Date: Tue, 30 Aug 2005 07:46:22 -0400
From: "Dwi W. Soegardi" <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: Re: Yang ditutup bukan gereja, tapi rumah yang berubah
fungsi jadi gereja
Salam Ustadz Darwin,
Saya baru baca sekilas sejarah Islam di Kanada.
Di awal-awal penyebarannya, di tahun 1930-an, komunitas muslim imigran
berkumpul beribadah di salah satu ruangan lantai dasar sebuah gereja.
Gereja tsb dari denominasi United Church yang memang dikenal toleran.
Sampai sekarang hubungan muslim dengan United Church ini sangat baik.
Dari peristiwa penutupan gereja ini, meski ada suara-suara yang membela
kaum minoritas tertindas ini, adakah yang berinisiatif memfasilitasi
tempat ibadah untuk kaum minoritas. Saya bayangkan pesantren2
mempersilakan kaum pendatang nonmuslim untuk beribadah di hari Minggu di
salah satu ruangan kelas di pesantren.
Kalau ada yang malah protes, sebaiknya baca sirah Nabi, tentang
kunjungan delegasi Nasrani dari Najran ke Madinah, ketika Rasulullah
mempersilakan mereka untuk beribadah di masjid Nabawi.
(Tapi apalah awak ini)???
salam,
DWS
Darwin Bahar wrote:
(Salam kangen sama Ustadzah Mia c.s)
Umat Islam Indonesia, disadari atau tidak, sebenarnya paling jago dalam
melanggar SKB mengenai rumah ibadah. Setiap jumat berapa banyak
pelataran parkir, auditorium dan lain-lain yang berubah fungsi menjadi
masjid tanpa perlu memenuhi ketentuan SKB? Sewaktu saya masih bekerja
dan berkantor di jalan Melawai Kebayoran Baru, kalau tidak sedang
bertugas keluar ke daerah saya hampir selalu jumatan di Hal Tenis di
kompleks PTIK.
Sewaktu bertugas ke Manokwari saya pernah jumatan di masjid yang
dibangun oleh TNI AL. Di Jayapura saya melihat ada masjid yang dibangun
oleh Polri sedangkan di Merauke saya lihat ada masjid yang dibangun oleh
TNI AD. Saya berbaik sangka saja bahwa pembangunan masjid-masjid
tersebut sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan SKB.
Tetapi apa sih sebanarnya yang telah dilanggar sengaja atau tidak
sengaja oleh sebagian umat Islam Indonesia: keadilan, yang merupakan
salah satu pilar ajaran Islam.
Bukankah Al Qur'an mengatakan bahwa keadilan itu sangat dekat dengan
takwa, derajat tertinggi seorang manusia dalam pandangan Allah SWT?
Saya pernah nulis di sebuah milis orang kampung saya: kita dekat dengan
Al Qur'an. Tetapi sebenarnya jauh.
Tapi apalah awak ini
Wassalam, Darwin
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________