Hmmm Bola MPKAS sudah mulai panas,

Da Nofrins dan dunsanak sadonyo, ini perlu disekapi dengan taktis dan 
strategis. Menyambung email ambo nan bertuliskan "Surat Cinta Untuk MPKAS" 
sabananyo inti dari tulisan ambo itu adolah "MPKAS membantu porsi awal untuk 
melakukan kajian mendasar tentang program promosi sibinuang iko".Karena ini 
tidak dilakukan oleh Pemda dan KAI.

Taruih nan ambo katokan kereta itu merugi iyo hanyo untuk kereta wisata 
"datanya mengatakan bahwa kereta wisata ini selalu berakhir dimuseum"amerika 
pun dulu pernah lakukan hal ini.

Namun kereta sebagai transportasi massal nan merugi cuma diindonesia sedang 
diluar sana, didunia maju kereta adalah transportasi idola mereka, itu makanya 
jepang, perancis trus mengembangkan teknologi transportasi ini. Tentunya karena 
menguntungkan maka trus dikembangkan teknologinya.

Kembali kemasalah sibinuang, saya sendiri alun pernah naik kereta jurusan iko 
sebelumnyo jadi indak tau ide apo nan bisa dicetuskan. Tapi membaco perkataan - 
perkataaan Gubernur awak dikoran saat peresmian yang mengatakah bahwa "Maju 
tidaknya Sibinuang ini sangat tergantung dari promosi"kemudian beliau 
melemparkan beberapa ide seperti :
   1.    Pengelolaan yang lebih baik.
   2.    jurusan padang - pariaman ini mengarah ke bandara, seandainya dibuat 
          check-in counter airlines disana mungkin bisa menarik.
   3.    Meningkatkan mutu pelayanan&kebersihan
   4.    Mungkin ide2 mendasar lainnya.

Nah sebenarnya beliau pun sudah melihat hal ini, tapi tampaknyo tidak jeli 
orang dilapangan.

Agak sedih juo ambo pas kondisi tidak enak MPKAS ditulis dilaporan koran koran 
dipadang, pas kondisi enak tidak ada tulisan MPKAS,tapi iyo itulah resikonyo 
dari apo nan wak lakukan.

Taruih membaco laporan padek itu iyo ibo hati mah, tabayang diambo promosi 
sebuah sub dari industri transportasi dengan cara menyebarkan brosur. Tapi 
terlepas dari itu semua ambo pikir sudah waktunya MPKAS memikirkan masalah ini. 

Ambo tetap yakin bahwa Kereta Api iko adolah transportasi idola tingga kini baa 
caro mengolahnyo.

Regards
Ronal Chandra

Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ass ww
   
  Pertama, niat baik dan keinginan luar biasa dari Pak Kadivre KAI Sumbar 
dengan Pemda ini untuk mengoperasikan KA Sibinuang perlu kita apresiasi positif.
   
  Kedua, tahun lalu MPKAS sebetulnya menginginkan adanya Lokakarya dulu bulan 
Januari 2007 sebelum pengoperasian KA dalam bentuk apapun. Karena dari 
Lokakarya akan keluar angka-angka dan rencana-rencana yang lebih terukur 
mestinya.
   
  Ketiga, akhir Desember 2006, sambutan Pemda Sumbar dan Tk.II ternyata diluar 
dugaan kita semua alias sangat positif dan diputuskannya akan ada peresmian KA 
Wisata pada 8 April 2007 mendatang. Dan ini didukung kuat oleh Direksi PK KAI.
   
  Keempat, dengan perkembangan poin ketiga tsb, akhirnya Lokakarya oleh MPKAS 
dipending dulu sampai diresmikannya KA Wisata 8 April 2007 nanti. Lebih baik 
fokus dulu ke rencana ini. KA Wisata ini rencananya baru untuk 1x  seminggu 
saja dulu sembari melihat perkembangan dan respon masyarakat. 
   
