Tolong dibaca aturan di footer dibawah --------------------------------------
Teori yang disebutkan Ahmad Ridha mungkin ada benarnya. Oleh sebab itu kenapa sekolah Islam dan sekolah Katholik dulu-dulu sering memisahkan kelas antara laki-laki dan perempuan. Pergaulan yang bebas antara lelaki dan perempuan sering "mematikan rasa" ketertarikan antara lawan jenis. Saya banyak melihat pergaulan anak-anak muda yang bebas laki-laki dan perempuan. Mereka bercengkrama bebas dan saya tidak melihat mereka punya "touch heteroseksual" , melainkan prilaku sama rasa dan sama rata diantara mereka. Jadi pemisahan kelas yang dilakukan dulu-dulu oleh sekolah islam dan katolik mungkin ada baiknya. Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Tolong dibaca aturan di footer dibawah -------------------------------------- Seingat saya, dalam sebuah buku* yang pernah saya baca disebutkan bahwa salah satu riset tentang homoseksualitas menunjukkan kaitan dengan pola bermain di masa kecil terutama bagi laki-laki. Namun bukan karena "anak laki sering bermain dari kecil sama anak laki dan perempuan dengan perempuan". Bermain di sini dalam konteks permain tipikal laki-laki atau perempuan. Justru sebaliknya, banyak laki-laki homoseksual ketika kecilnya bermain dengan perempuan ketimbang dengan laki-laki. Sedangkan pada perempuan perbedaannya tidak terlalu nyata antara yang bermain dengan sesama perempuan dan yang bermain dengan laki-laki. Teorinya secara sederhana adalah sesuatu yang tadinya "yucky" (ini dari ungkapan umum anak laki-laki "Girls are yucky!") kemudian menjadi menarik. Sedangkan jika kecilnya biasa bermain dengan lawan jenis, ketertarikan justru muncul terhadap sesama jenis. Dalam Islam memang dicontohkan anak-anak perempuan bermain sesamanya. Sedangkan anak laki-laki memiliki hak untuk diajari berenang, berkuda dan memanah oleh ayahnya. Ini praktik yang sepertinya jarang dilaksanakan masa ini. Homoseksualitas adalah perkara serius yang besar urusannya dalam Islam. Bahkan bagi yang laki-laki hubungan seks sesama jenis termasuk yang dapat dikenakan hukuman mati. Semoga Allah Ta'ala melindungi kita dari fitnah (mushibah) yang keji ini, apalagi dari perbuatan menghalalkannya. * kalau tidak salah "Atkinson and Hilgard's Introduction to Psychology" Allahu Ta'ala a'lam. Wassalaamu 'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, -- Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================ --------------------------------- Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get things done faster. -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

