terimakasih pak ridha, walaupun anda telah luput kontek, saya sangat menghargai nasehat2 anda.
kalau tdk keberatan, saya ingin juga menitip bbrp saran dan pesan. ada hal2 kongkrit yg ga mungkin dihindari. semisal bagaimana peradaban ini lahir dari menduga2. hal ini sama sekali ga ada hubungan dengan ruh. selama ini org mempertaanyakan langit dan bumi lalu mencari jawabannya. jika anda baca postingan saya di subjek yg lain saya sebutkan dengan jelas betapa bhw kita tdk boleh mengingkari pengetahuan walaupun maha sedikit dan juga tdk boleh mengingkari ketidak tahuan kita yg jauh lebih banyak lg. lalu agama bukanlah spesialisasi. agama tdk tergantung pada menghapal ayat2 dan tulisan2 arab gundul itu. agama itu kadang teramat sederhana. begitu lapar makanlah secukupnya lalu cuci piringmu. krn semua org hrs mencuci piringnya. jika ada org lain yg tak sanggup/bisa mencuci piringnya tolonglah dg segenap kemampuan mu.krn piring hrs tetap bersih setelah makan. agama bukan pula kejuruan akademik. sayangngi sesama mu dan "berzikirlah" pada tuhan mu. btw, yg terakhir saya tetap saja ga percaya tuhan kerjaan nya meng azab-azab. --- In [EMAIL PROTECTED], "Ahmad Ridha" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On 2/22/07, Rehza <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > waduh pak ridha.... > > bukankan peradaban ini lahir krn bertanya-tanya? dan seuluruh > > pertanyaan itu diajukan thd ciptaan tuhan. bagaimana pula dengan ini > > pak? apakah kita hrs berenti bertanya mulai dari skrg? > > > > Silakan baca firman Allah Ta'ala tersebut. Jelas sekali bahwa tidak > pantas manusia mempertanyakan perbuatan-Nya atau menduga-duga > tentang-Nya tanpa ilmu. Telah jelas dan terang bahwa Allah menurunkan > adzab dan rahmat serta tidaklah sesuatu terjadi kecuali dengan > Kehendak-Nya maka apa pula perlunya dugaan tersebut. > > "Dia (Allah) tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan > merekalah yang akan ditanyai." (QS. Al-Anbyaa' 21:23) > > Hendaknya manusia sadar diri akan kedudukan dan batasan dirinya. > Sungguh ada banyak hal yang tidak dapat kita bertanya-tanya > tentangnya. Simak saja ayat berikut. > > "Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: "Roh itu > termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan > melainkan sedikit"." (QS. Al-Israa' 17:85) > > Sudah selesailah urusan bertanya-tanya urusan ruh karena itu urusan > ghaib yang hanya dapat diketahui dari Allah dan Rasul-Nya. > > Ada contoh lain godaan bertanya-tanya ini: > > Rasulullah Shallallahu 'alayhi wa Sallam bersabda (yang artinya): > > "Sesungguhnya salah seorang kamu akan didatangi syetan, lalu bertanya > : "Siapakah yang menciptakan kamu?" Lalu dia mejawab : "Allah". Syetan > berkata : "Kemudian siapa yang menciptakan Allah?". Jika salah seorang > kamu menemukan demikian, maka hendaklah dia membaca "amantu billahi wa > rasulih" (aku beriman kepada Allah dan RasulNya), maka (godaan) yang > demikian itu akan segera hilang darinya"" (HR. Ahmad). > > Apa akan dituruti seluruh dugaan dan tanya itu? > > Sayangnya justru dugaan itu bertambah pula dengan pernyataan berikut: > > "dan tak terlanjur lebih kafir lagi dari kacamata pak ridha." > > Mohon dijelaskan maksudnya. > > Sebagai panduan dalam menyelesaikan perselisihan: > > "Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka > kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika > kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian > itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya." (QS. An-Nisaa' > 4:59) > > Jadi hendaknya dalam berdiskusi mengenai Islam membawakan bukti-bukti > dari Al-Qur'an dan as-Sunnah. > > Allahu Ta'ala a'lam. > > -- > Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) > > Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008. > ----------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ============================================================ > UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. > - Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi. > - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: > 1. Email ukuran besar dari >500KB. > 2. Email dikirim untuk banyak penerima. > -------------------------------------------------------------- > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config > * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di: > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 > dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas. > ============================================================ > Sukseskan Pulang Basamo se Dunia, Juni 2008. ----------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ============================================================ UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Email dengan attachment tidak dianjurkan, sebaiknya melalui jalur pribadi. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >500KB. 2. Email dikirim untuk banyak penerima. -------------------------------------------------------------- * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-config * Membaca dan Posting email lewat web, bisa melalui mirror mailing list di: http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages http://groups.google.com/group/RantauNet?gvc=2 dengan mendaftarkan juga email anda disini dan kedua mirror diatas. ============================================================

