan
oleh Allah, dan berani menantang neraka). Inilah 
akibatnya. 
Muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah.
Tragedi tsunami ini, dapat disimpulkan ada 4 
pengajaran yang sangat penting.
Yang pertama ialah, "Allah itu Maha berkuasa atas 
segala sesuatu".
  Kadang-kadang kita ngobrol-ngobrol di warung-warung 
kopi, atau di kantor-kantor,
"Kok bisa yaa..?" katanya, "getaran di Aceh, 
yang mati di Tanzania, di Kenya, jarak begitu
jauhnya.". Phuket Island beribu-ribu orang mati. 
Inilah tanda-tanda kekuasan Allah.
Kamu tinggal beribu-ribu kilometer jauh pun, Aku bisa 
memusnahkan kamu. Allah swt. berfirman dalam Surah Al 
Mulk (67) ayat 1.
Surat ini disuruh oleh Nabi saw. supaya menjadi 
amalan.
"Tabarakal ladziii biyadihil mulk,  wahuwa �ala 
kulli syai�in qadiiir".

Tabarakalladzii, Allah yang Maha berkat,
Biyadihil Mulk, ditangan-Nyalah kerajaan ataupun
kuasa. 
Wahuwa �ala kulli sya�in qadiiir, Allah itu di atas 
segala sesuatu Maha berkuasa.
Ringkas ceritanya, tafsiran ayat ini mengatakan pada 
kita bahwasanya kerajaan langit dan bumi semuanya 
tunduk dibawah perintah Allah swt. 
Dia amat berkuasa untuk memberi kuasa kepada manusia 
manapun, dan Dia mampu mencabut keseluruhan kuasa dari

pihak manapun. Begitu juga seterusnya untuk hidup dan 
mematikan, memberi dan menahan. Bila dia memberi 
seagala apapun kepada kita, tidak ada yang dapat 
menghalangi atau menggagalkan rancangan Allah swt.  
Dalam Surat Al-Baqarah, di penghujung ayar 20. 
"Sesugguhnya Allah itu di atas segala sesuatu Maha 
berkuasa". Oleh sebab itu kita jangan sombong. 
Kita buka tafsir surat Yaasin ayat 83.
"Fasubhanal ladzii biyadihii malakutu kulli syai�in
 wa ilaihi turjauun"
Maka Maha suci (Allah) yang ditangan-Nya kekuasaan 
atas segala sesuatu dan kepada-Nya lah kamu 
dikembalikan.
Sekali lagi Allah puji, kalau tadi Tabarakalladzii� 
Allah Maha berkat, maka keberkatan Allah itu melimpah
ruah ke atas setiap makhluk, apakah itu yang dapat
kita 
lihat, atau yang kita mampu pikirkan dan rasakan. 
Dalam ayat ini pula, Mahasuci Allah biyadihii malakutu

kulli syai�in, ditangan-Nyalah yakni Dia memiliki dan 
menguasai segala makhluk yang ada dalam alam ini. 
Wa ilaihi turjauuun, dan kita semua tuan-tuan, akan 
dikembalikan kepada-Nya. 
   Jadi tragedi tsunami yang menyayat hati, yang 
merenggut sampai 400 ribu nyawa, tak lain dan tak 
bukan adalah untuk menyatakan bahwasanya Allah itu 
Maha berkuasa.
Kita sebagai manusia yang dalam kehidupan sementara 
ini, jangan terlalu sombong, jangan lupa diri.
20 menit getaran terjadi di Aceh. Karena kawan saya 
ini anaknya berlajar di Aceh, dia bercerita,.. tak 
bisa berdiri, dudukpun tidak bisa melainkan tiarap 
saja. 20 menit. Setelah getaran gempa 20 menit itu 
datanglah ombak tsunami. Coba tuan-tuan bayangkan, 
sampai ke Kenya, ke Tanzania,.. ke Maladewa.
Bintang Kungfu terkenal Jet Li,.. tuan-tuan kenal 
Jet Li..?.
Yang terkenal sebagai pemeran kungfu, dapat berlari 
di atas air tuan-tuan. Dia pun berlari tapi dalam air.

Karena ketika itu dia berada di Maladewa (Maldives), 
berlibur dengan anak perempuannya. Dia berkata setelah

hotel tempat ia menginap dilanda tsunami. Dia tidak 
teragak-agak lagi melainkan menyambar anak 
perempuannya yang berumur 4 tahun, "I ran for my 
life" katanya. Lari menyelamatkan diri. Jago kungfu 
tuan-tuan.. jangan main-main. Kalau hebat larilah di 
atas air tu.. lompat ke sana lompat ke sini.
Dengan Tuhan, dengan tentara Tuhan jangan main-main 
tuan-tuan. Dengan manusia kita bisa takabur, tapi 
dengan Tuhan jangan coba-coba.
    Muslimin dan Muslimat yang dirahmati Allah. 

.... Lah panjang pula, beresok kita sambung....

Wabillahil hidayah wat taufiq

Wassalam

St. Sinaro



                
Yahoo! Mail
Stay connected, organized, and protected. Take the tour:
http://tour.mail.yahoo.com/mailtour.html


_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke