Di kabupaten Sawah Lunto Sijunjung ada nama nagari Pulau Punjung dan Sungai Dareh , saat ini kedua negeri tersebut bergabung dengan kabupaten baru bernama Dharmasraya . Kedua negeri dipisahkan oleh sebuah sungai bernama Batanghari yang dizaman dulu airnya sangat jernih dan betul betul deras dan tempat hidup bermacam macam ikan air tawar seperti ikan patin , pantau dan ikan sama yang kadang kala besarnya sama dengan ukuran orang dewasa . Guna menghubungkan kedua tepian sungai yang berjarak lebih kurang 500 meter tersedia transportasi yang biasa disebut pelayangan yang dikaitkan pada rentangan kawat baja dan untuk menggerakan hanya menghandalkan arus sungai yang deras . Negari Sungai Dareh terkenal dan tercatat dalam sejarah karena dipinggiran sungai inilah pada sebuah pesanggerahan pada akhir tahun 1957 pernah diadakan pertemuan dua hari oleh beberapa tokoh nasional untuk mematangkan rencana pemberontakan yang kita kenal dengan PRRI. Bagi saya pribadi negari Pulau Punjung & Sungai Dareh punya kenangan yang sulit dilupakan sebab sampai umur 10 tahun saya menghabiskan masa kecil di negari ini . Dan hampir saja arus sungai dareh yang terkenal itu nyaris merenggut nyawa saya sewaktu belajar berenang dan untung ada seseorang yang menolong saya dan alhamdulillah Tuhan masih melindungi . Maka tak heran kalau setiap pulang kampung saya usahakan sejenak untuk mengunjungi negeri ini sambil bernostalgia akan masa lalu . Dulu Negari Pulau Punjung dan Sungai Dareh sangat ramai oleh perantau perantau dari kota lain di Sumatera Barat ada yang dari Bukit Tinggi , Solok , Pariaman disamping itu merupakan tempat persinggahan oto dari Jambi , Lubuak Linggau yang akan menuju Padang dan Bukit Tinggi . Namun kini bangunan pasar lama tinggal puing puing dan kegiatan pasar telah pindah kepinggir jalan lintas Sumatera 1 km sebelum jembatan penyeberangan sungai Batanghari . Negari Pulaupunjung untuk sementara dijadikan ibukota Kab. . Dharmasraya dan rencananya ibukota definitif adalah di Sungai Rumbai . Melihat kondisi air sungai Batanghari sekarang sangat berbeda dengan masa lalu , airnya keruh dan dangkal serta katanya sudah tercemar logam berat sejenis mercury . Pendangkalan debet air sungai disebabkan adanya pembangunan bendungan raksasa dibagian hulu untuk pengairan oleh kontraktor dari Jepang . Perekonomian Kabupaten Dhrmasraya sedang menggeliat maju dengan hasil utama karet , minyak sawit , sarang burung walet serta penambangan emas . Setiap hari mobil mobil tangki ukuran besar berseliweran di jalan lintas Sumatera membawa minyak sawit menuju pelabuhan Teluk Bayur Padang untuk diproses lebih lanjut . Hal lain yang menjadi daya tarik negeri ini adalah area peternakan dikampung Lubuak Bulang yang punya padang rumput yang sangat luas untuk pememeliharaan sapi , kerbau , dan kambing dalam skala besar .
Zul amry piliang di jimbaran bali -------------------------------------------------------------------------------------- Sambut Ramadhan dengan Taushiyah yang menyejukkan hati dari Ustadz. Jefri Al Bukhori Ketik: REG<spasi>UJ, kirim ke 9999. Tarif Rp. 1000/sms (Rp. 100/sms akan disumbangkan untuk kaum dhuafa) -------------------------------------------------------------------------------------- Klik http://www.telkomflexi.com untuk informasi lebih lengkap -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

