FYI. Kkd Maizar adalah Wakil Indonesia di OPEC... Skl lg, akan sampaikah 
"suaro" kito iko ka Pemda Sumbar...?? Lai kata danga dan didanga kan...??
   
  Tolong lah kok lai saluang nan kamanyampaikan...

  Salam,
  Nofrins St. Batuah
  
MAIZAR RAHMAN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  To: <[EMAIL PROTECTED]>,
"chairul djamal" <[email protected]>
CC: <[EMAIL PROTECTED]>,
"IPMPP" <[EMAIL PROTECTED]>,
<[EMAIL PROTECTED]>
From: "MAIZAR RAHMAN" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 1 Sep 2006 20:50:28 +0700
Subject: Re: [SMA 1 Bkt Jaya] Re: [EMAIL PROTECTED] Membangkitkan Semangat 
Perubahan

        Bravo, ambo tagalitik yo salut atas pendapat Dinda Proto (bagi ambo lah
ananda, 33 tahun bedanyo).

Ado baiknya setiap selesai satu tahun masa jabatan pejabat tertinggi Pemda
(gubernur dan bupati),
diumumkan tingkat keberhasilan yang dicerminkan suatu
kriteria, misalnya kalau di perusahaan disebut KPI/Key Performance Index (
Indeks Kinerja Kunci). Dengan demikian setiap tahun bisa dipantau progres
pembangunan oleh Pemda.

Unsur-unsur utama KPI bisa berupa peningkatan PAD, penurunan tingkat
kemiskinan,
pertambahan jumlah perusahaan (kegiatan ekonomi), kualitas lulusan
pendidikan di berbagai tingkat, tingkat keamanan
dan kriminil, pelayanan administrasi ke rakyat, pelayanan kesehatan,
peningkatan disiplin rakyat, penerapan hukum dan keadilan, peningkatan citra
pemda di masyarakat,
peningkatan citra daerah di mata orang luar (hasil survey) dsb, yang dapat
dikembangkan lagi.

Ambo raso KPI bukan barang baru, tentu sudah diketahui semua oleh pemda,
yang diperlukan adalah sosialisai informasinya ke
masyarakat secaro maluas, agar masyarakat dapat memberikan penilaian yang
objektif dan lebih menyeluruh. Dengan cara itu
masyarakat makin tergugah semangat partisipasinyo.

Wassalam
Maizar Rahman (58 tahun, SMA1 ang 66)

----- Original Message ----- 
From: "Yulnofrins Napilus" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; "IPMPP" <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, September 01, 2006 2:46 PM
Subject: [SMA 1 Bkt Jaya] Re: [EMAIL PROTECTED] Membangkitkan Semangat Perubahan

Tarimo kasih Dinda Proto. Walaupun jauah labiah mudo dari ambo, tapi patuik
ambo angkek tangan atas opini Angku Mudo iko. Walaupun stlh kito baco,
mungkin dg mudahnyo kito akan bereaksi: "Nah, iyo iko nan kito mukasuik...".
Tapi untuk menjadikannnya sebuah tulisan singkek padek macam iko, indak
mudah. Jadi ambo batarimo kasih atas tanggapannyo.

Walaupun ambo sacaro umua jauah labiah senior dari Angku Mudo Proto, tapi
bukan berarti ambo labiah menguasai sagalo hal dari nan mudo. Satiok kito
masiang-masiang punyo kompetensi dan diferensiasi. Nobody is a hero...!
Semoga nuansa ini bakambang baiak pulo di kampuang awak kalau iyo ingin
samo2 maju dari keterpurukan ini. Amin.

Salam,
Nofrins St. Batuah - 46 thn

proto_melayu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualaikum

Tarimo kasi Da Nofrin St. batuah..ambo sangaik sapandapek baraso nan
dibutuhkan SUmbar adolah good manager bukannyo good birokrat..seorang
manger sudah pasti birokrat yang baik namun birokrat yang baik belum
tentu manager yang baik.kita bisa contoh tetangga kita
Jambi..gubernurnya adalah pengusaha muda yang sukses kemajuannya
sungguh mencengangkan PAD meningkat 300 % lebih sehingga saat ini
pendapatan mereka sudah jauh melangkahi Sumbar. Kita tengok juga
gorontalo yang dipimpin oleh pengusaha sukses juga..PAD nya juga
melesat jauh..jadi apa poin yang bisa kita ambil ? Serahkanlah sesuatu
pada ahlinya..hahaha..