  Kelima, untuk KA Sibinuang, staging awareness and pre-promotion processes 
belum dilakukan oleh KAI Sumbar dan Pemda Sumbar. Hari Sabtu 17 Feb lalu, 2 
hari stlh peresmian, KAI Sumbar mencoba membagi-bagikan brosur ke jalanan dan 
pusat2 pertokoan. Rasanya ASITA, PHRI dan asosiasi2 non-pariwisata seperti 
Komplek Perumahan/Real Estate, Serikat Pekerja, dllnya belum terlibat dan 
dilibatkan. 
   
  Keenam, kalau situasi ini berlanjut, akan berdampak cukup besar untuk 
langkah-langkah selanjutnya dalam mengembangkan bisnis KA di Sumbar. Walaupun 
saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan sesuatu.
   
  Ketujuh, melihat perkembangan tsb, sebelum peresmian KA Wisata 8 April 2007, 
perlunya MPKAS bersama ahli2 Marketing, PR, Humas, Media, EO, dll. untuk ikut 
membantu melakukan promosi awal sebelum  d-day tsb. Juga dengan pemain kunci 
seperti ASITA & PHRI Sumbar maupun yang berpusat di Jakarta. 
   
  Kedelapan, sebaiknya kita MPKAS sudah harus meeting untuk review dan membantu 
persiapan peresmian 8 April nanti secara proaktif. Menurut Kadis Pariwisata 
Sumbar, 2 hari lalu ketika ditelpon, menyatakan: "Sudah siap kok. Meeting 
dilingkungan Pemda berjalan terus. Daerah2 yang dilalui KA juga sudah siap 
dengan team keseniannya", kata beliau. 
   
  Sekian dulu. Silahkan kasih komentar dan saran-saran dunsanak semua untuk 
ini. Karena belum tentu saya juga paham sepenuhnya permasalahan internal di 
Sumbar yang sebenarnya. 
   
  Mohon maaf sebelumnya. Semoga berkenan. Terima kasih.
   
  Wass,
  Nofrins

dutamardin umar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
     
  
http://www.padangekspres.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=13929
   
   
        Menyorot Pengoperasian Kereta Api Sibinuang, Perlu Perhitungan Secara 
Matang            Rabu, 21-Februar1-2007, 07:33:23
Telah dibaca sebanyak 9 kali    
            Kerinduan masyarakat Sumbar mendengar nyanyian “Mak Hitam” setiap 
hari memang sudah terbayar menyusul beroperasinya Kereta Api  Sibinuang, (15/2) 
lalu. Namun, pengoperasian itu tak lantas mampu menyelesaikan semua persoalan.  
  
    Rommi Delfiano—Padang 

Enam hari lalu KA Sibinuang telah menjajaki jalur Padang-Pariaman. Entah 
sosialisasi belum maksimal, atau pertimbangan teknis kurang matang, yang pasti 
sejak dioperasikannya KA itu jumlah penumpang memang belum mengembirakan. 
Pantauan koran ini, Senin (19/2) lalu, hanya satu penumpang yang naik kereta 
api ini melalui stasiun Simpangharu, sedangkan melalui stasiun Tabing tak 
satupun penumpang naik. 

Memang Kepala Stasiun Simpangharu Al Mendrofa berkilah, kondisi ini akibat 
cuaca kurang mendukung dan belum sepenuhnya kebijakan itu tersosialisasi. 
Pasalnya, KA ini baru beroperasi beberapa hari lalu, jadi masyarakat banyak 
yang tidak tahu. Namun, ia tetap optimis pengaktifan itu sebuah langkah maju. 

Pengaktifan jalur kereta ini setiap  hari boleh dibilang menjadi langkah maju. 
Apalagi bicara sejarah, kejayaan perkeretaapian di Sumbar jangan disebut lagi. 
Hampir semua daerah yang strategis dilewati jalur kereta api, sebut saja 
Padang, Padangpanjang, Bukittinggi, Payakumbuh dan lainnya. 

Sekjen MPKAS (Masyarakat Pencinta Kereta Api Sumbar), Yulnofrins Napilus 
menaksir jumlah aset PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) bernilai triliunan 
rupiah. Ini jugalah salahsatu penyebab MPKAS berupaya mengaktifkan kembali 
perkeretaapi di Sumbar, paling kurang untuk kereta wisata. 

Bak gayung bersambut, keinginan ini tidak bertepuk tangan. Gubernur Sumbar 
Gamawan Fauzi menyambut baik aspirasi itu. Apalagi sejak tak beroperasinya lagi 
kereta api jalur Sawahlunto-Padang, (2002, red), otomatis jalur kereta api yang 
masih aktif adalah jalur Bukitputus Indarung ke Teluk Bayur (sekitar 17 Km) dan 
jalur kereta api wisata dari Padang-Padangpariaman (55 Km) yang hanya satu kali 
seminggu. Terlebih lagi munculnya wacana  di direksi PT KA pusat untuk menutup 
aset triliunan rupiah dari daerah operasi Sumbar karena merugi sejak tahun 
2002. 

Jadilah pengaktifan KA Sibinuang setiap hari, langkah awal untuk mengaktifkan 
kembali sejumlah jalur. Direncanakan 8 April 2007 mendatang, jalur 
Padang-Padangpanjang diaktifkan lagi, selanjutnya jalur Padang-Solok dan 
Padang-Sawahlunto. 

Di balik itu, pengaktifan jalur kereta api bukan tidak menuai polemik di tengah 
masyarakat. Apalagi biaya pengoperasiannya untuk beberapa tahun harus disubsidi 
melalui APBD Kota Padang dan Padangpariaman. Subsidi akan dihentikan kalau 
pengaktifan jalur ini mencapai titik impas (break event point/BEP). Tak 
tanggung-tanggung Kota Padang mesti mengalokasikan anggaran sebesar Rp600 juta 
dalam APBD 2007. 

Kendati mendukung, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Farizal 
menilai perlu dilakukan pengkajian secara komprehensif. Apakah memang kebutuhan 
masyarakat terhadap modal kereta api bagi  masyarakat Padang maupun 
Padangpariaman sudah membesar. Sehingga, banyak penumpang pulang pergi dengan 
kereta api. Kalau tidak, kebijakan itu akan bersifat seremonial atau nostalgia. 

Pandangan itu tak terlepas besarnya anggaran dikeluarkan untuk pengoperasian 
kereta api itu. Untuk biaya operasional satu kali jalan saja menghabiskan biaya 
sampai Rp1,2 juta. Atau total biaya perbulan mencapai Rp 100 juta. Itu pun 
belum termasuk biaya perbaikan jalur dan perngeluaran rutin lainnya. 

Padangan sama diungkapkan anggota DPRD Sumbar pemilihan Pariaman Djonimar Boer. 
Kebijakan itu mesti perlu lebih dimatangkan lagi. Selain tidak didukung data 
konkrit berapa besar masyarakat yang membutuhkan. Tanpa perhitungan ini, 
pengaktifan jalur itu setiap hari bukannya mendatangkan keuntungan malah 
sebaliknya. Apalagi jumlah penduduk Sumbar masih sedikit, sehingga belum 
terlalu membutuhkan angkutan massal. (***)

Sukseskan Pulang Basamo  2008
visit: www.west-sumatra.comSukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga  email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================
   

---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40?  Find a flick in no time
 with theYahoo! Search movie showtime shortcut.Sukseskan Pulang Basamo se 
Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================

 
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel 
bargains.
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================
  • ... dutamardin umar
    • ... Yulnofrins Napilus
      • ... Ronal Chandra
      • ... Darul M
      • ... Kurnia Chalik
        • ... Ronal Chandra
          • ... Kurnia Chalik
            • ... Firdaus
              • ... M. Syahreza
                • ... Kurnia Chalik
    • ... chaidir latief
    • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
    • ... chaidir latief

Kirim email ke