--- Arnoldison <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> *Keistimewaan Bahasa Arab* > > Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan > dengan bahasa kaumnya, > supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang > kepada mereka. Maka > Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan > memberi petunjuk kepada > siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang > Maha Kuasa lagi Maha > Bijaksana. (QS. Ibrahim: 4) Dari dalil di atas, jelaslah bahwa Al-Quran menggunakan bahasa Arab karena bahasa itu yang dipakai oleh Nabi Muhammad SAW dalam berkomunikasi dengan kaumnya. Bukan karena keistimewaan tertentu yang dimiliki oleh bahasa Arab. > *1. Bahasa Arab adalah induk dari semua bahasa > manusia* > > Pendapat ini sering mengemuka ketika kita > mempelajari sejarah suatu > bahasa. Analisa yang sering digunakan adalah bahwa > sejak manusia > pertama, Nabi Adam as, menjejakkan kaki di atas > bumi, beliau sudah > pandai berbicara. Dan karena sebelum beliau adalah > penduduk surga, di > mana ada keterangan bahwa bahasa penduduk surga > adalah bahasa Arab di > dalam suatu riwayat, maka otomatis bahasa yang > digunakan oleh Nabi Adam > as itu adalah bahasa Arab. Berarti bukan bukti ilmiah toh bahwa bahasa Arab adalah induk semua bahasa. Ini hanya sinyalemen saja kan? > * > 2. Bahasa Arab adalah Bahasa Tertua dan Abadi* Ini juga sinyalemen kan? Bukan bukti ilmiah. > *3. Bahasa Arab adalah Bahasa yang Paling Banyak > Diserap* > > Bahkan bahasa ilmiyah di dunia sains pun tidak lepas > dari pengaruh > serapan kata dari bahasa Arab. Istilah alkohol, > aljabar, algoritme dan > lainnya adalah bagian dari serapan dari bahasa arab. Namun demikian, perlu dipertimbangkan juga bahwa bahasa Arab juga menyerap kosakata dari bahasa lain. Apa bahasa Arab-nya "internet", "CD", "VCD", "DVD", "Televisi", "Komputer", "Video", dsb? Bahasa Indonesia juga tak ketinggalan dalam memberi unsur serapan ke dalam bahasa Inggris. Kata "amok" dalam bahasa Inggris adalah salah satu contoh. > *4. Bahasa Arab Memiliki Jumlah Perbendaharaan Kata > yang Paling Banyak* > Sebagai contoh, salah satu peneliti bahasa Arab > mengemukakan bahwa orang > Arab punya 80 sinonim untuk kata yang bermakna unta. > Dan punya 200 > sinonim untuk kata yang bermakna anjing. Barangkali inilah yang menyebabkan terjadinya banyak penafsiran terhadap satu ayat di Al-Quran. Dan pada gilirannya memunculkan banyak mazhab dan aliran dalam Islam. Kitab suci Al-Quran hanya satu macam, namun penafsirannya bermacam-macam karena satu kata bisa memiliki banyak sinonim. Namun perbedaan penafsiran itu adalah rahmat. Yang cukup mengganggu hanyalah orang yang serta-merta mengkafirkan orang lain hanya karena penafsiran yang berbeda. Syiah mengkafirkan Sunni, dan sebaliknya Sunni pun mengkafirkan Syiah. Lalu terjadilah pertumpahan darah yang tak perlu. Saya kira setiap bahasa memiliki keistimewaan dan kekurangan masing-masing, tak terkecuali bahasa Arab. Karena bahasa Arab dipakai sebagai bahasa Al-Quran, maka kita bolehlah mengistimewakannya. Namun kabarnya ada cerita jemaah haji asal Indonesia ketika di tanah suci, rajin mengumpulkan koran bekas dan menyimpannya baik-baik. Karena dia menyangka koran bekas itu adalah Al-Quran. > Wallahu a'lam bishshawab, > Ahmad Sarwat, Lc. > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap mendaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

