Assalaamu'alaikum W W.
Minta tolong awak ka kawan si Djon nan banamo Rinaldo untuak manyampaikan ka
Dirut Angkasapura. Tolonglah Rinaldo, iyo bana malu awak jadi rang Minang kalau
bantuak iko. Bandara ko Mambao namo Minang lo lai. Ondeh .............
Sarancakno kato Minang ko injan sumbarang dipakai untuak namolah. Kalau nan
diagiah namo tu lai rancak, indak baa doh. Kalau ano jadi buruak ..............
nan dikecek-an urang nan buruak Minang no tuh. Sakali lai ......... ondeh
Wassalaamu'alaikum W W.
Darul Makmur
----- Original Message -----
From: Djas Winata
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, December 16, 2005 9:18 AM
Subject: Re: [SMA 1 Bkt Jaya] Fwd: [EMAIL PROTECTED] Tukang Pangua di MIA ?
Itu namonyo bukan tukang pangua, tapi TUKANG PALAK.
Kok baitu kejadian nyo iyo sangaik malu awak di tamu asiang.
Surek sanak Farida ko hendaknyo sampai ka Kepala Angkasa Pura. Bia lah baliau
ma atur anak buah nyo nan di MIA Padang nan tun.
Wassalam,
Djas ' 73
asadi rasyid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ass ww,...
Ambo taruihkan dari Palanta Minang, ...mudah-2 an sampai ka talingo nan
berwenang, ...paliang tidak, sanak bisa antisipasi sabalun dilecehkan.
Dear All,
Saya hanya ingin sekedar berbagi pengalaman buruk yang saya alami di
bandara Int Minangkabau. Cuplikan di bawah ini adalah surat pembaca yang saya
kirim kepada harian lokal sumbar, namun entah kenapa hingga saat
ini belum juga dimuat. Saya akan terus mengirimkan kepada harian dan
majalah nasional, agar hal ini tidak dibiarkan saja oleh pihak berwenang di
sumbar.
Salam,
- farida (ai) -
Bukittinggi
------------------------------------------------
Pemerasan di Bandara Internasional Minangkabau
Pada tanggal 20 November 2005, saya menjemput rombongan kantor di bandara
Internasional Minangkabau yang akan mengadakan pertemuan di Singkarak.
Rombongan yang tiba dari Jakarta ini terdiri dari 7 orang asing dan 2
orang Indonesia. Melihat rombongan ini beberapa sopir taksi bandara menawarkan
jasa, namun kami sudah mempersiapkan tiga mobil untuk mengantar rombongan ini.
Sementara menunggu kedatangan mobil dari parkiran, saya didatangi oleh
seorang supir taksi dan ia menanyakan apakah butuh taksi. Setelah mendengar
tolakan saya kemudian supir tersebut dengan nada tidak enak mengatakan bahwa
setiap rombongan yang lebih dari lima orang harus memakai minimal satu jasa
taksi bandara sementara itu berdatanganlah para supir taksi lainnya mengerumuni
saya. Kemudian saya mencoba menerangkan bahwa kantor telah menyiapkan mobil
untuk rombongan ini, tetapi mereka tetap bersikeras bahwa ini aturan main di
bandara ini.
Akhirnya saya tinggalkan kerumunan itu dan kemudian saya didatangi oleh
seorang yang kemungkinan besar pemimpin kelompok taksi tersebut. Dengan sangat
tidak sopan dia berdiri cukup dekat di hadapan saya, mencoba menggertak dan
mendesak saya untuk tetap menggunakan
taksi. Saya tetap bersikeras dan akhirnya saya tinggalkan saja mereka dan
segera mengajak rombongan masuk ke dalam mobil. Ternyata salah seorang rekan
saya (lelaki) yang tidak langsung masuk ke dalam mobil dipaksa menemui kelompok
supir itu. Dan akhirnya dengan terpaksa memberikan Rp 200.000,- kepada kelompok
tersebut. Saya tak sempat lagi mengadukan hal ini langsung kepada pihak bandara
karena anggota rombongan lainnya cukup cemas dan memilih untuk segera
meninggalkan bandara.
Hal ini dapat dikatakan pemerasan. Saya pribadi sebagai orang awak
menilai kejadian ini sangat keterlaluan dan memalukan. Tidak dapat saya
bayangkan
hal ini dapat terjadi di bandara berkelas internasional.
Saya harap pihak pengelola bandara dapat memperhatikan kejadian seperti
ini sehingga tidak terulang lagi. Seharusnyalah para petugas keamanan bandara
siaga dalam mengantisipasi hal ini sehingga pengguna bandara
merasa aman dan nyaman.
Farida
Bukittinggi
Telp : 0812 6730 192
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================