Sejauh yang saya pahami sebagai orang awam dalam sector ekonomi..yang
dibutuhkan sebagai landasan awal adalah kebijakan pemerintah daerah.
Bagaimana agar investor mau menanamkan modalnya di daerah kita. Itu
dulu.. kalau selama ini gubernur Cuma bergaul dengan kalangan LSM
local yang tak jelas ujung pangkalnya, atau dengan "perantau yang
oportunis" bagaimana investor akan tertarik ?..mbok pergaulan gubernur
diperluas ke lingkaran pengusaha2 pribumi maupun asing yang
sesungguhnya sangat banyak bertebaran di Jakarta..itu salah satu
kelebihan gubernur Jambi. Nah produk hokum dan regulasinya tentu juga
sangat berpengaruh termasuk bagaimana membangun birokrasi satu atap !!

Dalam sector ekonomi rakyat..selama perda tanah ulayat belum selesai
maka sesungguhnya banyak hal yang bisa dilakukan. Dengan perekonomian
berbasis nagari misalnya. Setiap nagari bisa diharuskan membentuk
Usaha Bersama Nagari. Yang paling cocok adalah sector agrobisnis.
Modal bisa didapat dengan memberikan kemudahan kemudahan dalam
peminjaman ke koperasi atau Bank. Usaha Nagari ini akan mendatangkan
lapangan kerja bagi anak nagari itu sendiri dan apa usahanya saya rasa
setiap nagari mempunyai keunggulan tertentu. Bagaimana pemasarannya ?
itu lah yang musti dipikirkan bersama oleh Pemda2 yang ada.jadi
sebaiknya berhenti mengkambing hitamkan masalah tanah ulayat !

Saya rasa tidak sulit sesungguhnya mencari keunggulan komparatif yang
dimiliki sumbar selama Pemerintah mempunyai keinginan untuk itu dan
mau membuka diri dengan masukan2 yang membangun. Selama ini saya lihat
rakyat bahkan pemerintah Sumbar sendiri masih terlena bahwa Sumbar
daerah yang kaya, pemandangannya elok, orangnya pintar2..masih terpaku
pada romantisme masa lalu padahal dalam realita Sumbar sudah
ketinggalan kereta sementara kapal kepadang juga sudah berlayar (
meminjam judul film).

Salah satu yang perlu kita sadari juga..sesungguhnya tolak ukur
kehebatan atau kepintaran atau kecedasan suatu suku bangsa tidak bisa
diukur dari derajad intelektual semata yg selama ini kita percayai).
Selama ini banyaknya tokoh tokoh politik dan agama dari sumbar sudah
memperdaya kita dan kita terlena. intelegensi tidak hanya diukur dalam
masalah social dan politik saja namun termasuk intelegensi dalam
ekonomi..kalau hatta, natsir, tan malaka dll memang hebat. Tapi pada
masa itu memang dibutuhkan banyak tokoh politik dalam
perjuangan..sekarang yang dibutuhkan orang berjiwa
pengusaha/entrepreneurship yang mampu memanfaatkan potensi ekonomi
rakyat. Jadi berhentilah menganalogikan orang sukses adalah orang yang
keluar masuk Koran sebagai politikus atau anggota DPR.

Spirit itulah yang musti di munculkan lagi bahwa saat ini Sumbar bukan
apa apa lagi, era hatta , tanmalaka, sutan syahrir sudah lewat. Yang
dibutuhkan saat ini adalah jiwa yang mampu bangkit untuk mengejar
ketertinggalan dalam bidang ekonomi. Kalau generasi muda minang mau
maju dan berhasil maka berkaryalah dalam bidang ekonomi. Tidak usah
semuanya bercita cita jadi tokoh politik seperti Hatta dkk karena itu
tidak akan membuat rakyat minang menjadi sejahtera, kita tahu sejarah
bisa mebunuh anaknya sendiri seperti halnya PRRI..

Mungkin itu dulu ya da sutan..saya bukan ahli ekonomi (sesuatu yang
cukup saya sesali ) sehingga mungkin sanak sanak yang lain lebih paham
dan mengerti bagaimana caranya mencari peluang2 ekonomi yang layak di
speed up di sumbar

Wassalam

Proto/25th




      Recent Activity
    
      3
  New Members

Visit Your Group 
  SPONSORED LINKS
      
   School education  
   Pre school education  
   Jiang nan  
   Nan hai hotel  
   Sma

      Yahoo! Avatars
  Create a Face
  Show your style in
  Messenger & more.

    Yahoo! Mail
  Next gen email?
  Try the all-new
  Yahoo! Mail Beta.

    Y! Messenger
  Instant smiles
  Share photos while
  you IM friends.



  .

 
__,_._,___         

                
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke