Maaf sato batuka pikiran saketek da, ambo satuju pendapat pak Chaidir
bahwasanya dalm mengembangkan peran kereta api ini membutuhkan waktu, dan
proses waktu tersebutlah dapat diketahui kelemahan-kelemahan untuk dapat
diperbaiki.
Sebenarnya peran kereta ini bukan saja urusan transportasi tetapi lebih dari
pada itu adalah pemecahan permasalahan kota yang sangat komplek. Untuk mendapat
kan kota kota yang tertata dan terpola dengan baik media alat transoprtasi
kereta api merupakan solusi yang brilian. Alat tersebut dapat menyatukan
beberapa kota dengan tepat waktu dan membantu permasalahan pengembangan kota
yang ideal.
Padang sebagai ibukota profinsi sebenarnya harus dapat mengembangkan kotanya
dengan membatasi jumlah bangunan yang ada sebagai layaknya kota yang ideal
(ruang terbuka hijau 30%) dan mengoptimalkan lahan tersebut. Jakarta banjir
salah satu penyebap utamanya adalah kekurangan ruang terbuka hijau, jangan
sampai Padang banjir karena hal tersebut. Jan Padang menjadi hutan beton pulo.
Kotanya panas tambah panas pula, dan mata jadi sakit, sebab mata melihat media
yang langsung memantulkan cahaya matahari . Idealnya tanaman yang menjadi
filter untuk itu.
Dengan adanya kereta api sebagai alat angkut yang tetap waktu, maka idealnya
pengembangan pembanguan, terutama rumah tinggal dapat mengembangkan sayapnya
kedaerah pariaman dan sekitarnya (pariaman sebagai penyangga Padang). Dengan
begitu didapat pemecahan kota yang dapat berinteraksi antar kota.
Untuk itu bapak yang duduk di Pemda dprd dapat memahaminya, bahwa kereta api
tersebut bukan alat transortasi saja tetappi lebih dari itu.
Salam, Nanang
----- Original Message ----
From: Ronal Chandra <[EMAIL PROTECTED]>
To: Membangun Minangkabau nan Bergengsi <[email protected]>
Cc: [email protected]
Sent: Wednesday, February 21, 2007 8:53:57 AM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Padek: Si Binuang Sepi, Miskin Sosialisasi
Hmmm Bola MPKAS sudah mulai panas,
Da Nofrins dan dunsanak sadonyo, ini perlu disekapi dengan taktis dan
strategis. Menyambung email ambo nan bertuliskan "Surat Cinta Untuk MPKAS"
sabananyo inti dari tulisan ambo itu adolah "MPKAS membantu porsi awal untuk
melakukan kajian mendasar tentang program promosi sibinuang iko".Karena ini
tidak dilakukan oleh Pemda dan KAI.
Taruih nan ambo katokan kereta itu merugi iyo hanyo untuk kereta wisata
"datanya mengatakan bahwa kereta wisata ini selalu berakhir dimuseum"amerika
pun dulu pernah lakukan hal ini.
Namun kereta sebagai transportasi massal nan merugi cuma diindonesia sedang
diluar sana, didunia maju kereta adalah transportasi idola mereka, itu makanya
jepang, perancis trus mengembangkan teknologi transportasi ini. Tentunya karena
menguntungkan maka trus dikembangkan teknologinya.
Kembali kemasalah sibinuang, saya sendiri alun pernah naik kereta jurusan iko
sebelumnyo jadi indak tau ide apo nan bisa dicetuskan. Tapi membaco perkataan -
perkataaan Gubernur awak dikoran saat peresmian yang mengatakah bahwa "Maju
tidaknya Sibinuang ini sangat tergantung dari promosi"kemudian beliau
melemparkan beberapa ide seperti :
1. Pengelolaan yang lebih baik.
2. jurusan padang - pariaman ini mengarah ke bandara, seandainya dibuat
check-in counter airlines disana mungkin bisa menarik.
3. Meningkatkan mutu pelayanan&kebersihan
4. Mungkin ide2 mendasar lainnya.
Nah sebenarnya beliau pun sudah melihat hal ini, tapi tampaknyo tidak jeli
orang dilapangan.
Agak sedih juo ambo pas kondisi tidak enak MPKAS ditulis dilaporan koran koran
dipadang, pas kondisi enak tidak ada tulisan MPKAS,tapi iyo itulah resikonyo
dari apo nan wak lakukan.
