dunsanak sadonyo , andaikanlah, suatu saat kita membeli ketimun di pasar, kemudian membuat rujak, saking pedasnya rujak tsb, membuat kita jadi sakit perut, apakah karena sakit perut tersebut kita akan menyalahkan penjual ketimun tersebut ?
tak bisa kita menyalahkan penjual tsb, karena ia hanya penjual, salahkan lah diri sendiri yg membeli ketimun, kemudian membuat & memakan rujak yg pedas tsb. begitu pula lah kira2 perbandingan nya, dengan kesalahan / dosa yg diperbuat seorang manusia yg tergoda oleh bisikan setan. Setan hanyalah menawarkan "godaan nya" , ia "menjual godaan" pada manusia , membisiki hati manusia utk berbuat kesalahan, melanggar perintah agama , atau bahkan menjauhi agama. kita punya pilihan apakah akan mengikuti atau menolak "bisikan godaan" setan tsb Kalau suatu saat, kita berbuat suatu kesalahan / dosa, janganlah menyalahkan setan , salahkan lah diri sendiri , kenapa mau mengikuti nya ! Analogi nya hampir sama dg kisah penjual ketimun dan sakit perut tadi. Setan memang terkutuk karena ia melawan perintah Allah, namun bilamana seorang manusia berbuat dosa, kita tak bisa sekedar mengutuk setan , setan hanya menawarkan godaan, diri kita lah yg sebenarnya membuat dosa tsb , analogi nya kita telah memilih utk "membeli penawaran" setan tsb. dengan kalimat '"tauz" , Auzubillah , kita disuruh berlindung pada Allah dari godaan setan tsb, Allah akan melindungi kita, kalau memang kita mau mengikuti perlindungan Allah tsb. namun tak cukup hanya berdoa, karena kita harus berbuat sesuatu agar godaan tsb tak kita turuti. setan yg membisiki dengan kejelekan ataupun malaikat yg membisiki dengan kebaikan, semuanya adalah sesuatu yg berada di luar diri kita , apapun yg kita lakukan, adalah atas kehendak diri kita, manusia bebas untuk memilih apa yg hendak ia lakukan, bebas menentukan pilihan jalan hidupnya sendiri, namun setiap manusia akan diminta pertanggung jawabannya sendiri di akhirat kelak, atas semua perbuatan nya selama hidup di dunia ini. namun ternyata banyak manusia pula yg tak menyadari hal tsb, tak sadar bahwa ia harus mempertanggung jawabkan semua amal nya selama hidup di dunia , tak sadar bahwa setan setiap saat selalu berusaha menggoda kita dengan berbagai cara. kalau kita sering membaca al Qur'an, kita akan selalu di diingatkan utk berlindung pada Allah, karena setiap akan membaca al Qur'an , kita diwajibkan utk tauz kemudian membaca bismillah. ketika solat pun ada bacaan tauz tsb , setan menggoda kita, utk tidak membaca al Qur'an , untuk meninggalkan solat , sehingga Allah pun tak akan melindungi kita demikian kira2 penjelasan sederhana untuk kalimat tauz , "Auzubillahi minas syaitanir rajiim", aku berlindung kepada Allah swt, dari setan yg terkutuk, yg dijelaskan oleh penceramah, Asep Sunandar Sunarya , yg juga adalah dalang si "Cepot" menjelang acara berbuka puasa bersama, sepulang kerja. cukup memberikan pencerahan jiwa , di sore hari ramadhan yg dinaungi lembayung senja, dan menyegarkan hati dengan hembusan angin gunungnya, yg mengalir dari kerimbunan hutan pinus menuju hamparan kebun teh di lereng gunung malabar, bandung selatan. alhamdulillahi rabbil alamiin wassalam HM malin sinaro http://hdmessa.multiply.com __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