Taruih membaco laporan padek itu iyo ibo hati mah, tabayang diambo promosi
sebuah sub dari industri transportasi dengan cara menyebarkan brosur. Tapi
terlepas dari itu semua ambo pikir sudah waktunya MPKAS memikirkan masalah ini.
Ambo tetap yakin bahwa Kereta Api iko adolah transportasi idola tingga kini baa
caro mengolahnyo.
Regards
Ronal Chandra
Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ass ww
Pertama, niat baik dan keinginan luar biasa dari Pak Kadivre KAI Sumbar dengan
Pemda ini untuk mengoperasikan KA Sibinuang perlu kita apresiasi positif.
Kedua, tahun lalu MPKAS sebetulnya menginginkan adanya Lokakarya dulu bulan
Januari 2007 sebelum pengoperasian KA dalam bentuk apapun. Karena dari
Lokakarya akan keluar angka-angka dan rencana-rencana yang lebih terukur
mestinya.
Ketiga, akhir Desember 2006, sambutan Pemda Sumbar dan Tk.II ternyata diluar
dugaan kita semua alias sangat positif dan diputuskannya akan ada peresmian KA
Wisata pada 8 April 2007 mendatang. Dan ini didukung kuat oleh Direksi PK KAI.
Keempat, dengan perkembangan poin ketiga tsb, akhirnya Lokakarya oleh MPKAS
dipending dulu sampai diresmikannya KA Wisata 8 April 2007 nanti. Lebih baik
fokus dulu ke rencana ini. KA Wisata ini rencananya baru untuk 1x seminggu saja
dulu sembari melihat perkembangan dan respon masyarakat.
Kelima, untuk KA Sibinuang, staging awareness and pre-promotion processes belum
dilakukan oleh KAI Sumbar dan Pemda Sumbar. Hari Sabtu 17 Feb lalu, 2 hari stlh
peresmian, KAI Sumbar mencoba membagi-bagikan brosur ke jalanan dan pusat2
pertokoan. Rasanya ASITA, PHRI dan asosiasi2 non-pariwisata seperti Komplek
Perumahan/Real Estate, Serikat Pekerja, dllnya belum terlibat dan dilibatkan.
Keenam, kalau situasi ini berlanjut, akan berdampak cukup besar untuk
langkah-langkah selanjutnya dalam mengembangkan bisnis KA di Sumbar. Walaupun
saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan sesuatu.
Ketujuh, melihat perkembangan tsb, sebelum peresmian KA Wisata 8 April 2007,
perlunya MPKAS bersama ahli2 Marketing, PR, Humas, Media, EO, dll. untuk ikut
membantu melakukan promosi awal sebelum d-day tsb. Juga dengan pemain kunci
seperti ASITA & PHRI Sumbar maupun yang berpusat di Jakarta.
Kedelapan, sebaiknya kita MPKAS sudah harus meeting untuk review dan membantu
persiapan peresmian 8 April nanti secara proaktif. Menurut Kadis Pariwisata
Sumbar, 2 hari lalu ketika ditelpon, menyatakan: "Sudah siap kok. Meeting
dilingkungan Pemda berjalan terus. Daerah2 yang dilalui KA juga sudah siap
dengan team keseniannya", kata beliau.
Sekian dulu. Silahkan kasih komentar dan saran-saran dunsanak semua untuk ini.
Karena belum tentu saya juga paham sepenuhnya permasalahan internal di Sumbar
yang sebenarnya.
Mohon maaf sebelumnya. Semoga berkenan. Terima kasih.
Wass,
Nofrins
dutamardin umar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
http://www.padangekspres.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=13929
Menyorot Pengoperasian Kereta Api Sibinuang, Perlu Perhitungan Secara Matang
Rabu, 21-Februar1-2007, 07:33:23
Telah dibaca sebanyak 9 kali
Kerinduan masyarakat Sumbar mendengar nyanyian Mak Hitam setiap hari memang
sudah terbayar menyusul beroperasinya Kereta Api Sibinuang, (15/2) lalu. Namun,
pengoperasian itu tak lantas mampu menyelesaikan semua persoalan.
Rommi DelfianoPadang
Enam hari lalu KA Sibinuang telah menjajaki jalur Padang-Pariaman. Entah
sosialisasi belum maksimal, atau pertimbangan teknis kurang matang, yang pasti
sejak dioperasikannya KA itu jumlah penumpang memang belum mengembirakan.
Pantauan koran ini, Senin (19/2) lalu, hanya satu penumpang yang naik kereta
api ini melalui stasiun Simpangharu, sedangkan melalui stasiun Tabing tak
satupun penumpang naik.
Memang Kepala Stasiun Simpangharu Al Mendrofa berkilah, kondisi ini akibat
cuaca kurang mendukung dan belum sepenuhnya kebijakan itu tersosialisasi.
Pasalnya, KA ini baru beroperasi beberapa hari lalu, jadi masyarakat banyak
yang tidak tahu. Namun, ia tetap optimis pengaktifan itu sebuah langkah maju.
Pengaktifan jalur kereta ini setiap hari boleh dibilang menjadi langkah maju.
Apalagi bicara sejarah, kejayaan perkeretaapian di Sumbar jangan disebut lagi.
Hampir semua daerah yang strategis dilewati jalur kereta api, sebut saja
Padang, Padangpanjang, Bukittinggi, Payakumbuh dan lainnya.
Sekjen MPKAS (Masyarakat Pencinta Kereta Api Sumbar), Yulnofrins Napilus
menaksir jumlah aset PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) bernilai triliunan
rupiah. Ini jugalah salahsatu penyebab MPKAS berupaya mengaktifkan kembali
perkeretaapi di Sumbar, paling kurang untuk kereta wisata.
Bak gayung bersambut, keinginan ini tidak bertepuk tangan. Gubernur Sumbar
Gamawan Fauzi menyambut baik aspirasi itu. Apalagi sejak tak beroperasinya lagi
kereta api jalur Sawahlunto-Padang, (2002, red), otomatis jalur kereta api yang
masih aktif adalah jalur Bukitputus Indarung ke Teluk Bayur (sekitar 17 Km) dan
jalur kereta api wisata dari Padang-Padangpariaman (55 Km) yang hanya satu kali
seminggu. Terlebih lagi munculnya wacana di direksi PT KA pusat untuk menutup
aset triliunan rupiah dari daerah operasi Sumbar karena merugi sejak tahun
2002.
Jadilah pengaktifan KA Sibinuang setiap hari, langkah awal untuk mengaktifkan
kembali sejumlah jalur. Direncanakan 8 April 2007 mendatang, jalur
Padang-Padangpanjang diaktifkan lagi, selanjutnya jalur Padang-Solok dan
Padang-Sawahlunto.
Di balik itu, pengaktifan jalur kereta api bukan tidak menuai polemik di tengah
masyarakat. Apalagi biaya pengoperasiannya untuk beberapa tahun harus disubsidi
melalui APBD Kota Padang dan Padangpariaman. Subsidi akan dihentikan kalau
pengaktifan jalur ini mencapai titik impas (break event point/BEP). Tak
tanggung-tanggung Kota Padang mesti mengalokasikan anggaran sebesar Rp600 juta
dalam APBD 2007.
Kendati mendukung, Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Farizal
menilai perlu dilakukan pengkajian secara komprehensif. Apakah memang kebutuhan
masyarakat terhadap modal kereta api bagi masyarakat Padang maupun
Padangpariaman sudah membesar. Sehingga, banyak penumpang pulang pergi dengan
kereta api. Kalau tidak, kebijakan itu akan bersifat seremonial atau nostalgia.
Pandangan itu tak terlepas besarnya anggaran dikeluarkan untuk pengoperasian
kereta api itu. Untuk biaya operasional satu kali jalan saja menghabiskan biaya
sampai Rp1,2 juta. Atau total biaya perbulan mencapai Rp 100 juta. Itu pun
belum termasuk biaya perbaikan jalur dan perngeluaran rutin lainnya.
Padangan sama diungkapkan anggota DPRD Sumbar pemilihan Pariaman Djonimar Boer.
Kebijakan itu mesti perlu lebih dimatangkan lagi. Selain tidak didukung data
konkrit berapa besar masyarakat yang membutuhkan. Tanpa perhitungan ini,
pengaktifan jalur itu setiap hari bukannya mendatangkan keuntungan malah
sebaliknya. Apalagi jumlah penduduk Sumbar masih sedikit, sehingga belum
terlalu membutuhkan angkutan massal. (***)
Sukseskan Pulang Basamo 2008
visit: www.west-sumatra.comSukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
with theYahoo! Search movie showtime shortcut.Sukseskan Pulang Basamo se Dunia,
Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel
bargains.
Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================
____________________________________________________________________________________
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
with the Yahoo! Search movie showtime shortcut.
http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#newsSukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008.
-----------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
============================================================
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >500KB.
2. Email dikirim untuk banyak penerima.
--------------------------------------------------------------
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi
keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config
* Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di:
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2
dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas.
============================================================